Author Archive: Cauchy Murtopo

Begini Cara Registrasi Kartu Prabayar


Foto: harapanrakyat.com

Pelanggan telepon seluler semakin hari semakin meningkat. Tak hanya kebutuhan untuk komunikasi mengirim dan menerima pesan singkat (SMS) dan panggilan saja. Kini dengan smartphone, kartu seluler bisa digunakan unuk berbagai keperluan yang berbasis data internet.

Pelanggan kartu seluler di Indonesia lebih banyak yang prabayar dari pada pascabayar. Kemudahan dalam mendapatkan kartu dan tanpa harus dibuat pusing untuk registrasi ini yang membuat kartu prabayar banyak diminati. Kartu prabayar yang khusus menawarkan paket data internet saat ini yang paling banyak digemari. Pelanggan hanya ke counter seluler dan membeli berapa paket data yang diinginkan tanpa harus repot melakukan registrasi. Kartu tinggal dimasukkan ke smartphone dan tidak sampai semenit kartu bisa digunakan. Pihak counter biasanya telah meregistrasi kartu paket data tersebut dengan nomor identitas palsu.

Sementara, kartu pascabayar tidak seperti kartu prabayar. Pelanggan harus datang ke kantor layanan operator atau customer service (CS). Data seperti KTP atau SIM atau pasport dan kartu keluarga (KK) harus disiapkan pelanggan. Petugas CS menginput data-data tersebut ke data base yang ada di website operator. Ada juga operator yang menerapkan pendaftaran kartu pascabayar secara online, namun tetap juga harus ke kantor operator untuk validasi data dan pengambilan kartu.

Mulai 31 Oktober 2017 nanti semua pelanggan kartu prabayar wajib melakukan registrasi kartunya dengan identitas resmi yang tercatat di Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia (Ditjen Dukcapil). Ketentuan ini berdasarkan Peraturan Menkominfo Nomor 12 tahun 2016. Ketentuan registrasi ini tidak hanya berlaku pada pelanggan kartu prabayar yang baru saja, namun juga pelanggan lama yang belum melakukan registrasi atau pernah melakukan registrasi akan tetapi tidak dengan identitas yang tercatat pada Ditjen Dukcapil, yaitu Nomor Induk Kependudukan (NIK) atau Kartu Tanda Penduduk Elektronik (E-KTP).

Mungkin banyak yang bertanya kenapa kartu harus diresgistrasi dengan identitas yang resmi? Dikutip dari Indosatooredoo.com, dengan kartu prabayar diregistrasi, operator memberikan perlindungan kepada masyarakat pengguna jasa layanan telekomunikasi terhadap tindakan kejahatan dan aksi-aksi penyalahgunaan yang dilakukan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab (misal kejahatan terorisme, penipuan, informasi spamming, kejahatan siber) dan sebagainya, sehingga masyarakat/pelanggan juga semakin nyaman dalam menggunakan jasa layanan telekomunikasi. Manfaat lain adalah kemudahan penyediaan layanan bagi pelanggan layanan telekomunikasi misalnya untuk transaksi online dan non tunai. Data pelanggan tersebut dapat digunakan untuk kepentingan keuangan inklusif atau penyaluran dana atau bantuan pemerintah dan hal hal lain sejenisnya.

Untuk Warga Negara Asing (WNA) maka syarat registrasi tidak dengan KK dan NIK. Bagi WNA yang ingin memiliki kartu prabayar maupun pascabayar, harus melakukan registrasi dengan Paspor, Kartu Ijin Tinggal Tetap (KITAP), atau Kartu Ijin Tinggal Sementara (KITAS).

Untuk dapat melakukan registrasi bagi Warga Negara Indonesia (WNI) harus disiapkan KK. Di dalam KK terdapat informasi NIK dan Nomor KK. Pelanggan bisa melakukan registrasi melalui website masing-masing operator. Untuk pelanggan prabayar Telkomsel (Simpati, Loop, dan Kartu As) bisa klik di sini. Untuk pelanggan prabayar Indosar Ooredoo dapat klik di sini. Untuk registrasi kartu prabayar XL Axiata bisa klik di sini. Untuk registrasi kartu Tri bisa klik di sini. Bagi Anda pengguna kartu Smartfren bisa klik di sini. Sementara untuk pelanggan Axis dapat klik di sini.

