Ini Alasan Orang Lebih Suka Junk Food Dari Pada Makanan Sehat


Foto: cbc.ca

Foto: cbc.ca

Makanan siap saji atau junk food saat ini banyak digemari orang. Mereka yang suka makanan siap saji ala Barat ini dari kalangan anak-anak, remaja, sampai orang tua. Penggemar makanan yang tinggi kalori dan miskin serat ini hampir semua lapisan umur.

Pada hal di negara asalnya, makanan siap saji ini sudah banyak ditinggalkan. Mereka sudah cerdas dalam memilih makanan yang sehat. Namun, di negara berkembang justru malah sangat disukai. Tak hanya di kota-kota besar saja, di kota kecil bahkan pedesaan sangat mudah dijumpai makanan siap saji.

Tak hanya restoran waralaba yang menyajikan menu makanan siap saji terkenal dari Negeri Paman Sam saja yang menjamur di negeri ini, namun juga lokal. Bahkan, warung di pinggir jalan juga menyajikan makanan siap saji. Sebut saja ayam goreng, kentang goreng, dan burger adalah makanan siap saji yang sering dijual.

Makanan siap saji dituding sebagai makanan yang berdampak tidak baik pada kesehatan. Diabetes tipe 2, obesitas, kolesterol jahat, dan penyakit lain yang menyertainya diderita orang yang sering makan makanan siap saji. Hal ini karena makanan siap saji ini miskin bahkan tidak ada serat, tinggi kalori dan berlemak. Apalagi jika ditambah dengan minuman bersoda yang tinggi gula.

Sayangnya, pemerintah dalam hal ini kementerian kesehatan membiarkan saja. Kampanye makan makanan yang sehat belum maksimal dilakukan. Buktinya, ijin pendirian restoran menu siap saji ini semakin lama semakin bertambah, namun sedikit sekali restoran dengan menu yang sehat.

Orang lebih suka menyantap makanan siap saji dari pada makanan yang sehat. Berikut ini alasan orang lebih suka makanan siap saji dari pada makan yang menyehatkan.

Rasa
Makanan siap saji rasanya lebih enak dari pada makanan yang menyehatkan. Makanan siap saji biasanya mengandung penyedap, bahkan tak jarang berlebihan. Ini yang membuat rasanya lebih enak dari pada makanan sehat. Makanan sehat tidak ada penyedap, sehingga rasanya kurang enak bagi yang terbiasa menyantap makanan berpenyedap. Salad atau lalapan yang merupakan makanan sehat alami banyak yang tidak diminati, ini karena rasanya yang kurang enak.

Ketagihan
Makanan siap saji membuat siapa saja yang menyantapnya ketagihan. Jadi makanan siap saji membuat kecanduan. Ini karena rasanya yang enak tadi. Bumbu yang digunakan ada yang merupakan bahan adiktif yang membuat siapa saja yang menyantapnya menjadi ketagihan, terutama anak-anak. Jika ini dibiarkan maka akan berdampak tidak baik pada kesehatan jika sering dikonsumsi.

Stres membuat orang makan junk food
Sumber dari Bold Sky, sebuah studi terbaru mengungkapkan bahwa orang yang stres berat dalam pekerjaan mereka akan melampiaskannya pada kecanduan junk food.

Iklan yang menggoda
Restoran siap saji, terutama yang waralaba banyak diiklankan di media, baik televisi, radio, koran, majalah, dll. Bahkan restoran tersebut juga menjadi sponsor berbagai acara anak muda, dari musik, olahraga, sampai pendidikan. Gencarnya iklan restoran siap saji ini mengalahkan restoran yang menyajikan makanan sehat yang tidak diiklankan. Orang akan lebih tertarik pada makanan siap saji pada iklan yang menggoda dari pada yang tidak diiklankan. Kesan mewah pada iklan membuat orang yang menyantapnya seolah-olah adalah orang berkelas.

Bosan dengan makanan sehat
Makanan yang menyehatkan lebih cepat membosankan, terutama pada anak muda. Sayuran hijau banyak tidak disukai karena rasanya yang kurang enak. Berbeda dengan makanan siap saji yang selalu menggugah selera.

Malas memasak dan sibuk
Menyajikan makanan sehat memang tidak mudah. Anda harus membeli bahannya kemudian memasaknya. Ini membutuhkan proses yang tidak singkat. Orang yang sibuk akan berpikir lebih cepat membeli makanan siap saji. Tak harus beranjak dari tempat duduk atau keluar rumah, dengan menelepon saja makanan siap saji akan datang. Ini karena restoran dengan menu siap saji memberikan layanan siap antar dengan hanya menelepon saja. Layanan ini bahkan bisa dilakukan 24 jam. Berbeda dengan restoran dengan menu sehat harus dimasak langsung disajikan, jadi tidak bisa diantar dengan waktu yang lama. Jika dimasak kemudian dimasukkan ke dalam wadah dan diantar maka membuat rasa dan nilai gizinya berkurang, bahkan hilang, jadi harus dalam keadaan segar.

Imbalan
Tak sedikit restoran siap saji waralaba yang memanjakan pelanggannya supaya datang ke restorannya kembali. Cara imbalan misal mendapatkan kupon berhadiah adalah yang dilakukan. Orang yang membeli paket dengan nilai nominal tertentu akan mendapatkan kupon dan kupon tersebut bisa ditukarkan dengan hadiah tertentu.

One response

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: