Begini Cara Membedakan Nomor Telepon Rumah dan CDMA


Foto: forumjualbeli.com

Foto: forumjualbeli.com

Di Indonesia, ada persesi yang salah antara Code Division Multiple Access (CDMA) dan telepon nirklabel berlisensi Fixed Wireless Access (FWA). FWA adalah lisensi bagi operator seluler yang menggunakan kode area. Sementara lisensi mobile adalah telepon seluler yang bisa dibawa ke mana saja, termasuk di luar home area tanpa dikenai biaya tambahan, baik pada saat melakukan panggilan maupun menerima panggilan pada satu negara.

Lisensi FWA untuk telepon yang bisa mobile namun terbatas pada home area (pada kode area asal) saja. Bisa digunakan di luar home area namun ada syarat tertentu, misalkan harus mendaftar dahulu dan dikenakan biaya tambahan, termasuk biaya menerima panggilan.

Orang mengartikan bahwa CDMA itu selalu lisensinya FWA. Pada hal ini salah, tidak semua CDMA berlisensi FWA. Operator seluler berbasis CDMA yang berlisensi FWA antara lain Flexi, Esia, StarOne, dan Hepi. Sementara operator seluler CDMA yang berlisensi mobile adalah Smarfren dan Ceria. Untuk semua Global System for Mobile Communication (GSM) di Indonesia berlisensi mobile.

Telepon rumah adalah telepon tetap yang menggunakan kabel dan terbatas pada home area. Telepon ini tidak bisa digunakan secara mobile. Telepon kabel sering disebut dengan Public Switch Telephone Network (PSTN).

Baik PSTN maupun CDMA berlisensi FWA mempunyai kode area yang sama. Contoh untuk Jabodetabek dengan kode 021, Bandung dengan kode 022, Semarang dengan kode 024, dll. Kebanyakan orang susah atau tidak bisa membedakan antara PSTN dan CDMA yang berlisensi FWA ini karena keduanya mempunyai kode area yang sama.

Namun ada cara untuk membedakannya. Saya memberikan tips cara membedakan di sini supaya Anda bisa membedakan jika ada panggilan atau pesan singkat (SMS) ke ponsel Anda, apalagi jika nomor yang melakukan panggilan kepada Anda belum disimpan di phonebook ponsel Anda. Berikut ini ulasannya.

CDMA berlisensi FWA bisa untuk SMS

CDMA yang berlisensi FWA bisa digunakan untuk mengirim SMS. Berbeda dengan PSTN yang umumnya tidak bisa digunakan untuk SMS, meskipun ada juga PSTN yang bisa digunakan untuk SMS. Ini tergantung dari pesawat atau gadget yang digunakan. Jadi jika Anda menerima SMS di ponsel Anda dengan kode area, maka itu bisa dipastikan dari operator seluler CDMA yang berlisensi FWA.

Kode dua digit pertama selain kode area

Selain kode area, ternyata CDMA berlisensi FWA juga mempunyai kode yang ini bisa membedakan antara PSTN dan operator lain yang sama-sama berlisensi FWA. Kode ini bisa dikenali dua digit pertama selain kode area. Misalnya (0271)70….., kode 70 adalah kode operator Flexi. Kode Flexi yang lain adalah seri 7X (X=1,2,3, dsb), 58, 31, dll. Saat ini agak susah mengenali kode untuk Flexi karena sudah banyak nomor dari Flexi.

Kode untuk Esia antara lain seri 9 (90, 91, 92, ….). Kode untuk StarOne adalah 30 dan 60. Namun, untuk Esia dan StarOne juga berkembang kodenya. Meskipun demikian masih mudah dikenali dari pada Flexi. Untuk PSTN jarang dijumpai nomor dengan awalan seperti di atas.

Jumlah digit selain kode area

Jika susah mengenali kode operator selain kode area, maka ada cara jitu yang ini lebih akurat. Banyaknya digit antara PSTN dan CDMA berlisensi FWA berbeda. Perbedaan ini terpaut satu digit, lebih banyak CDMA. Untuk kota-kota besar di Indonesia, PSTN mempunyai tujuh digit selain kode area. Jakarta (Jabedetabek), Bandung, Surabaya, Semarang, Yogyakarta, dan Medan mempunyai tujuh digit untuk PSTN. Sementara untuk kota atau kabupaten yang penduduknya tidak padat mempunyai enam digit untuk PSTN.

CDMA berlisensi FWA pada kota-kota besar mempunyai delapan digit, sementara untuk kota atau kabupaten yang penduduknya lebih sedikit mempunyai tujuh digit. Contoh PSTN untuk Jakarta (kota besar) 021-3xxxxxx (7 digit). Contoh CDMA berlisensi FWA untuk Jakarta 021-92xxxxxx (8 digit). Contoh PSTN untuk Solo (kota kecil) 0271-3xxxxx (6 digit). Contoh CDMA berlisensi FWA untuk Solo 0271-70xxxxx (7 digit).

Jadi jika Anda menerima panggilan ke ponsel Anda dengan kode area, maka Anda bisa mengenali apakah nomor yang memanggil Anda itu kategori PSTN atau CDMA berlisensi FWA dengan jumlah digitnya. Untuk mengenali banyaknya digit, Anda harus terlebih dahulu mengenali kode areanya yang menunjukkan kota besar atau kota kecil/kabupaten.

Iklan

2 responses

  1. Sayangnya telepon kabel di rumah sudah di tarik mas hehehe, ngk kuat tiap bulan pajaknya gede amit. lebih enak pakai seluler saja simple 🙂 makasi mas infonya.

    1. Iya, telepon rumah (PSTN) tidak lagi digemari, tidak bisa mobile, berbeda dengan seluler dengan lisensi mobile seperti GSM yang bisa dibawa kemana-mana tanpa syarat asalkan masih di Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: