Apakah yang Gratis Itu Benar-benar Gratis?


Foto: Tokopedia

Foto: Tokopedia

Di benak kita jika ada sesuatu yang gratis, maka nafsu ingin merasakan gratis tersebut langsung muncul. Itu adalah manusiawi, karena kata “gratis” adalah sesuatu yang tidak perlu membayar atau mengeluarkan uang untuk dapat menikmati barang atau jasa yang digratiskan.

Apalagi jika ada kata “gratisan” maka bisa jadi tak pikir panjang langgsung ingin menyerbu barang gratisan tersebut. Perlu saya bedakan pada artikel di sini pengertian “gratis” dan “gratisan” di sini. Kata “gratis” bisa jadi kita tak perlu membayar (dengan percuma), namun bisa jadi mendapatkan barang atau jasa dengan syarat tertentu. Sedangkan kata “gratisan” kita bisa menikmati barang atau jasa tanpa ada syarat tertentu yang menyertainya, atau yang sering disebut dengan syarat dan ketentuan berlaku (SKB).

Untuk lebih jelasnya antara “gratis” dan “gratisan” saya berikan contoh. Jika Anda pergi belanja ke sebuah minimarket, ada kalanya ada promosi misalnya seperti ini “Gtaris 1 botol minuman Teh Payung tiap pembelian dua”. Ini artinya Anda akan mendapatkan 1 botol teh merk Teh Payung jika Anda sudah membeli dua buah, jika hanya satu maka tidak akan mendapatkan gratis. Ini berlaku untuk kelipatan pembelian 2, yaitu 4, 6, 8, dsb.

Contoh kata “gratisan” adalah jika Anda ditraktir makan oleh teman Anda di warung makan KENYANG karena teman Anda tersebut ulang tahun. Ini artinya Anda dapat makan dengan percuma alias Anda tidak mengeluarkan uang sepeserpun. Tidak ada syarat yang menyertai untuk dapat makan di warung makan KENYANG untuk Anda.

Tak sedikit yang salah mengartikan kata “gratis” ini. Mereka hanya tergiur tanpa berpikir panjang kenapa ada gratis dan apakah kata “gtaris” tersebut benar-benar gratis atau hanya tipuan semata. Jadi Anda harus bijak jika ada promosi dengan iming-iming kata “gratis”. Anda jangan sampai terjebak dengan strategi pemasaran (marketing) dengan menggunakan kata “gratis”.

Berikut ini beberapa realita tentang penggunaan kata “gtaris” yang sering terjadi.

1. Gratis barang tertentu setelah beli barang dengan jumlah tertentu

Ini sering terjadi pada supermarkrt atau mini market waralaba yang saat ini banyak bermunculan. Saya pernah tergiur dengan iklan di sebuah minimarket waralaba AM. Bunyi iklan tersebut adalah “gratis 1 botol minuman teh dalam kemasan botol merk tertentu setelah beli 2”. Saya berpikir ini artinya jika saya membeli 2 botoh teh tersebut lalu saya mendapatkan 3, namun saya hanya mendapatkan 1 jika saya hanya membeli 1 saja. Waktu itu harga per botol Rp 3.100,- jadi kalau saya beli 2 harganya Rp 6.200,- dan saya dapat 3 botol. Kalau dihitung hara rata-rata per botol adalah Rp 2.066,67.

Di benak saya ini murah banget. Namun setelah saya pergi ke sebuah supermarket GA yang di situ banyak yang bilang harga barang-barangnya murah maka saya terkejut. Harga minuman tersebut dengan merk dan satuan yang sama persis per botol hanya Rp 1.425,- tanpa ada syarat beli 2 gratis satu. Bandingkan dengan harga per botol di minimarket AM dan supermarket GA, selisih per botol Rp 641,67, jika beli 3 botol maka selisih harganya Rp 1.925,01.

Supermarket GA berani menjual harga jauh lebih rendah dari pada minimarket AM sudah memperhitungkan keuntungan. Ini yang harus diwaspadai, jika Anda membeli dengan syarat seperti di atas maka cek harga di tempat lain juga. Jika Anda membeli hanya sedikit tidak begitu masalah, namun jika Anda membeli dalam jumlah yang banyak maka Anda akan mengeluarkan uang yang banyak pula.

Tak hanya barang-barang tertentu di minimarket saja yang menawarkan barang seperti itu. Tak sedikit pakaian, barang-barang kebutuhan rumah tangga yang ditayangkan di TV juga seperti itu. Harga di TV biasanya sangat tinggi dengan syarat beli barang dalam jumlah tertentu gratis 1 barang tipe sama seperti yang ditawarkan. Tinggginya harga disebabkan karena monopoli, hanya toko tersebut yang menjualnya, jadi bisa seenaknya menentukan harga. Selain itu biaya tayang di TV juga mahal membuat harga barang mahal.

2. Gratis barang tertentu setelah beli barang atau nominal belanja tertentu

Pada masa promosi tak jarang ada penawaran jika Anda membeli produk tertentu dari sponsor maka Anda mendapatkan barang lain secara gratis. Anda juga harus mewaspadai taktik marketing seperti ini. Biasanya barang sponsor tersebut dijual dengan harga lebih tinggi dari pada toko-toko yang tidak ada promosi seperti itu.

Ada juga taktik marketing toko jika pelanggan berbelanja dalam nominal tertentu maka pelanggan berhak mendapatkan barang tertentu secara gratis. Biasanya harga barang yang Anda beli dinaikkan atau lebih tinggi dari pada di toko lain, sehingga gratisnya barang sudah ditutupi dengan harga barang yang Anda beli dengan nominal tertentu.

3. Gratis barang tertentu setelah beli barang dengan kartu kredit tertentu

Ini yang sering terjadi, penawaran dengan melibatkan penerbit kartu kredit. Promosi kartu kredit seperti ini sering terjadi pada restoran kelas atas. Anda mendapatkan diskon atau bahkan gratis mendapatkan menu tertentu dengan syarat pemesanan makanan dalam jumlah nominal tertentu dengan kartu kredit yang diterbitkan oleh bank tertentu.

Tak hanya restoran mewah saja yang menggandeng bank penerbit kartu kredit. Hotel berbintang juga menjalankan taktik marketing yang bekerjasama dengan bank penerbit kartu kredit. Misalnya penawaran jika Anda booking 5 kamar kelas VIP dengan kartu kredit dari penerbit bank tertentu maka Anda mendapatkan gratis 1 kamar. Ada juga hotel berbintang yang menawarkan gratis sarapan atau makan malam dengan menu tertentu jika menggunakan kartu kredit yang diterbitkan oleh bank tertentu.

Tentu saja tawaran gratis dari restoran mewah atau hotel berbintang yang bekerjasama dengan bank penerbit kartu kredit tersebut tidak mungkin rugi. Harga makanan tentu saja tinggi, harga kamar hotel juga tinggi. Jika Anda tergiur maka anda akan membuat kartu kredit dari penerbit bank tersebut. Tentu Anda akan dikenakan pajak per transaksi dan pajak saat Anda membayar tagihan kartu kredit. belum lagi iuran tertentu per tahun yang besarnya telah ditentukan oleh bank penerbit kartu kredit.

4. Gratis pada paket

Apakah kartu telepon seluler Anda menawarkan gratis misalnya 2 GB paket data di jaringan 4G dengan paket data yang Anda beli 3 GB? Jadi Anda akan mendapatkan gratis 2 GB dengan hanya membeli paket data 3 GB. Jika daerah Anda ada jaringan 4G maka Anda akan menikmati paket promo gratis tersebut. Namun, jika tidak ada maka promo gratis tidak akan Anda nikmati.

Ada juga operator seluler yang menawarkan paket gratis data jika Anda membeli paket tertentu pada waktu tertentu. Misalnya Anda akan mendapatkan gratis 3 GB jika Anda membeli paket data 3G pada waktu pukul 00.00 sampai 06.00 selama sebulan. Apakah Anda berfikir waktu yang ditawarkan untuk gratis adalah waktu untuk istirahat? Jika Anda ingin begadang berarti Anda dapat menikmati tawaran paket data gratis tersebut. Namun, jika waktu tersebut harus Anda gunakan untuk istirahat dan siap-siap untuk beraktivitas sehingga tidak ada waktu untuk buka internet, maka Anda tidak akan pernah dapat menikmatinya.

Selain paket data, saat ini para operator memberikan paket SMS atau panggilan baik ke sesama atau ke operator lain. Taif paket dipotong dari pulsa Anda setelah Anda melakukan registrasi. Anehnya Anda bisa mengecek “paket gratis” Anda dengan menekan *# kemudian call/Yes. Lalu ada balasan SMS dari operator Anda masih memiliki paket data/panggilan/SMS GRATIS sebanyak sekian. Pada hal itu tidak gratis, pulsa Anda sudah dipotong sebelumnya bagi Anda pengguna kartu prabayar. Bagi Anda pengguna kartu pascabayar maka Anda dikenakan tagihan bulanan sebesar harga paket. Jadi sebenarnya tidak ada istilah “gratis”.

5. Gratis SMS atau panggilan dengan syarat

Persaingan antar operator seluler sangat kompetitif. Selain perang tarif antar operator, ternyata operator juga memanjakan pelanggannya supaya tidak pindah ke operator lain dengan gratis SMS dan panggilan. Tak sedikit operator yang menawarkan promosi gratis SMS setelah melakukan SMS dalam jumlah tertentu baik ke sesama operator maupun ke operator lain. Ada juga operator yang menawarkan gratis panggilan ke sesama operator dalam durasi tertentu dalam waktu tertentu setelah pelanggan melakukan panggilan minimal sekian menit. Anda sebagai pelanggan harus mengeluarkan uang dalam bentuk pulsa sejumlah tertentu baru mendapatkan gratis SMS atau panggilan.

Ada juga operator seluler yang menawarkan gratis SMS baik ke sesama operator maupun ke operator lain dalam jumlah tertentu setelah melakukan isi ulang pulsa dengan nominal tertentu dalam jangka waktu tertentu. Ada juga operator seluler yang menawarkan gratis panggilan ke sesama operator seluler dalam durasi tertentu setelah isi ulang pulsa dengan nominal tertentu.

6. Gratis jasa tertentu dengan syarat tertentu

Beberapa hotel menawarkan paket gratis jemputan ke bandara jika Anda telah melakukan booking pada kamar kelas tertentu. Biasanya tarif kamar per malam juga berbeda jika tanpa ada jemputan dari bandara. Anda sebenarnya bisa naik kendaraan umum menuju ke hotel dari bandara. Namun, karen tamu hotel kebanyakan luar kota dan tidak mengetahui lokasi hotel jauh apa dekat maka biasanya menerima saja tawaran tersebut karena tak ingin ambil pusing.

Ada juga penawaran gratis untuk penambahan bagasi di atas 20 kg (sebanyak 10 kg) bagi penumpang kelas bisnis atau eksekutif pada maskapai FULL SERVICE. Pada hal tak sedikit penumpang kelas bisnis atau eksekutif yang membawa bagasi sedikit atau bahkan tidak ada bagasi sama sekali. Berarti jika tidak membawa bagasi lebih maka tidak bisa menikmati pelayanan gratis bagasi, pada hal harga tiket sama antara yang bawa bagasi lebih dan yang tidak.

Jagi bagaimana dengan Anda yang suka dengan gratis? Ada pepatah “tak ada makan siang yang gratis”. Jadi tidak mungkin suatu toko, perusahaan, atau usaha apapun yang ingin buntung. Meskipun ada embel-embel kata “gratis’, namun itu sebenarnya hanyalah taktik untuk menggaet pelanggan saja. Tak jarang kata “gratis” justru malah sebenarnya mahal. Tanpa kata “gratis” justru banyak yang sebenarnya lebih murah.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: