10 Makanan Antiinflamasi Untuk Mengurangi Peradangan


Foto: Merdeka.com

Foto: Merdeka.com

Ketika Anda luka karena lecet, terjatuh, atau kecelakaan akan mengeluarkan darah. Ini akan menimbulkan peradangan. Rasa nyeri setelah keluarnya darah biasanya terjadi. Ini adalah hal yang normal terjadi saat tubuh Anda terluka, apalagi jika luka tersebut terkena keringat atau garam.

Peradangan atau inflamasi adalah proses yang normal yang dirancang untuk membantu tubuh Anda pulih, yang menyebabkan sakit atau nyeri. Peradangan yang dimaksudkan untuk melindungi Anda malah menyebabkan tubuh Anda untuk melawan dirinya sendiri. Sistem ini rusak, dan Anda menjadi lebih rentan terhadap cedera atau bahkan penyakit.

Inflamasi atau radang adalah respon sistem kekebalan tubuh terhadap infeksi dan iritasi. Inflamasi pun sering dikaitkan dengan berbagai masalah kesehatan kronis. Misalnya kanker, diabetes, dan obesitas.

Banyak makanan mengandung senyawa anti-inflamasi yang dapat mengurangi rasa sakit dan pembengkakan, dan membantu melindungi tubuh Anda. Berikut ini 10 makanan yang yang dapat mengurangi peradangan, sehingga mengurangi rasa nyeri, seperti dikutip dari Livestrong.

1. Kayu manis
Kayu manis adalah salah satu rempah-rempah tertua dan paling didambakan di dunia. Penelitian telah menunjukkan bahwa kayu manis tidak hanya mengurangi peradangan tetapi juga memerangi bakteri, membantu dengan kontrol gula darah, dan meningkatkan fungsi otak. Taburkan kayu manis pada yoghurt, sereal, atau oatmeal atau menambahkannya pada segelas susu rendah lemak.

2. Jahe
Jahe mengandung beberapa senyawa anti-inflamasi yang disebut gingerol, yang dapat meredakan nyeri sendi, mencegah kerusakan radikal bebas, melindungi terhadap kanker kolorektal, dan meningkatkan kekebalan tubuh. Jahe juga merupakan anti-emetik alami, sering digunakan untuk meringankan mabuk dan morning sickness. Potong beberapa iris jahe dalam air panas untuk teh jahe atau tambahkan dengan kecap ke atas hidangan yang ditumis.

3. Bawang merah
Bawang yang dikemas dengan senyawa yang mengandung sulfur, yang bertanggung jawab untuk bau menyengat dan terkait dengan peningkatan kesehatan. Bawang serbaguna diyakini menghambat peradangan dan terkait dengan segala sesuatu dari pengurangan kolesterol pencegahan kanker. Coba gunakan bawang sebagai dasar untuk sup atau saus dan tumis. Makanan lain dengan manfaat yang sama termasuk bawang putih dan daun bawang.

4. Ceri tart
Salah satu sumber terkaya diketahui antioksidan, ceri tart adalah pembangkit tenaga listrik anti-inflamasi. Penelitian baru menunjukkan bahwa ceri tart menawarkan nyeri encok dan radang sendi, mengurangi nyeri sendi dan otot akibat olahraga, menurunkan kolesterol, dan meningkatkan penanda inflamasi. Minum segelas jus ceri tart di pagi hari dengan sarapan atau menggabungkan ceri tart kering dengan kacang untuk camilan.

5. Kenari
Kenari adalah salah satu kacang sehat. Kenari sarat dengan anti-inflamasi, jantung sehat asam lemak omega-3 dan memberikan lebih banyak antioksidan daripada kacang Brasil, kacang pistachio, pecan, kacang tanah, almond, macadamia, kacang mete, dan hazelnut. Kenari juga merupakan sumber protein dan serat. Tambahkan pada yogurt atau salad dengan beberapa kenari atau makan kenari mentah sebagai camilan.

6. Kunyit
Sebuah kunyit berwarna kuning, rempah-rempah dari Asia, kunyit merupakan rempah-rempah yang sering digunakan dalam kari kuning. Ia mendapat pewarnaan dari sebuah senyawa yang disebut curcumin. The University of Maryland Medical Center menemukan bahwa curcumin dapat membantu untuk meningkatkan rasa sakit kronis dengan menekan bahan kimia inflamasi dalam tubuh.

7. Nanas
Buah kuning tropis ini mengandung enzim bromelain, yang membantu dalam mengobati cedera otot seperti keseleo dan ketegangan. Menurut sebuah studi dalam jurnal Penyakit inflamasi usus, enzim ini juga dapat membantu untuk meningkatkan pencernaan bersama dengan rasa sakit dan nyeri yang terkait dengan rheumatoid arthritis.

8. Biji rami
Biji rami mengandung asam lemak omega-3 yang dapat membantu mengurangi peradangan dalam tubuh. Harvard School of Public Health melaporkan bahwa omega-3 yang ditemukan dalam biji rami dapat membantu dalam memblokir agen pro-inflamasi. Menggiling biji rami untuk melepaskan minyak, dan kemudian menambahkan sesendok ke salad Anda, oatmeal, atau yogurt. Untuk makanan lain yang kaya omega 3 dengan manfaat anti-inflamasi adalah kedelai, minyak zaitun, dan ikan seperti salmon dan tuna.

9. Wortel
Wortel kaya karotenoid, sekelompok phytochemical dikenal untuk membantu melindungi sel dari radikal bebas dan meningkatkan kekebalan tubuh. Menurut University of Rochester Medical Center, wortel juga membantu mengatur peradangan. Tambahkan wortel untuk salad atau memasaknya sebagai sayur untuk makanan. Makanan yang kaya karotenoid lainnya termasuk aprikot, tomat, ubi jalar, labu, dan labu.

10. Sayuran berdaun hijau tua
Sayuran berdaun hijau tua seperti bayam dan kangkung yang mengandung flavonoid, sebuah phytonutrisi yang meningkatkan kesehatan jantung dan dapat membantu mencegah kanker. Menurut Asosiasi Alzheimer, makanan kaya flavonoid juga dapat mengurangi peradangan di otak, bisa memperlambat perkembangan penyakit Alzheimer.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: