Serunya Berburu Tanaman Hias di Pasar Nongko


IMG_20151014_140206Akhir pekan memang saatnya beristirahat. Namun, bukan berarti kita hanya tidur saja untuk melepaskan lelah kita setelah 5 atau 6 hari bekerja atau beraktivitas. Ada kegiatan yang bermanfaat yang dapat membuat pikiran menjadi segar kembali untuk persiapan pekan berikutnya.

Salah satu kegiatan yang bisa bermanfaat dan membuat pikiran segar adalah berkebun. Ini adalah hobi saya untuk mengisi waktu akhir pekan jika tidak ada acara ke luar. Namun, sebelum berkebun kita harus mempersiapkan terlebih dahulu tanaman apa yang akan kita tanam. Konsep taman apa yang akan kita buat nanti. Taman yang kita buat di rumah bisa halaman depan, samping, atau belakang, tergantung sisa tanah yang ada. Tak harus halaman yang luas, yang sempit pun bisa kita sulap menjadi hijau dan segar.

Kali ini saya tidak mengajak Anda untuk berkebun, namun saya ajak Anda berburu mencari tanaman hias untuk mengisi taman kebun. Kebetulan keluarga kecil kami baru selesai membuat rumah. Sisa tanah di halaman depan rumah akan kami buat taman yang hijau. Untuk itu kami harus mempersiapkan tanaman apa yang harus kami sediakan.

Kami inigin konsep yang go green. Ada tanaman yang berbunga dan juga ada yang hijau baik rumput maupun tanaman hias dengan daun berwarna hijau. Tak hanya itu saja yang menjadi bahan pertimbangan kami, cuaca atau suhu juga menjadi pertimbangan kami dalam memilih tanaman apa yang baik ditanam. Cuaca di tempat kami beriklim tropis yang ada di pedesaan, namun di dataran kaki gunung Merapi, Klaten, Jateng. Jadi tanaman yang bertahan di cuaca panas adalah yang kami siapkan.

Kami memilih ke Pasar Nongko yang ada di Kota Solo, Jateng. Letak Pasar Nongko di jalan Hasanudin. Jika Anda dari arah Barat seperti Jogja dan Bandara Internasional Adisumarmo, maka Anda bisa menuju jalan Adisucipto. Setelah di simpang 4 Manahan lurus menuju ke arah Hotel Agas (dari arah barat) menyeberang rel kereta api. Di samping Hotel Agas itulah jalan Hasanudin.

Pasar Nongko sebenarnya adalah pasar tradisional seperti yang ada pada umumnya, namun seiring berkembangnya waktu, pasar ini justru terkenal dengan pasar tanaman hias. Di jalan Hasanudin tempat kios tanaman hias hanya satu jalur, jadi Anda tidak bisa dari arah timur, hanya dari arah barat. Terdapat puluhan kios tanaman hias yang ada di Pasar Nongko ini.

Tanaman hias tak hanya berada di depan kios saja, namun juga di belakang rumah pemilik kios. Di belakang kios hamparan tanah lapang yang dibelah rel kereta api. Di samping kanan dan kiri rel itulah hijau yang menyegarkan berbagai tanaman hias dari pemilik puluhan kios.
IMG_20151014_140953Kebutuhan Anda akan taman dan berkebun tersedia di Pasar Nongko ini. Berbagai peralatan untuk taman seperti gunting potong taman, penyemprot tanaman, batu hias, dll tersedia di sini. Jika Anda ingin menyemai benih atau stek tanaman maka polybag dalam berbagai ukuran dari kecil sampai ukuran jumbo tersedia. Saya membeli polybag ukuran kecil untuk stek tanaman di rumah dan obat perangsang pertumbuhan akar. Aneka pot dalam berbagai ukuran dan bahan baik plastik maupun semen atau batu pun ada. Berbagai jenis pupuk baik organik maupun pupuk buatan pabrik juga tersedia di sini.

Jika Anda ingin membuat taman air mancur tersedia berbagai jenis dan ukuran. Harga taman air mancur ini variatif mulai dari 350 ribu sampai dengan 1,5 juta rupiah. Anda pun bisa memesan ukuran dan bentuk air mancur yang Anda inginkan jika tidak tersedia di kios.
IMG_20151014_140437Yang paling banyak diburu adalah tentu tanaman hias. Tanaman hias berbunga kecil dengan pot yang digantung banyak disukai pengunjung. Tanaman puring dengan aneka warna daun juga selalu laku. Pengunjung tidak hanya dari Kota Solo saja, namun tak sedikit yang dari luar kota.

Saya membeli rumput gajah mini. Harga rumput dengan nama Latin Pennisetum purperium schamach ini adalah 15 ribu rupiah per meter persegi. Rumput ini biasanya telah dimasukkan ke dalam karung beserta tanahnya. Jadi Anda lebih mudah untuk membawanya. Tak setiap hari tersedia rumput gajah mini. Jika Anda tidak beruntung Anda tidak mendapatkan, Anda harus memesannya terlebih dahulu. Saya hanya membeli satu meter persegi saja nati dipecah pecah pada saat menanamnya.

Rumput kacang-kacangan

Rumput kacang-kacangan

Berikutnya saya membeli rumput kacang-kacangan. Tanaman yang menjalar seperti kacang tanah ini berbunga kupu kecil berwarna kuning dengan daun hujau. Rumput dengan nama Latin Clitoria cajanifolia ini harga di Pasar Nongko lebih murah dari pada di tempat lain. Sebagai informasi, sebelum ke Pasar Nongko, saya sudah mengunjungi berbagai kios tanaman hias yang ada di Klaten dan Sukoharjo, namun di Pasar Nongko lebih murah. Harga rumput kacang-kacangan per polybag 2500 rupiah sementara di tempat lain 5 ribu rupiah.

Tanaman hias lain yang saya beli adalah iris. Tanaman dengan daun panjang menyerupai padi dengan bunga kuning kecil ini mempunyai nama Latin Neomarica longifolia. Harga iris per polybag 3 ribu rupiah, sementara di tempat lain 5 ribu rupiah. Saya hanya membeli 3 polybag saja untuk ditanam di pojok dekat dengan pintu yang teduh. Tanaman ini tidak suka terkena sinar matahari yang terik, jadi cocok ditanam di tempat sejuk atau tempat yang tidak terkena sinar matahari yang terik.

Saya juga membeli tanaman lantana. Saya membeli lantana 8 polybag dengan berbagai warna bunga, yaitu putih, ungu, kuning, dan oranye. Harga per polybag 3 ribu rupiah, sementara di tempat lain 5 ribu rupiah. Tanaman dengan nama Latin Lantana camara ini bisa berbunga jika di daerah dengan cuaca panas di bawah sinar matahari langsung. Informasi lengkap tentang lantana dapat dibaca pada artikel Meskipun Liar Tapi Tetap Cantik.

Walisongo berdaun lebar

Walisongo berdaun lebar

Untuk tanaman besar saya membeli 2 batang tanaman walisongo berdaun lebar. Tanaman dengan daun menjari seperti daun ubi kayu ini mempunyai nama Latin Schefflera actinophylla. Harganya per batang di Pasar Nongko ini mulai dari 40 ribu sampai dengan ratusan ribu rupiah, tergantung ukurannya. Saya membeli yang ukuran kecil saja. Tanaman ini saya tanam di depan teras di kanan kiri lansung di tanah. Sebelumnya saya juga sudah punya tanaman Walisongo daun lebar dua batang di pot yang sudah besar.

Untuk tanaman yang lain sudah ada, seperti Pandan Bali (Dracaena draco), bambu Jepang (Dracaena sp) atau Dracaena Golden, bambu Tiongkok/Cina (Dracaena sanderiana Sander ex Mast) dan berbagai tanaman hias lainnya. Konsep rumah kami yang hijau diharapkan membawa suasana yang segar sepanjang waktu.

Setelah selesai mencari tanaman yang saya inginkan segera pulang. Seru banget berburu tanaman hias di Pasar Nongko ini. Meskipun lelah banget tapi senang mendapatkan tanaman yang saya inginkan dengan harga yang lebih murah. Tanaman segera saya tanam di tempat yang sebelumnya sudah digemburkan terlebih dahulu dan disiram air.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: