Fenomena Selfie yang Sedang Ngetren


Foto: thenewdaily.com.au

Foto: thenewdaily.com.au

Jika dahulu foto hanya didapat dari kamera, namun saat ini gadget telepon pintar atau smartphone juga dilengkapi dengan kamera yang canggih. Dari kamera smartphone bisa dihasilkan foto yang tak kalah dengan kamera. Tergantung dari resolusi dari kamera smartphone tersebut. Foto yang dibuat dengan smartphone ini bisa diubah sendiri sesuai dengan kebutuhan, seperti dibingkai, dibuat cahaya yang lebih terang, redup, dll.

Seiring dengan perkembangan jaman mengambil gambar dengan kamera adalah hal yang biasa. Foto yang merupakan hasil dari jepretan kamera bisa diunggah di media sosial dan bisa dikirim via aplikasi messenger yang saat ini lagi ngetren. Foto bisa mewakili suasana hati pengguna aplikasi messenger seperti BlackBerry Messenger (BBM). Hal ini dilakukan oleh pengguna BBM dengan menganti-ganti gampar DP sesuai dengan keinginan hati. Teman dalam BBM pun bisa memberi komentar.

Anda tentu sering mendengar kata ‘selfie’. Bahkan mungkin Anda pernah atau sering melakukan selfie. Selfie saat ini sedang digandrungi oleh sebagian besar pengguna smartphone. Selfie adalah singkatan dari Self Potrait, yang artinya foto yang di ambil oleh diri sendiri. Di korea, selfie lebih terkenal dengan kata Selca, yaitu self camera. Selfie biasanya digunakan untuk mengambil pose sesuai gaya yang diinginkan dengan menggunakan kamera yang diarahkan pada diri sendiri. Jadi bisa dibilang selfie adalah foto yang narsis.

Menurut Wikipedia, mengambil foto diri sendiri sudah dilakukan sejak munculnya kamera boks Kodak Brownie pada tahun 1900. Metode ini biasanya dilakukan melalui cermin. Putri Kekaisaran Rusia, Anastasia Nikolaevna, adalah salah satu remaja yang diketahui pertama kali mengambil fotonya sendiri melalui cermin untuk dikirim kepada temannya pada tahun 1914. Awal penggunaan kata selfie terjadi pada tahun 2002. Kata selfie pertama kali muncul dalam sebuah forum Internet Australia (ABC Online) pada tanggal 13 September 2002.

Pada tahun 2013, kata selfie secara resmi tercantum dalam Oxford English Dictionary versi daring (dalam jaringan), dan bulan November 2013, Oxford Dictionary menobatkan kata ini sebagai Word of the Year tahun 2013, menyatakan bahwa kata ini berasal dari Australia.

Kata selfie didefinisikan sebagai a photograph that one has taken of oneself, typically one taken with a smartphone or webcam and uploaded to a social media website” yang artinya foto seseorang yang diambil oleh orang itu sendiri (diri sendiri), biasanya diambil dengan menggunakan smartphone atau webcam dan diunggah ke situs media sosial.

Penggemar selfie tak hanya dari kalangan orang muda saja, namun juga dari berbagai kalangan umur, status sosial, dan pekerjaan. Selfie rupanya sedang menjadi gaya hidup baru bagi orang modern yang serba digital saat ini. Dukungan layanan internet yang semakin murah bahkan gratis membuat selfie semakin digemari dengan mengunggahnya di berbagai media sosial seperti Instagram, Twitter, Facebook, dll secara mudah di manapun dan kapan pun.

Penggemar selfie umumnya menggunakan alat yang bisa mengambil gambar diri sendiri dari jarak jauh. Jadi tidak bergantung dari orang lain untuk bisa mendapatkan gambar diri sendiri dalam berbagai pose. Selain kamera depan, peralatan yang digunakan adalah tongsis.

Tongsis singkatan dari tongkat narsis atau tongkat eksis. Menurut Wikipedia, dalam Bahasa Inggris, tongsis diartikan sebagai Selfie stick adalah alat yang digunakan untuk selfie dari jarak jauh yang berupa tongkat yang dapat dipanjangkan dengan di ujungnya terdapat tempat untuk menaruh telepon seluler atau perangkat portabel lainnya. Alat ini merupakan modifikasi dari kaki-satu (monopod).

Tongsis ramai digunakan seiring perkembangan smartphone yang semakin beragam. Alat ini pertama kali diciptakan di Jepang pada tahun 1995 dan dipatenkan oleh Anindito Respati Giyardani asal Indonesia. Tongsis masuk dalam jajaran temuan terbaik di 2014 versi majalah TIME, bersanding dengan Hoverboard, Apple Watch dan printer 3D.

Selfie adalah foto narsis untuk mengambil gambar diri sendiri, jadi objeknya adalah tunggal. Namun, jika foto yang diambil beramai-ramai maka dikatakan jamak. Istilahnya juga berbeda, yaitu groufie berasal dari kata group selfies yang berarti orang yang berfoto banyak atau secara berkelompok. Namun, meskipun yang berfoto berkelompok, kata selfie yang sering digunakan, bukan groufie.

Apakah Anda tipe orang yang suka berselfie atau sering juga bergroufie? Boleh-boleh saja, namun Anda juga harus waspada. Jangan berselfie di tempat berbahaya dan keramaian yang bisa menganggu orang lain selain juga merugikan diri Anda sendiri. Anda juga harus tahu diri kapan Anda bisa berselfie. Jangan sampai pada saat sedang bekerja atau dalam situasi formal Anda asik berselfie, sehingga mengabaikan pekerjaan atau orang yang ada di dekat atau rekan kerja Anda. Selamat berselfie dan ambil gambar yang sebagus mungkin.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: