Penderita Diabetes Tipe 2 Sebaiknya Tidak Kerja Shif Malam


Foto: BoldSky

Salah satu penyakit yang saat ini banyak diderita adalah diabetes tipe 2. Penyakit ini umumnya diderita oleh orang dewasa, hanya sedikit yang terjadi pada remaja.

Penyakit diabetes terjadi karena pola makan dan gaya hidup yang tidak sehat. Asupan gula yang tinggi serta makan makanan yang tinggi kalori adalah penyebab penyakit ini. Selain itu, seringnya makan makanan yang tinggi lemak juga diklaim sebagai biang penyakit ini. Hal ini menyebabkan timbunan lemak pada tubuh.

Bagi Anda penderita diabetes tipe 2, maka tak hanya pola makan saja yang harus dikontrol. Jika Anda seorang karyawan yang selalu bekerja pada shif malam, sebaiknya ubah jadwal tersebut.

Dikutip dari BoldSky, para peneliti menyatakan bahwa orang dengan diabetes tipe 2 cenderung memiliki kurang terkontrol kadar glukosa darah mereka jika mereka bekerja di shift malam.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa pekerja shift malam memiliki jumlah glikemik rata-rata 8,2 persen, jauh lebih tinggi dari 7,6 persen untuk pekerja siang hari dan 7,5 persen bagi penderita yang tidak bekerja.

Kebanyakan orang dengan diabetes harus berusaha untuk tingkat A1C di bawah tujuh persen, menurut Hormone Health Network

“Data Studi kami meningkatkan kesadaran akan kesulitan dalam mengontrol diabetes di kalangan pekerja shift malam,” kata Sirimon Reutrakul, Associate Professor di Universitas Mahidol di Thailand.

Selanjutnya, pembatasan tidur dan gangguan sirkadian yang disebabkan oleh shift malam juga dapat meningkatkan risiko terkena diabetes dibandingkan dengan mereka yang bekerja di siang hari atau menganggur.

Untuk studi, dipresentasikan pada Endocrine Society ini ke-99 pertemuan ENDO tahunan 2017, di Orlando, tim mempelajari 260 responden, 62 pekerja shif malam, 94 pekerja siang hari dan 104 responden menganggur dengan diabetes tipe 2 di Thailand.

Para pekerja shift malam dilaporkan memiliki durasi tidur yang lebih pendek, asupan harian yang lebih tinggi kalori dan indeks massa tubuh lebih tinggi (BMI), daripada dua kelompok lainnya.

“Responden dengan diabetes yang bekerja di malam hari harus memberikan perhatian khusus untuk mengelola penyakit mereka melalui makan sehat, olahraga teratur dan penggunaan optimal dari obat yang diresepkan oleh dokter mereka,” anjuran Reutrakul.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: