Guru PNS Madrasah yang Belum Bersertifikasi Dapat Tunjangan Kinerja


guru mengajar di kelasGuru madrasah adalah guru yang mengajar di lingkungan Kementerian Agama (Kemenag). Guru madrasah yang dimaksud di sini antara lain guru yang mengajar di Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), Madrasah Aliyah (MA) atau Madrasah Aliyah Kejuruan (MAK).

Guru madrasah yang telah memenuhi syarat mendapatkan tunjangan profesi guru (TPG). Guru madrasah yang mendapatkan TPG bisa guru tetap yayasan dan guru PNS. Ada kabar gembira bagi guru PNS madrasah yang belum mendapatkan TPG. Kabar gembira ini memberikan angin segar di mana guru PNS madrasah yang belum berserifikasi juga mendapatkan tunjangan kinerja seperti guru yang sudah bersertifikasi.

Permberian tunjangan kinerja guru PNS madrasah yang belum bersertifikasi ini berdasarkan Peraturan Menteri Agama (PMA) Nomor 29 Rtahun 2016 tentang TENTANG PEMBERIAN, PENAMBAHAN, DAN PENGURANGAN TUNJANGAN KINERJA PEGAWAI PADA KEMENTERIAN AGAMA.

Tunjangan kinerja bagi dosen dan guru PNS yang belum bersertifikat pendidik dibayarkan sebesar 100% dari kelas jabatannya. Tunjangan kinerja guru yang diangkat dalam golongan II (dua) dibayarkan sebesar 100% dari kelas jabatannya yang disetarakan dengan kelas jabatan fungsional terampil. ·

Tunjangan kinerja bagi CPNS termasuk guru CPNS madrasah dibayarkan sebesar 80% dari jumlah tunjangan kinerja pada jabatan yang akan didudukinya. Tunjangan Kineija bagi pegawai yang dibebaskan dari jabatan karena melaksanakan tugas belajar dibayarkan sebesar 100% dari jumlah tunjangan kinerja yang diterima dalam jabatannya sampai bulan ke-6 sejak melaksanakan tugas belajar.

Syarat mendapatkan tunjangan kinerja ini antara lain kehadiran saat datang tidak boleh terlambat dan saat pulang tidak mendahului. Hal ini ditunjukkan dengan rekam elektronik atau print out daftar hadir elektronik (finger print). Jumlah jam kerja harus 37,5 jam tiap minggu. Penilaian kinerja pegawai didasarkan pada kehadiran kinerja dan laporan kinerja pegawai setiap akhir bulan. Kehadiran kerja dan laporan kinerja dijadikan dasar penilaian kinerja pegawai tahunan.

Tunjangan kinerja tidak di berikan kepada:
a. Pegawai yang tidak mempunyai jabatan tertentu;
b. Pegawai yang diberhentikan untuk sementara atau dinonaktifkan;
c. Pegawai yang diberhentikan dari jabatan organik/negeri dengan diberikan uang tunggu dan belum diberhentikan sebagai pegawai;
d. Pegawai yang diperbantukan/ dipekerjakan pada badan/instansi lain di luar lingkungan Kementerian Agama;
e. Pegawai yang diberikan cuti diluar tanggungan negara atau dalam bebas tugas untuk menjalani masa persiapan pensiun;
f. Pegawai pada Badan Layanan Umum yang telah mendapatkan remunerasi sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Informasi lengkap mengenai PMA ini dapat diunduh di sini. Tunjangan kinerja guru PNS madrasah ini terhitung sejak bulan November 2015, namun PMA ini mulai sejak diundangkan, yaitu tanggal 28 Juni 2016.

2 responses

  1. moga para guru makin makmur dan makin profesional

    1. Amiiin.
      Terima kasih atas doanya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: