Prediksi 10 Negara Berpenduduk Terbesar 2050


Penduduk India, Foto: CNN

Penduduk India, Foto: CNN

Semakin hari penduduk dunia semakin bertambah. Meskipun pada tiap negara mempunyai program pengendalian penduduk, namun penduduk dunia semakin cepat bertambah. Dengan bertambahnya penduduk, maka bertambah pula kebutuhan hidup. Sandang, pangan, dan papan adalah kebutuhan primer bagi penduduk dunia.

Dengan bertambahnya penduduk, maka bertambah pula masalah yang dihadapi pada masing-masing negara. Permasalahan yang kerap terjadi selain kebutuhan primer juga masalah sosial. Dengan sempitnya lapanagan pekerjaan dengan tuntutan perut yang semakin bertambah maka masalah sosial pun muncul, kerawanan sosial dan keamanan adalah masalah yang tak bisa disepelekan. Dengan bertambahnya penduduk, maka masalah kesehatan juga bertambah pula. Berbagai penyakit bermunculan seiring dengan padatnya penduduk karena sanitasi yang buruk serta polusi yang meningkat.

Berikut ini 10 besar prediksi penduduk dunia pada 2050 berdasarkan sumber dari CNN (27/08/2015).

10. Etiopia
Penduduk Etiopia diprediksi 165 juta jiwa pada 2050. Biro Kependudukan telah menerbitkan sebuah laporan dari sebagian besar negara terpadat di dunia pada tahun 2050. Pada posisi ke-10 adalah negara Etiopia. Saat berdiri, negara ini sudah berpenduduk 98,1 juta jiwa. Penduduk negara ini terus meningkat. Terlebih lagi, dengan PDB naik 10,3% pada tahun 2014 dan tingkat migrasi bersih tahunan 0 per 1.000.

9. Republik Demokratik Kongo (RDK)
Penduduk Republik Demokratik Kongo diprediksi 194 juta jiwa pada 2050. Kepadatan penduduk RDK diatur supaya menjadi sibuk. Empat puluh lima persen dari penduduknya di bawah usia 15 tahun, dan penduduknya diperkirakan lebih dari dua kali lipat pada 2050.

8. Bangladesh
Penduduk Bangladeshdiprediksi 202 juta jiwa pada 2050. Bangladesh adalah negara yang masuk delapan terbesar berpenduduk terbesar di dunia, dan meskipun memiliki kerugian migrasi bersih, diperkirakan akan mempertahankan posisinya pada 2050.

7. Brasil
Penduduk Brasil diprediksi 266 juta jiwa pada 2050. Penurunan tingkat kesuburan bangsa ini sejak tahun 1960 telah memperlambat laju pertumbuhan penduduk. Sekitar 1,8 anak per ibu pada tahun 2015. Brasil akan memiliki populasi manula pada 2050, tergelincir dua tempat turun.

6. Pakistan
Penduduk Pakistan diprediksi 344 juta jiwa pada 2050. Pakistan memiliki angka kelahiran signifikan lebih tinggi daripada India. Seperti Bangladesh, Pakistan adalah negara dengan tingkat pertumbuhan tinggi sampai 2050, naik dari 199 juta jiwa.

5. Indonesia
Penduduk Indonesia diprediksi 366 juta jiwa pada 2050. Indonesia diprediksi akan menambah 110 juta penduduknya pada tahun 2050, meskipun angka migrasi bersih negatif. Penduduk kota sekarang menjadi mayoritas di negara yang dilewati garis khatulistiwa ini.

4. Nigeria
Penduduk Nigeria diprediksi 397 juta jiwa pada 2050. Dengan tingkat kesuburan saat ini 5,5 anak yang lahir per perempuan, penduduk Nigeria diperkirakan akan melampaui dari seluruh negara Afrika Tengah pada tahun 2050.

3. Amerika Serikat (AS)
Penduduk Amerika Serikat diperkirakan 398 juta jiwa pada 2050. Prediksi menunjukkan AS akan mempertahankan posisinya sebagai negara terbesar ketiga di Bumi. Program penurunan kelahiran belum memperlambat pertumbuhan penduduk secara keseluruhan dengan harapan hidup meningkat dan angka migrasi bersih tinggi.

2. Tiongkok
Penduduk Tiongkok diprediksi 1,366 miliar pada 2050. Berita besar dari penelitian ini adalah bahwa Tiongkok akan turun ke tempat kedua di tahun 2050. Selama berabad-abad negara yang paling padat penduduknya di dunia adalah Tiongkok. Penduduk Tiongkok diramalkan 1,42 miliar pada tahun 2030.

1. India
Penduduk India diprediksi 1,66 miliar pada 2050. Menambahkan lebih dari 300 juta orang untuk sensus pada tahun 2050. India diprediksi menjadi yang paling padat penduduknya di muka bumi ini dengan margin besar 295 juta, lebih dari 1,5 kali ukuran Eropa Barat. Hal ini terjadi walaupun tingkat kematian bayi masih tinggi, persentase penduduk perkotaan rendah, dikurangi migrasi bersih dan demografi gender signifikan terhadap laki-laki.