Category Archives: Kesehatan

Tips Mencegah Penyakit Jantung di Usia Muda Sampai Tua


Foto: BoldSky

Penyakit jantung atau kardiovaskuler adalah salah satu penyakit yang menyebabkan kematian. Dikutip dari BoldSky, penyakit jantung penyebab utama kematian di India dengan peningkatan 34 persen dalam jumlah kematian antara 1990 sampai dengan 2016. Penyakit jantung iskemik dan penyakit arteri koroner diperkirakan mencapai sekitar 15-20 persen dan 6- 9 persen dari semua kematian di India dan AS.

Serangan jantung dikatakan lebih parah pada wanita daripada pria. Padahal, risiko serangan jantung meningkat ketika Anda mencapai usia 50-an, ada kemungkinan bahwa Anda mungkin mendapat serangan jantung di usia 20-an juga.

Semakin awal Anda mulai melakukan pencegahan, semakin tinggi peluang untuk menjaga jantung Anda sehat. Menurut American Heart Association, 80 persen penyakit jantung dapat dicegah.

Cara mencegah penyakit jantung di usia 20-an dan 30-an

Penyakit jantung sebenarnya bisa dicegah sejak dini. Anda bisa terhindar dari penyakit yang tidak menular ini di usia Anda antara 20 sampai 30 tahun. Lalu, bagaimana cara mencegah supaya di usia muda tidak terkena penyakit jantung?

Ketika Anda muda, Anda cenderung memiliki penumpukan kolesterol di arteri karena banyak estrogen dalam tubuh. Menurut American Heart Association, estrogen adalah hormon kuat yang membantu menjaga arteri Anda lentur dan menurunkan kolesterol darah.

Tapi, faktor gaya hidup yang tidak sehat seperti merokok, kurang olah raga dan kegemukan bisa meningkatkan laju serangan jantung. Namun, lebih sering orang mungkin tidak memperhatikan bahwa serangan jantung akan menyerang individu yang sehat tanpa peringatan.

Inilah yang harus Anda lakukan untuk mencegah penyakit jantung di usia 20-an sampai 30-an:

– Periksa ke dokter Anda tentang faktor-faktor risiko yang meliputi tekanan darah, gula darah dan kadar kolesterol.

– Makan buah-buahan, sayuran, biji-bijian, dan protein tanpa lemak dan lemak tak jenuh sehat seperti minyak zaitun, alpukat, dll.

– Hindari merokok dan luangkan waktu untuk berolahraga. Anda dapat melakukan latihan sederhana yang sesuai dengan Anda.

Cara mencegah penyakit jantung di Usia 40-an dan 50-an

Ketika Anda berada di usia 40-an, risiko serangan jantung umumnya tetap rendah kecuali Anda telah memasuki fase menopause. Setelah menopause, ada peningkatan risiko penyakit jantung karena hilangnya estrogen, kolesterol jahat dan tekanan darah meningkat dan kolesterol baik mulai menurun yang akhirnya menentukan stadium untuk atherosclerosis.

Inilah yang harus Anda lakukan untuk mencegah penyakit jantung di usia 40-an dan 50-an:

– Pemeriksa kolesterol Anda, dan tingkat tekanan darah Anda.

– Periksa dengan CT scan jantung Anda yang digunakan untuk mengukur endapan terkalsifikasi di arteri Anda. Jika ada skor kalsium tinggi, Anda berisiko tinggi untuk penyakit jantung.

– Awasi diet Anda dengan memperhatikan asupan kalori Anda karena asupan kalori yang berlebihan mengarah ke obesitas perut yang merupakan faktor risiko utama untuk penyakit jantung.

National Health Service merekomendasikan setidaknya 30 menit olahraga ringan per hari.

– Cobalah untuk tidak merokok dan hindari asap rokok bagi perokok pasif, karena perokok pasif lebih rentan terkena penyakit jantung bukan pada perokok aktif, menurut British Heart Foundation.

Cara mencegah penyakit jantung di usia 60-an ke atas

Menurut American Heart Association, pada usia 60 hingga 79 sekitar 71 persen wanita memiliki penyakit jantung. Pada usia ini, tubuh cenderung menjadi lemah dan organ tubuh mulai berfungsi secara perlahan baik itu pria atau wanita.

Inilah yang harus Anda lakukan untuk mencegah penyakit jantung di usia ini:

– Latihan kekuatan penting untuk menjaga tulang Anda kuat dan akan membuat tubuh Anda berenergi. Jika tidak latihan kekuatan, cobalah melakukan berbagai jenis latihan peregangan yang Anda senang lakukan seperti yoga, berlari, jalan cepat, zumba, dan berenang.

– Lacak kadar kolesterol, glukosa darah, berat badan, BMI, dan tekanan darah Anda.

– Sangat penting untuk mengkonsumsi makanan seimbang yang sehat yang terdiri dari serat, lemak sehat, protein, karbohidrat dan vitamin dan mineral penting lainnya.