Ini Gejala Anak yang Mengalami Sindrom Down


Foto: BoldSky

Foto: BoldSky

Setiap orang tua menginginkan anaknya lahir dengan fisik dan mental yang normal. Begitu juga setelah lahir orang tua pasti menginginkan pertumbuhan fisik dan mental anaknya normal. Namun demikian, ada kalanya terdapat anak yang tidak sesuai dengan keinginnan orang tuanya. Salah satunya adalah Down syndrome atau dalam Bahasa Indonesia Sindrom Down.

Menurut Wikipedia, sindrom Down merupakan kelainan genetik yang terjadi pada kromosom 21 pada berkas q22 gen SLC5A3, yang dapat dikenal dengan melihat manifestasi klinis yang cukup khas. Kelainan yang berdampak pada keterbelakangan pertumbuhan fisik dan mental ini pertama kali dikenal pada tahun 1866 oleh Dr.John Longdon Down. Karena ciri-ciri yang tampak aneh seperti tinggi badan yang relative pendek, kepala mengecil, hidung yang datar menyerupai orang Mongoloid maka sering juga dikenal dengan mongolisme. Pada tahun 1970an para ahli dari Amerika dan Eropa merevisi nama dari kelainan yang terjadi pada anak tersebut dengan merujuk penemu pertama kali sindrom ini dengan istilah sindrom Down dan hingga kini penyakit ini dikenal dengan istilah yang sama.

Dalam sebagian besar kasus, gangguan ini dapat terjadi secara kebetulan bahkan ketika orang tua tidak menderita gangguan apapun. Diperkirakan satu dari seribu bayi mungkin menderita gangguan ini. Bahkan, kadang-kadang, gangguan ini dapat ditentukan selama kehamilan itu sendiri.

Berikut ini gejala sindrom Down, seperti dikutip dari BoldSky.

Fisik
Beberapa gejala fisik termasuk lidah besar, mulut kecil, pengembangan otot sedikit, dagu kecil, sleep apnea, leher pendek, gerakan bersama yang abnormal, dll.

Masalah neurologis
Cacat intelektual atau mental ringan atau IQ rendah adalah salah satu gejala utama dari sindrom ini. Cacat intelektual dapat menyebabkan hilangnya berbicara dalam beberapa kasus.

Masalah pendengaran
Dalam sebagian besar kasus kedua gangguan penglihatan dan masalah pendengaran yang tidak biasa.

Masalah jantung
Masalah jantung yang umum pada orang yang menderita sindrom Down. Beberapa dari mereka mungkin menghadapi mereka di awal kehidupan sedangkan beberapa mungkin mengembangkan beberapa jenis masalah jantung dengan bertambahnya usia mereka.

Kanker
Risiko menderita kanker jenis tertentu bisa lebih tinggi di antara mereka yang menderita sindrom Down. Risiko bisa lebih tinggi untuk kanker testis dan leukemia.

Masalah gigi
Sindrom Down juga dapat meningkatkan risiko beberapa masalah gigi seperti kehilangan gigi, radang gusi, penyakit periodontal, dan beberapa jenis infeksi pada mulut.

Masalah pencernaan
Salah satu masalah pencernaan umum yang dihadapi oleh orang-orang yang menderita sindrom Down adalah sembelit. Risiko masalah pencernaan lain seperti refluks asam tinggi juga.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: