Cara Tanam Moss Rose, Si Cantik Memikat Hati


Moss Rose, bunga yang satu ini sebenarnya sudah familier namun banyak dipandang sebelah mata. Masyarakat tidak banyak yang tahu bunga yang seperti rumput ini. Jika bunga ini diatur cara penanamannya, maka akan terlihat seperti bunga berkelas.

Moss Rose, termasuk dalam keluarga Portulacaceae yang berasal dari Amerika Selatan. Tanaman yang cantik ini memiliki nama ilmiah Portulaca grandiflora. Tanaman yang merambat di tanah ini juga disebut dengan mawar tanah.

Moss Rose banyak dipanggil Cantik Manis. Ada juga yang bilang bunga krokot. Apapun panggilannya, bunga yang berwarna warni ini cantik, sedap dipandang.

Moss Rose hidup dengan baik di daerah beriklim tropis seperti Indonesia. Moss Rose tumbuh dengan baik di hampir semua jenis tanah. Namun, tanah berpasir atau ladu lebih baik.
Moss Rose baik ditanam di tempat dengan sinar matahari langsung sepanjang hari. Jika ditanam pada daerah yang kurang sinar matahari, maka pertumbuhannya tidak bisa optimal, tanaman bisa cepat mati dan tidak berbunga.

Pupuk kandang atau kompos lebih baik digunakan dari pada pupuk buatan pabrik untuk tanaman dengan daun bunga berdaging ini. Moss Rose beraneka jenis warnanya. Ada yang putih, kuning, oranye, merah, merah muda, dll. Bunga mulai mekar sekitar pukul 08.00 dan bisa sampai pukul 16.00, tergantung dari jenisnya.

Dua jenis Moss Rose biasanya ditanam berdasarkan bentuk daunnya. Pertama jenis daun berbentuk ellips, kedua jenis daun kecil-kecil seperti jarum. Jenis daun ellips memiliki mahkota bunga tidak bertumpuk (tunggal). Sementara untuk jenis daun seperti jarum ada dua jenis, yaitu mahkota bunga tunggal dan bertumpuk.
Cara Menanam Moss Rose

Di sini saya sajikan yang menggunakan stek batang.

1. Menanam Moss Rose di Tanah

a. Cangkul atau buat tanah gembur. Buat tanah meninggai sekitar 10 sampai 20 cm. Tanah yang bagus adalah tanah berpasir atau tanah ladu. Tanah merah juga baik, yang penting jangan tanah yang becek.

b. Beri pupuk kandang atau kompos. Pupuk kandang yang digunakan yang sudah kering, artinya yang sudah hilang bio gasnya. Jika masih basah karena masih dari kandang, maka akan mengeluarkan gas dan tanaman akan kepanasan kemudian membusuk, sehingga mati.

c. Aduk pupuk kandang dan siram dengan air. Jika Anda menanam saat musim penghujan tidak perlu menyiram.

d. Potong Moss Rose sekitar 5 sampai 10 cm. Atau potong cabang dari batang pada tanaman induk.

e. Tanam Moss Rose dengan mengubur atau membenamkan pangkal batang sekitar 2 cm.

f. Siram sedikit air untuk memastikan batang sudah benar-benar tertancap di tanah.

g. Tunggu sekitar 6 hari, maka akar akan tumbuh. Tandanya batang sudah mulai bersemi.

h. Buang tanaman pengganggu (rumput liar).
2. Menanam Moss Rose di Pot

a. Sediakan pot dengan lubang yang banyak, karena tanaman ini tidak memerlukan banyak air. Jika ada genangan air, maka batang cepat membusuk dan mati.

b. Ambil tanah kering seperti tanah berbasir, tanah ladu, atau tanah merah yang sangat baik untuk Moss Rose. Anda juga bisa menggunakan media lain selain tanah, seperti sekam. Namun, sebaiknya dicampur dengan tanah.

c. Campur tanah dengan pukuk kandang atau kompus yang sudah kering. Pupuk kandang sama seperti pada cara menaman di tanah nomor 1b. Pupuk kandang yang dianjurkan adalah kotoran ayam, kelinci, dan kambing. Kotoran sapi kurang bagus. Pengalaman saya, untuk kotoran sapi sering membuat daun keriting, ini terutama untuk jenis daun ellips.

d. Perbandingan pupuk dan tanah adalah 1 untuk pupuk dan 4 untuk tanah.

e. Masukkan campuran pupuk dan tanah ke dalam pot.

f. Siram dengan air secukupnya, pastikan air bisa keluar dari pot.

g. Potong batang Moss Rose seperti pada cara 1d.

h. Tanam Moss Rose dengan cara mengubur atau membenamkan pangkal batang sekitar 2 cm.

i. Biarkan sekitar 6 hari dan akar tanaman akan tumbuh.
Plastik Bekas Untuk Menaman Moss Rose

Anda tidak perlu membeli pot yang harganya mahal. Barang bekas seperti plastik bekas kemasan suatu barang, misal makanan atau minuman pun jadi. Ini bisa membuat lingkungan menjadi bersih tanpa harus membuang sampah plastik.

Saya sering memanfaatkan plastik bekas kemasan untuk dijadikan pot. Sebut saja plastik kemasan deterjen, plastik bekas kemasan minyak goreng, gula, dll. Dari pada dibuang di tempat sampah dan mencemari, lebih baik digunakan, salah satunya untuk pot.
Sebelum digunakan untuk pot pastikan plastik bisa digunakan. Misal, plastik harus kuat dan sudah tidak ada lagi barang yang ada di dalamnya. Bersihkan sisa deterjen, minyak goreng, dll. Anda tidak perlu mencucinya, cukup dilap atau dipastikan kosong. Langkah selanjutnya adalah lubangi plastik dengan cara menggunting. Beri banyak lubang, sehingga air bisa cepat keluar dan tidak menggenang.

Moss Rose yang saya tanam di halaman belakang rumah banyak di pot plastik kemasan bekas. Plastik kemasan bekas yang biasanya saya pakai untuk menaman Moss Rose adalah kemasan minyak goreng satuan 2 liter, deterjen satuan mulai 700 gram sampai 1,8 kg. Ada juga plastik kemasan bekas gula premium.

Setelah Moss Rose tumbuh lebat, maka plastik tidak terlihat, hampir semua ditutupi indahnya bunga-bunga Moss Rose yang cantik. Bahkan beberapa teman dan tetangga yang melihat tidak mengira jika pot yang saya gunakan adalah plastik kemasan bekas.

Untuk melihat video Moss Rose klik di sini.

Iklan