Selain melalui website masing-masing operator, pelanggan juga dapat meregistrasi kartunya melalui kantor operator pada bagian CS atau outlet yang telah ditunjuk oleh operator seluler. Pelanggan juga dapat mengunduh aplikasi via smartphone pelanggan di Google Play Store atau Apple App Store. Untuk pelanggan Telkomsel dapat mengunduh aplikasi MyTelkomsel. Untuk pelanggan Indosat Ooredoo dapat mengunduh myIM3. Untuk pelanggan XL Axiata dapat mengunduh myXL. Untuk pelanggan Smartfren dapat mengunduh MySmartfren. Untuk pelanggan Tri dapat mengunduh BimaTRI. Sementara untuk pelanggan Axis dapat mengunduh AXIS net.

Selain melalui website, datang ke kantor operator, atau menggunakan aplikasi dari operator, para pelanggan kartu prabayar juga bisa registrasi dengan melakukan SMS secara gratis. Berikut ini cara registrasi kartu prabayar dari operator Telkomsel, Indosat ooredoo, XL Axiata, Tri, Smartfren, dan Axis via SMS ke 4444.

TELKOMSEL
Pelanggan baru
REG#(16 digit NIK)#(16 digit nomor KK)
Contoh: REG#1234567890123456#9876543210987654
Pelanggan lama
ULANG(16 digit NIK)#(16 digit nomor KK)#
Contoh: ULANG 1234567890123456#9876543210987654#

INDOSAT OOREDOO
Pelanggan baru
(16 digit NIK)#(16 digit nomor KK)
Contoh: 1234567890123456#9876543210987654
Pelanggan lama
ULANG#(16 digit NIK)#(16 digit nomor KK)
Contoh: ULANG#1234567890123456#9876543210987654

XL AXIATA
Pelanggan baru
DAFTAR#(16 digit NIK)#(16 digit nomor KK)
Contoh: DAFTAR#1234567890123456#9876543210987654
Pelanggan lama
ULANG#(16 digit NIK)#(16 digit nomor KK)
Contoh: ULANG#1234567890123456#9876543210987654

TRI (3)
Pelanggan baru
(16 digit NIK)#(16 digit nomor KK)
Contoh: 1234567890123456#9876543210987654
Pelanggan lama
ULANG#(16 digit NIK)#(16 digit nomor KK)
Contoh: ULANG#1234567890123456#9876543210987654

SMARTFREN
Pelanggan baru
(16 digit NIK)#(16 digit nomor KK)
Contoh: 1234567890123456#9876543210987654
Pelangga lama
ULANG#(16 digit NIK)#(16 digit nomor KK)
Contoh: ULANG#1234567890123456#9876543210987654

AXIS
Pelanggan baru
(16 digit NIK)#(16 digit nomor KK)
Contoh: 1234567890123456#9876543210987654
Pelangga lama
ULANG#(16 digit NIK)#(16 digit nomor KK)
Contoh: ULANG#1234567890123456#9876543210987654

Bagi yang NIK dan nomor KK sesuai dengan Dukcapil, maka ada SMS validasi dari 4444. Untuk Telkomsel isi SMS berupa nama dan alamat sesuai dengan NIK. Untuk pelanggan XL Axiata hanya nama dan dinyatakan telah berhasil. Untuk pelanggan Indosat Ooredoo dinyatakan registrasi berhasil divalidasi. Untuk operator Tri, Axis, dan Smartfren juga ada SMS pemberitahuan yang intinya registrasi telah berhasil.

Batas registrasi untuk kartu lama berakhir pada 28 Februari 2018. Jika kartu lama tidak diregistrasi, maka akan berakibat pada pemblokiran oleh operator. Pemblokiran layanan panggilan keluar (outgoing call) dan layanan pesan singkat keluar (SMS) jika tidak melakukan registrasi ulang paling lambat 30 (tiga puluh) hari kalendar sejak tanggal pemberitahuan diberlakukan ketentuan registrasi ulang oleh operator. Pemblokiran layanan panggilan masuk (incoming call) dan layanan pesan singkat masuk (SMS) jika tidak melakukan registrasi ulang paling lambat 15 (lima belas) hari kalendar sejak tanggal pemblokiran layanan. Pemblokiran layanan internet jika tidak melakukan registrasi ulang paling lambat 15 (lima belas) hari kalendar sejak tanggal pemblokiran layanan.

Jadi, tunggu apa lagi, ayo segera registrasi kartu prabayar Anda sebelum kena pemblokiran. Dengan adanya registrasi kartu prabayar dengan identitas yang tercatat pada Dukcapil, maka nanti tidak bisa sembarangan gonta-ganti kartu.Apalagi selalu ganti kartu jika habis kuota internet. Karena pelanggan hanya dibatasi memiliki 3 kartu kaja. Jika lebih dari tiga kartu maka registrasinya harus ke kantor operator. Bisa jadi nanti tiap orang dibatasi memiliki kartu seluler, baik prabayar maupun pascabayar.

Iklan