Pempek Tidak Hanya Punya Orang Palembang


IMG_20141027_140228Anda pasti menyangka jika foto di atas di ambil di Palembang. Pada papan nama tertera “Pempek 10 Ulu Palembang”. Namun itu ternyata salah, ini bukan di 10 Ulu. Dari jalannya, tidak di Palembang atau Sumatra Selatan (Sumsel).

Pempek 10 Ulu memang sangat terkenal kelezatannya. Konon asal pempek dari Palembang ini memang dari daerah 10 Ulu. Sampai sekarang pun masih terkenal dari sana. Jika ada orang yang menjual pempek dan bilang dari 10 Ulu pasti sangat laku, karena pempeknya sangat terkenal kelezatannya bila dibangdingkan dari daerah lain. Maka tak heran di beberapa kota di Indonesia ada restoran atau warung kuliner yang memasang plakat “Pempek 10 Ulu”.

Termasuk yang ada di Kota Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel). Pempek 10 Ulu yang terletak di Jl. Jenderal Sudirman ini sangat terkenal kelezatannya. Meskipun di kota asal artis Sandra Dewi ini banyak warung atau restoran pempek, namun yang di sini yang paling banyak dikunjungi orang baik dari Pangkalpinang sendiri maupun wisatawan luar Babel.

Alasan kenapa banyak orang mengunjungi “Pempek 10 Ulu” yang di kota ini dari pada di tempat lain adalah pertama letaknya sangat strategis. Jalan Jenderal Sudirman adalah jalan protokol. Di Jalan ini banyak berdiri toko-toko dan pusat perbelanjaan seperti Mall Puncak. Pempek 10 Ulu sendiri berada di depan toko pakaian yang sangat terkenal di kota ini, yaitu Bharata. Di Jalan ini juga berdiri beberapa bank besar terkenal baik BUMN maupun swasta. Sebut saja BRI, BNI, Bank Mandiri, Bank Mega, dan Bank Muamalat.

Alasan yang lain adalah tentu kelezatannya. Orang yang mampir dan makan di sini pasti ketagihan ingin makan di sini lagi jika ke Kota Pangkalpinang. Saya kalau ke kota ini juga selalu mampir ke sini. Jadi selalu ada alasan harus ke Pempek 10 Ulu.

Pempek ternyata sekarang bukan lagi dimonopoli oleh orang Palembang saja. Artinya, tidak hanya orang Palembang saja yang suka dengan pempek. Saya yakin Anda yang belum pernah mencoba sekali mencoba pasti ketagihan.

Ada perbedaan antara pempek dari Palembang dengan yang ada di Bangka, khususnya di Kota Pangkalpinang. Perbedaannya terletak pada jenis ikannya. Jika pempek yang dari asal aslinya menggunakan ikan air tawar, maka di Kota Pangkalpinang menggunakan ikan air asin atau ikan laut. Saya beberapa kali ke Kota Palembang dan membeli pempek di sana, ternyata yang digunakan adalah ikan air tawar. Kebanyakan orang di Bangka tidak suka dengan ikan air tawar. Ini mungkin disebabkan karena mereka sering makan ikan laut. Meskipun banyak juga ikan air tawar, namun jarang ada yang makan. Termasuk dengan hasil olahan ikan juga dari ikan laut.

Pempek 10 Ulu yang di Kota Pangkalpinang ini sangat terkenal dan sudah dikunjungi oleh banyak orang terkenal. Orang-orang terkenal yang singgah ke restoran ini didokumenkan oleh manajemen restoran dan fotonya dipajang di dinding restoran.

Pempek 10 Ulu menyajikan berbagai jenis pempek. Pempek lenjer, kulit, dan yang paling banyak diminati adalah pempek kapal selam. Harganya memang lebih mahal bila dibandingkan dengan jenis yang sama di tempat lain di kota ini. Jangan bilang soal harga dulu jika belum merasakan. Misalnya saja pempek kapal selam yang harganya per buah 14 ribu rupiah, sementara di tempat lain hanya 10 samapai 12 ribu saja. Cuko atau atau orang Bangka bilang cuka yang digunakan di sini juga rasanya lain dari pada yang di tempat lain. Ada bumbu rahasia yang digunakan.
IMG_20140705_200646
Restoran Pempek 10 Ulu di sini selain menyajikan aneka pempek juga menjual berbagai makanan untuk oleh-oleh khas Bangka seperti kericu, getes (kletek), dan kemplang. Untuk dapat menikmati lezatnya Pempek 10 Ulu Anda bisa mengunjungi dari pukul 08.00 sampai dengan 22.00.

Jika Anda kebetulan ke Kota Pangkalpinang dan ingin membawa oleh-oleh Pempek 10 Ulu bisa kok. Anda tinggal pesan saja dan bayar dulu. Anda bisa mengambilnya sebelum pukul 22.00. Jka Anda terbang pada hari esok pagi sebelum pukul 09.00, hari ini sudah harus pesan dan sudah diambil pada hari ini juga. Namun, jika Anda melakukan penerbangan pada esok siang pukul 10.00 ke atas, Anda bisa membeli ditunggu pada hari itu juga pada saat jam buka, yaitu sekitar pukul 08.00.

Pempek yang Anda bawa untuk oleh-oleh dijamin dikemas dengan menariknya. Anda hanya membawanya dengan dijinjing saja. Sebaiknya jangan ditaruh di bagasi, namun ditaruh di kabin pesawat saja. Karena, jika Anda menaruh di bagasi, maka bisa jadi akan rusak. Setelah sampai di rumah Anda, sebelum digoreng pempek sebaiknya dimasukkan ke dalam kulkas dulu.

Setiap saya ke Kota Pangkalpinang, baik ada urusan penting maupun hanya berwisata, saya selalu mampir ke Pempek 10 Ulu. Keluarga saya yang di Solo selalu memesan oleh-oleh pempek dari sini. Mereka ketagihan dengan kelezatannya.

Iklan

11 responses

  1. Meski saya bukan orang palembang, tapi itu salah satu makanan favorit saya. Ternyata asal mula pempek dari 10 ulu

  2. Di Kota Aceh juga ada lho Pempek Palembang. 😀

  3. ini mah makanan favorit saya mas, kalau sudah ketemu sama yang namanya kapal selam pasti nasi dilupakan 🙂 begitu kayanya negeri kita ini, terima kasih mas

  4. Jadi ngiler nih lihat foto pempek nya…
    Nanti sore pulang kerja, nyari pempek deh.

    Salam,

  5. Beberapa hari lalu, saya coba cabang resto pempek baru di Semarang yang juga memasang nama 10 Ulu, memang nendang rasanya bro!

    1. Kalau makan pempek saya cari yang dari “10 Ulu”, rasanya memang ok banget.

  6. Pempek sudah jadi makanan nasional

  7. Pempek selalu jadi makanan favoriteku

    1. Saya juga, meskipun saya bukan orang Palembang. Keluarga saya juga menyukai. Kalau saya sedang ke Palembang atau ke Bangka Belitung pasti bawa oleh-oleh pempek.

  8. Empek-empek makanan favorit anak-anak.Perut langsung kriuk2,nunggu Maghrib baru bisa makan. sluurp

  9. Terima kasih infonya 🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: