Pelatihan Desain Web Bagi Guru Sebagai Media Pembelajaran


IMG_20151031_145351Bagi kebanyakan guru, pelatihan adalah sudah hal yang biasa. Paling tidak selama menjadi guru pernah pelatihan. Pelatihan yang umumnya diikuti oleh guru antara lain kurikulum, media pembelajaran, metode dan strategi mengajar, dan evalusi pembelajaran. Pelatihan-pelatihan tersebut selalu berkaitan dengan bidang pekerjaan guru. Pelatihan yang ini memang sangat diperlukan oleh guru untuk meningkatkan kompetensinya, sehingga guru menjadi lebih profesional.

Namun, pelatihan guru yang satu ini mungkin masih asing kedengarannya. Pelatihan desain web bagi guru. Bagi sebagian orang pelatihan yang seperti ini dianggap tidak berkaitan dengan bidang guru, karena tidak menyasar pada kegiatan belajar dan mengajar. Namun, jangan menyalahkan dulu. Siapa bilang tidak ada kaitannya dengan guru.

Guru dalam mengajar di kelas dituntut untuk dapat berinovasi dalam mengajarnya. Strategi dan metode pembelajaran diharapkan bervariasi, sehingga siswa tertarik pada pelajaran. Jika sudah demikian, tujuan pembelajaran lebih cepat tercapai. Salah satu tujuan pembelajaran yang terlihat kasat mata adalah nilai siswa yang baik. Ini ditunjukkan dengan ketercapaian ketuntasan siswa dalam setiap kompetensi dasar pada setiap standar kompetensi pada masing-masing pelajaran.

Berbagai media pembelajaran harus dibuat oleh guru supaya tercapai tujuan pembelajaran. Media pembelajaran banyak ragamnya dan selalu berinovasi. Media pembelajaran sederhana seperti tabel, gambar, dan grafik mungkin sudah biasa digunakan oleh guru.

Bagi sebagian guru yang ‘melek’ teknologi, media pembelajaran berbasis Teknologi Informasi (TI) juga perlu diterapkan. Media pembelajaran berbasis TI misalnya guru menggunakan internet sebagai media dalam mengajarnya. Karena saat ini jika suatu sekolah/madrasah tidak ada jaringan internet, maka sudah ketinggalan jaman. Pembelajaran saat ini sudah semakin canggih. Siswa-swisi sudah menguasai browsing internet, guru juga harus mengimbanginya. Peran guru di sini sebagai pembimbing supaya siswa menggunakan internet secara sehat untuk media pembelajaran, bukan hanya membuka sosial media saja.

Media pembelajaran berbasis komputer juga sudah banyak digunakan oleh guru. Berbagai program aplikasi komputer telah digunakan. Untuk tingkat pemula mungkin Ms. Word atau Excel. Itu sudah bagus, bagi yang bisa menggunakan fitur secara maksimal, maka bisa sebagai media pembelajaran yang menarik bagi siswa.

Media pembelajaran komputer yang lain yang juga banyak digunakan adalah Powerpoint. Software dari Windows yang termasuk dalam Office ini sangat cocok untuk presentasi. Meskipun awalnya digunakan untuk media presentasi di dunia bisnis, namun ini juga sangat cocok digunakan dalam pembelajaran. Berbagai fitur pada Powerpoint jika bisa maksimal menggunakannya ini akan menjadi sebuah media pembelajaran yang sangat menarik. Animasi gambar, tulisan dan juga bisa diselipkan video maupun suara atau musik membuat pembelajaran lebih hidup dengan media Powerpoint.

Media pembelajaran berbasis web mungkin belum banyak digunakan, bahkan sebagian guru mungkin baru mendengarnya. Yang dmaksud media web di sini bukan mengakses langsung dari internet, namun guru merancang sendiri desain web.

Desain web yang biasanya dibuat oleh orang yang ahli dalam bidang startup atau perusahaan yang bergerak dalam bidang teknologi informasi. Guru pun bisa melakukan itu, asalkan ada pelatihan, kemauan, kemampuan, dan semangat untuk bisa.

Pelatihan web kebanyakan untuk mereka yang bergerak dalam bidan TI. Berbagai desain web digunakan untuk menunjang suatu website. Misalkan bagaimana cara membuat sebuah web menjadi menarik supaya banyak dikunjungi. Atau sebuah web yang berisi tentang penjualan produk barang ataupun jasa yang saat ini sedang trend. Toko online adalah yang saat ini sedang menjamur dan digandrungi banyak orang. Tak harus beranjak dari tempat duduk untuk bisa membeli barang atau memesan kamar hotel atau membeli tiket pesawat.
IMG_20151031_085100Pelatihan desain web bagi guru merupakan sebuah terobosan baru di bidang pendidikan. Desain web tak hanya selalu berkaitan dengan komersial saja, namun juga untuk pendidikan. Dalam desain web tersebut bisa digunakan sebagai media pembelajaran bagi guru.

Sebanyak 30 guru dari MTs Negeri Pedan, Klaten, Jawa Tengah (MTs) selama sehari pada 31 Oktober 2015 mengikuti pelatihan desain web untuk media pembelajaran. Pelatihan yang dilaksanakan di sebuah ruang kelas MTs ini awalnya memang ada hambatan. Tak sedikit guru yang mengalami kesulitan dalam mengikuti perintah yang diajarkan oleh tim dari Solo Com ini. Namun, seiring berjalannya waktu dan semangatnya para guru, semua halangan jadi hilang.

Semua peserta pelatihan diharuskan membawa laptop atau notebook. Materi langsung praktik, teori ada di modul sambil praktik sambil dipelajari dibantu oleh 3 orang pengajar. Awalnya peserta terlebih dahulu diberi soft copy materi yang berupa software Adobe Dreamweaver CS3 (DW), beberapa gambar atau foto, serta buku panduan dalam soft copy maupun hard copy. Software lain yang bisa digunakan untuk website adalah Text Editor, Notepad, dan Micosoft Frontpage.

Setelah dikopi pada drive C, maka DW siap diinstal di masing-masing gadget guru. Selanjutnya disiapkan aplikasi browsing seperti Mozillla Firefox, Internet Exprorer, Google Chrome, Opera, atau aplikasi browsing yang lain yang bisa digunakan untuk masuk ke akses internet. Meskipun menggunakan aplikasi browser, namun dalam menjalankan aplikasi tidak harus terhubung dengan internet, jadi bisa offline. Browser hanya digunakan untuk menyimpan aplikasi DW saja.

Aplikasi xampp yang telah diinstal tadi dijalankan di browser. Peserta membuka DW dan memanggil software xampp dalam salah satu browser dengan panggilan localhost/. Baru kemudian pengajar memandu peserta membuat desain web. Desain ini selain digunakan pada web komersial seperti toko online juga bisa didesain untuk media pembelajaran.

Satu per satu, langkah demi langkah diajarkan sehingga terbentuk sebuah desain mirip dengan web yang banyak dibuka di internet. Seperti misalnya menu “Beranda” dan beberapa menu yang dibuat sesuai dengan standar kompetensi atau kompetensi dasar masing-masing pelajaran.

Animasi gambar yang bisa berjalan (running picture), gambar berubah warna, serta menyisipkan gambar adalah materi yang sangat menarik bagi peserta. Ada lagi tautan atau link dari tulisan atau gambar yang jika diklik akan menghubungkan dengan tulisan pada folder tertentu atau situs tertentu di internet.

Media pembelajaran dengan desain web ini bisa dilakukan secara online atau offline. Jika bisa memanfatkan fitur DW secara maksimal, saya yakin media pembelajaran ini lebih menarik dari pada Powerpoint atau yang lainnya.

Bagi guru yang sudah punya blog atau web pribadi, bisa langsung impor data dari web yang sudah didesain tadi. Jika tidak bisa melakukannya bisa membeli hosting ke jasa pembuatan desain web.

Sudah saatnya guru harus berinovasi dalam pembelajaran.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: