Kabar Gembira, Rekayasa Genetika Nyamuk Dapat Mencegah Malaria


Foto: Indiatimes

Foto: Indiatimes

Nyamuk adalah serangga yang banyak ditakuti. Meskipun kecil, ternyata nyamuk membawa berbagai penyakit seperti chikungunya, demam berdarah, dan malaria. Namun, kini ada penemuan baru tentang nyamuk yang direkayasa secara genetika untuk menanggulangi penyakit malaria.

Kita cenderung mengasosiasikan konsep modifikasi genetik dengan tanaman, namun ilmu pengetahuan sekarang telah memungkinkan untuk memodifikasi genetik organisme lain juga. Seperti yang terjadi pada nyamuk yang direkayasa secara genetika.

Dikutip dari Indiatimes, dalam kasus nyamuk itu mungkin terbukti menjadi penyelamat. Para ilmuwan dalam dua bagian yang berbeda dari dunia telah melakukan dua modifikasi genetik yang berbeda, yang diharapkan akan mencegah penyebaran malaria.

Para peneliti di California merekayasa genetika nyamuk sehingga mereka tidak bisa terinfeksi dengan malaria. Para peneliti menggunakan teknik yang disebut editing gen, yang memungkinkan nyamuk secara tepat menempatkan untai baru DNA ke dalam organisme. Sebagai hasil dari modifikasi ini, nyamuk itu sendiri tidak dapat terinfeksi oleh parasit malaria, sehingga nyamuk tidak akan dapat menularkannya kepada manusia.

Para peneliti menggunakan teknik yang disebut CRISPR untuk memperkenalkan DNA baru ke dalam nyamuk, sehingga nyamuk lulus pada DNA baru termasuk pada jentik-jentik keturunannya. Ini akan memastikan bahwa semua generasi nyamuk mendatang tidak akan terinfeksi oleh malaria.

Para peneliti di London, rekayasa genetika pada nyamuk pembawa malaria membuat mereka tidak subur, yang akan menghapuskan spesies mereka. Sebuah tim peneliti dari Imperial College London telah berhasil memodifikasi genetik spesies nyamuk yang membawa malaria. Para peneliti mengidentifikasi tiga gen dalam nyamuk Anopheles gambiae bahwa ketika dimodifikasi, mengganggu proses produksi telur pada keturunan nyamuk.

Jadi, ketika nyamuk tersebut dimodifikasi secara genetik kawin dengan nyamuk biasa, 90% dari anak-anak mereka tidak subur, yang berarti bahwa mereka tidak dapat mereproduksi lebih jauh. Seiring waktu, jika ukuran ini diimplementasikan dalam skala besar, Anopheles gambiae spesies nyamuk pembawa malaria bisa dihapuskan seluruhnya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: