Makanan Busuk Ini Justru Menyehatkan


Makanan yang sudah busuk biasanya cepat-cepat dibuang. Selain karena tidak enak rasanya, kebanyakan makanan busuk juga sumber dari berbagai penyakit. Makanan yang sudah busuk biasanya disukai oleh bakteri atau organisme pengurai. Tak jarang makanan busuk juga ada belatungnya.

Namun, tak semua makanan busuk harus dibuang. Masih ada makanan busuk yang bisa dimakan. Bahkan ada makanan justru dibuat busuk dulu baru dimakan. Makanan-makanan busuk tersebut lebih menguntungkan dimakan dari pada yang masih segar. Makanan yang dibuat busuk tersebut dengan cara difermentasi. Hal ini dikarenakan fermentasi dari makanan tersebut yang yang menyebabkan kandungan nutrisinya lebih baik dari pada yang masih segar.

Tak semua makanan segar bisa difermentasi. Biasanya makanan yang bisa difermentasi adalah jenis sayuran tertentu atau biji-bijian. Makan hasil fermentasi yang menjadi busuk ini biasanya menjadi makanan khas di suatu negara, termasuk dari Indonesia.

Berikut ini 7 makanan busuk hasil fermentasi yang menyehatkan, seperti dikutip dari Wikipedia dan BoldSky.

Kefir

Foto: huffingtonpost.ca

Foto: huffingtonpost.ca

Kefir adalah minuman yang terbuat dari susu dengan proses fermentasi yang berasal dari daerah Kaukasus. Kaukasus adalah sebuah daerah di Eropa Timur dan Asia Barat di antara Laut Hitam dan Laut Kaspia yang termasuk Pegunungan Kaukasus dan daerah-daerah rendah lainnya. Kaukasus kadang dianggap sebagai bagian dari Asia Tengah. Cara pembuatannya adalah dengan memasukkan butiran kefir ke dalam susu sapi, kambing, atau domba. Makanan busuk ini sehat bagi lambung, karena membantu dalam mencegah gangguan pencernaan dan masalah yang terkait dengan lambung.

Kimchi

Foto: Wikipedia

Foto: Wikipedia

Kimchi adalah makanan tradisional Korea, salah satu jenis asinan sayur hasil fermentasi yang diberi bumbu pedas. Setelah digarami dan dicuci, sayuran dicampur dengan bumbu yang dibuat dari udang krill, kecap ikan, bawang putih, jahe dan bubuk cabai merah. Sayuran yang paling umum dibuat kimchi adalah sawi putih dan lobak. Makanan busuk ini memiliki rasa yang khas. Makanan ini dibuat dengan menutup kubis cincang dengan campuran yang asin dan pedas. Kubis kemudian disimpan dalam stoples kedap udara selama beberapa hari sebelum dikonsumsi.

Tempe

Foto: dbagus.com

Foto: dbagus.com

Tempe adalah makanan yang dibuat dari fermentasi terhadap biji kedelai atau beberapa bahan lain yang menggunakan beberapa jenis kapang Rhizopus, seperti Rhizopus oligosporus, Rh. oryzae, Rh. stolonifer (kapang roti), atau Rh. arrhizus. Tempe kaya akan serat pangan, kalsium, vitamin B dan zat besi. Berbagai macam kandungan dalam tempe mempunyai nilai obat, seperti antibiotika untuk menyembuhkan infeksi dan antioksidan pencegah penyakit degeneratif.

Acar

Foto: BoldSky

Foto: BoldSky

Acar adalah jenis awetan makanan yang memakai cuka dan air garam. Biasanya yang dibuat acar adalah timun, cabai, bawang, tomat, dan sebagainya. Acar umumnya disajikan sebagai hidangan pelengkap, dimakan bersama hidangan utama. Berbagai daerah di dunia memiliki jenis varian acar sendiri. Ini adalah makanan yang baik untuk ibu hamil karena membantu untuk mengontrol mual di pagi hari.

Miso

Foto: granoladox.com

Foto: granoladox.com

Miso adalah bahan makanan asal Jepang yang dibuat dari fermentasi rebusan kedelai, beras, atau campuran keduanya dengan garam. Kapang yang digunakan untuk fermentasi adalah Aspergillus oryzae . Miso digunakan sebagai bumbu masak untuk berbagai jenis makanan Jepang. Miso antara lain merupakan sumber protein, vitamin B-12, vitamin B-2, vitamin E, dan isoflavon.

Asinan kubis (Sauerkraut)

Foto: harvesttotable.com

Foto: harvesttotable.com

Asinan kubis adalah makanan dari Jerman. Kubis yang diiris halus kemudian difermentasi oleh berbagai bakteri asam laktat, seperti Leuconostoc, Lactobacillus. Jika Anda menderita masalah pencernaan, ini adalah salah satu makanan yang baik dari obat rumahan.

Keju

Foto: reddit.com

Foto: reddit.com

Keju adalah sebuah makanan yang dihasilkan dengan memisahkan zat-zat padat dalam susu melalui proses pengentalan atau koagulasi. Proses pengentalan ini dilakukan dengan bantuan bakteri atau enzim tertentu yang disebut rennet. Keju memiliki hampir semua kandungan nutrisi pada susu, seperti protein, vitamin, mineral, kalsium, dan fosfor namun juga lemak dan kolesterol yang dapat menyebabkan masalah kesehatan apabila dikonsumsi secara berlebihan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: