10 Istilah dalam Penerbangan (Bagian 2)


Foto: Wikipedia

Foto: Wikipedia

Bagi Anda yang belum pernah menggunakan transportasi udara komersial, mungkin masih bingung atau ada masalah sedikit. Itu wajar, karena istilah yang ada di transportasi udara berbeda dengan transportasi darat dan laut. Meskipun Anda mengalami sedikit masalah Anda tak perlu khawatir. Anda bisa menanyakan petugas yang ada di bandara. Jika Anda sudah dalam pesawat, Anda bisa menanyakan kepada kru pesawat atau pramugari/pramugara, mereka akan dengan senang hati mengatasi permasalah Anda.

Anda sebagai penumpang pesawat baik yang masih baru maupun yang sudah sering naik pesawat sebaiknya mentaati peraturan. Hendaknya Anda memperhatikan saat pramugari/pramugara memperagakan atau memberikan informasi tentang segala sesuatu sebelum terbang. Anda juga sebaiknya membaca buku keselamatan yang ada di depan kursi Anda. dan jangan lupa berdoa sebelum pesawat mengudara.

Ada baiknya sebelum Anda terbang telah mengetahui istilah-istilah dasar dalam penerbangan komersial. Berikut ini 10 istilah dalam penerbangan pada bagian kedua yang diambil dari berbagai sumber.

1. Take off & landing
Take off adalah tahap penerbangan di mana suatu pesawat terbang pada suatu transisi dari berjalan di landasan untuk terbang di udara, pada umumnya diatas suatu landasan pacu.

Landing adalah proses lepas mendarat pesawat konvensional seperti pesawat penumpang yang membutuhkan landasan dengan panjang landasan yang umum digunakan berdasarkan pertimbangan teknis tertentu.

2. Ground handling
Ground handling adalah semua kegiatan pelayanan yang sifatnya berada di darat. Layanan ini mencakup banyak kegiatan, mulai dari proses check in, pelayanan bagasi, hingga penumpang diarahkan masuk ke pesawat untuk terbang. Istilah ground handling lebih mengacu kepada maskapai yang menggunakan jasa pelayanan penumpang dari pihak ketiga, umumnya dari anak perusahaannya sendiri, yang dipercayakan untuk fokus melaksanakan kegiatan pelayanan penumpang serta bagasi di sebuah bandara. Self handling artinya yang melakukan pelayanan kepada penumpang itu adalah karyawan maskapai itu sendiri.

3. Terminal
Terminal merupakan sebuah bangunan di bandara di mana penumpang berpindah antara transportasi darat dan fasilitas yang membolehkan mereka menaiki dan meninggalkan pesawat. Di terminal, penumpang membeli tiket, menitipkan bagasinya, dan diperiksa pihak keamanan.

4. Transit
Transit atau pindah pesawat adalah penumpang turun dari pesawat menuju ruang tunggu bandara untuk beberapa saat kemudian melanjutkan penerbangan dengan pesawat yang sama dalam satu maskapai atau pesawat berbeda maskapai.

5. Seat
Seat adalah tempat duduk atau penumpang. Sebelum Anda terbang, maka Anda harus mencari seat sesuai dengan nomor kursi yang telah ditetapkan saat Anda check in.

6. Pilot

Pilot adalah sebutan untuk orang yang mengemudikan atau mengawaki pesawat terbang. Sebagai sebuah profesi yang menuntut keahlian/skill dalam mengemudikan sebuah pesawat, seorang pilot harus menempuh ujian resmi yang diadakan oleh sekolah penerbangan dan otoritas penerbangan.

7. Co pilot
Co pilot adalah orang yang membantu pilot dalam menerbangkan pesawat. Syarat-syarat sebagai co pilot hampir sama dengan pilot antara lain adalah tidak boleh takut ketinggian, mengikuti latihan di sekolah penerbangan pesawat dan sebagainya.

8. Kabin (Cabin)
Kabin adalah bagian dari suatu pesawat terbang yang ditumpangi penumpang. Pada ketinggian terbang, atmosfer sekitarnya terlalu tipis untuk bernapas tanpa masker oksigen, sehingga presurisasi kabin mengadaptasikan kabin dengan tekanan atmosfer.

Dalam perjalanan udara komersial, khususnya pada pesawat penumpang sipil, kabin dapat dibagi menjadi beberapa bagian. Hal ini meliputi bagian kelas perjalanan pada pesawat ukuran menengah dan besar, area untuk awak penerbangan, dapur kabin dan penyimpanan keperluan selama penerbangan.

9. Klaim bagasi (Bagagage claim)
Suatu daerah di bandara di mana penumpang yang baru saja tiba bisa mengumpulkan barangnya yang diangkut dalam bagasi pesawat. Sebelum penumpang meninggalkan bandara petugas akan memeriksa kecocokan barcode yang biasanya ditempel pada boarding pass saat check in dan yang ditempel pada barang.

10. Sabuk pengaman (Seat belt)
Sabuk pengaman atau seat belt adalah piranti keselamatan yang dirancang untuk melindungi penumpang pesawat dari gerakan berbahaya akibat tabrakan atau gerakan saat pesawat take off dan landing. Penumpang diperkenankan melepas seat belt saat pesawat sudah mengudara pada ketinggian tertentu dan diumumkan oleh pramugari, misal penumpang ingin ke toilet.

One response

  1. Bagus infonya, kebetulan belum pernah naik pesawat.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: