Tag Archives: alasan

Kenapa Harus Berhutang?


Foto: bali.tribunnews.com

Berhutang adalah pilihan terakhir jika Anda sudah tidak mampu lagi. Berhutang barang, jasa, dan uang yang biasa dilakukan orang, mungkin termasuk Anda. Saya yakin yang terakhir ini yang sering Anda lalukan. Berhutang uang akan Anda lakukan manakala pada saat Anda akan membiayai sesuatu namun uang Anda tidak cukup atau Anda tidak memiliki uang sama sekali.

Menerima uang memang menyenangkan, namun jangan lupa Anda memiliki kewajibanuntuk mengembalikan. Karena pada dasarnya uang dari berhutang adalah bukan punya Anda. Jadi janganlah senang dulu jika Anda menerima uang dari hasil berhutang.

Adakalanya berhutang bisa Anda lakukan, bahkan harus Anda lakukan. Beberapa alasan sebaiknya Anda berhutang. Hal ini Anda lakukan karena memang dengan berhutang Anda lebih beruntung dari pada tidak. Berikut ini alasan kenapa Anda boleh berhutang.

1. Terpaksa
Dalam keadaan terpaksa karena isi dompet Anda tipis, maka Anda harus berhutang. Namun, Anda harus memastikan bahwa Anda bisa melunasi hutang Anda tersebut. Dalam hal terpaksa contoh yang ringan adalah Anda terpaksa berhutang karena Anda harus membayar sesuatu saat Anda belanja atau sedang makan, namun uang Anda tidak cukup. Tentu Anda bersama dengan teman atau siapapun orang yang bisa Anda hutangi. Tempat Anda belanja atau makan tidak bisa menerima pembayaran nontunai dan mesin ATM juga tidak dekat dengan tempat Anda.

Segera lunasi hutang Anda sesudah Anda mengambil uang di mesin ATM atau sudah mendapatkan uang pengganti. Karena jika Anda menunda melunasi hutang untuk kebutuhan konsumtif tersebut maka Anda akan terus terbebani dan kian bertambah jika Anda punya kebiasaan seperti ini.

2. Untuk usaha
Adakalanya peluang bisnis di depan mata Anda. Sayangnya, Anda tidak memiliki cukup uang untuk menangkap peluang bisnis tersebut. Jika Anda tidak segera menangkap peluang tersebut, maka kesempat kedua tidak akan pernah datang pada Anda. Peluang yang mendatangkan pundi-pundi uang pun akan jatuh ke orang lain.

Dengan Anda segera berhutang maka Anda bisa segera menangkap peluang bisnis tersebut. Untuk urusan finansial dalam bisnis biasanya tidaklah sedikit, maka jika Anda berhutang pada orang maka sedikit sekali peluangnya Anda mendapatkan uang, kecuali Anda memiliki teman atau saudara yang bisa dipinjami.

Langkah yang paling tepat adalah mengajukan kredit ke bank. Tentu Anda harus memiliki jaminan seperti sertifikat tanah. Pikirlah matang-matang jumlah kredit yang Anda ajukan ke bank. Carilah referensi di internet atau siapa saja tentang berapa bunga yang harus Anda bayarkan tiap bulannya ke bank.

3. Ada penghasilan tetap
Menerima uang biasanya menyenangkan, namun jika uang yang Anda terima adalah hasil dari berhutang maka dibalik kesenangan tersebut ada masalah. Masalahnya adalah Anda ada kewajiban untuk mengembalikan uang.

Bagi sebagian orang berhutang harus dilakukan manakala kondsi keuangan saat itu kurang baik atau Anda tidak memiliki cukup uang untuk melakukan pembiayaan. Dengan adanya penghasilan yang tetap, misal Anda bekerja pada sebuah perusahaan dimana Anda sudah menjadi karyawan tetap atau pegawai negeri atau pegawai tetap BUMN, maka berhutang bisa Anda andalkan untuk memenuhi beberapa kebutuhan namun bukan yang konsumtif seperti untuk makan, pakaian, atau rekreasi.

Namun, Anda juga harus berfikir bahwa penghasilan tiap bulan Anda jangan sampai dihabiskan semua untuk bayar hutang. Sebelum berhutang Anda harus menghitung berapa uang yang harus digunakan untuk setoran tiap bulan ke bank, untuk kebutuhan sehari-hari, dll. Intinya jangan sampai Anda berhutang kemudian sisa penghasilan Anda tidak bisa untuk mencukupi kebutuhan tiap bulannya. Jangan sampai besar pasak dari pada tiang. Jika sudah begini maka ‘gali lubang tutup lubang’ pun akan Anda lakukan. Anda akan mendapatkan masalah yang baru, yaitu terbelit hutang.

Selain besarnya uang yang harus Anda setorkan tiap bulan untuk bayar hutang, Anda juga harus merencanakan berapa lama jangka waktu kredit Anda. Jangka waktu lama memang membuat Anda lengah setoran per bulan kelihatan sedikit, namun justru jika dihitung secara keseluruhan, maka jumlah uang yang Anda setorkan justru akan lebih banyak bila dibandingkan dengan jangka pendek pelunasan hutang.

4. Buat rumah
Rumah adalah salah satu kebuhan primer selain makanan dan pakaian. Memiliki rumah yang layak huni adalah impian bagi setiap orang. Namun, memiliki rumah yang nyaman dan mudah dijangkau tidaklah murah, apalagi jika Anda menginginkan tinggal di tempat yang memiliki fasilitas publik yang serba dekat. Tentu harga rumah di tempat seperti ini sangat mahal.

Membeli rumah atau membuat rumah dengan membeli tanah sendiri atau pun tanah warisan adalah pilihan masing-masing individu. Namun, yang terpenting adalah bagaimana caranya supaya rumah impian tersebut bisa menjadi kenyataan. Mengajukan kredit rumah dengan KPR bisa Anda lakukan jika Anda ingin hunian di perumahan. Atau Anda sudah memiliki tanah kemudian ingin membangun rumah, maka Anda harus memikirkan bahan bangun seperti apa yang Anda inginkan, model seperti apa, dll.

Dengan berhutang atau kredit perumahan adalah solusi bagi Anda yang berpenghasilan tidak tinggi atau bahkan pas-pasan. Tentu Anda juga harus melakukan beberapa penghematan jika ingin rumah impian segera terwujud.

5. Investasi
Investasi apapun membutuhkan perencanaan finansial yang matang. Jadi jika Anda ingin berinvestasi baik itu memulai bisnis baru maupun mengembangkan bisnis yang sudah ada, maka membutuhkan modal yang cukup. Dengan berhutang, maka Anda akan memdapatkan dana segar supaya investasi yang Anda tanam berkembang dan tentunya untung berlipat ganda.

Iklan