Bapak yang Bukan Ayah, Ibu yang Bukan Bunda


Ilustrasi, "Selamat pagi Bapak, ada yang bisa saya bantu?", foto: tempo.co

Ilustrasi, “Selamat pagi Bapak, ada yang bisa saya bantu?“, foto: tempo.co

Apakah Anda pernah masuk ke sebuah kantor bank? Coba Anda perhatikan cara pegawai bank menyapa Anda. “Selamat pagi Bapak.” atau “Selamat pagi Ibu.” Lalu petugas bank menanyakan: “Ada yang bisa saya bantu Bapak?” atau “Ada yang bisa saya bantu Ibu?”

Jika Anda pernah ke sebuah bank dan Anda adalah seorang pria dewasa, jangan kaget jika Anda dipanggil dengan sapaan Bapak. Petugas bank mulai dari bagian keamanan, teller, sampai dengan pelayanan terhadap nasabah atau Customer Service (CS) akan menyebut nasabahnya dengan menggunakan kata sapaan Bapak untuk pria dewasa. Jika Anda wanita dewasa, Anda juga akan dipanggil dengan kata sapaan Ibu.

Tak hanya di kantor bank saja yang menyapa nasabah atau pelanggannya dengan sebutan Bapak atau Ibu. Jika Anda menelepon ke layanan pelanggan (CS) pada operator seluler, maka setelah CS mendengar suara Anda petugas CS akan memanggil Anda dengan sebutan Bapak atau Ibu. Itu adalah prosedur pelayanan dari perusahaan kepada nasabah atau pelanggannya.

Untuk pertama kali mungkin Anda akan terkejut dengan kata sapaan Bapak atau Ibu. Namun Anda akan terbiasa jika sering disapa dengan kata Bapak atau Ibu. Jadi jangat langsung marah-marah kepada petugas bank atau petugas CS. Jika Anda marah dengan kata sapaan Bapak atau Ibu, berarti Anda tidak paham dengan makna yang terkandung dalam kata sapaan Bapak atau Ibu. Jika hal ini terjadi, maka Anda akan malu sendiri.

Dalam percakapan sehari-hari dengan menggunakan Bahasa Indonesia tak jarang orang memanggil Bapak. Kata ini diucapkan sebagai sapaan pada pria dewasa. Untuk memanggil wanita dewasa sering juga digunakan kata sapaan Ibu. Meskipun Anda belum menikah, jika Anda sudah dianggap dewasa, maka kata sapaan Bapak atau Ibu sering diucapkan untuk memanggil Anda.

Anda dipanggil Bapak bukan berarti Anda adalah ayah kandung dari orang yang memanggil Anda. Anda dipanggil Ibu bukan berarti Anda adalah ibu dari orang yang memanggil Anda. Jadi jangan salah faham. Di dalam Bahasa Indonesia memang demikian, berbeda dengan Bahasa Inggris atau yang lain. Contoh dalam Bahasa Inggris kata “Mr” diartikan dalam Bahasa Indonesia adalah Tuan atau Bapak (sapaan untuk pria dewasa). Sedangkan untuk kata “father” diartikan sebagai ayah kandung. Begitu juga dengan kata “Mrs” yang diartikan Nyonya atau Ibu (sapaan untuk wanita dewasa).

Beberapa alasan kenapa orang, termasuk petugas bank atau CS operator seluler tersebut memanggil dengan kata sapaan Bapak.

1. Orang tua laki-laki
Di Jawa, panggilan orang tua laki-laki atau ayah kandung adalah Bapak. Orang tua angkat laki-laki juga dengan kata sapaan Bapak.

2. Saudara laki-laki Ibu atau ayah
Orang laki-laki yang dulu pertalian kekeluargaan boleh dianggap sama dengan ayah juga sering dipanggil dengan sapaan Bapak. Saudara laki-laki dari ibu kita, sering dipanggil dengan Bapak. Begitu juga dengan saudara laki-laki dari ayah juga sering dipanggil dengan Bapak.

3. Guru atau orang yang dihormati
Orang laki-laki yang kita hormati sering dipanggil dengan kata Bapak. Misal pejabat, sering dipanggil dengan kata Bapak dan bukan namanya langsung. Termasuk juga memanggil guru laki-laki dengan kata Bapak.

4. Laki-laki lebih tua
Kata sapaan Bapak juga sering digunakan untuk memanggil laki-laki yang lebih tua dari orang yang memanggil meskipun bukan ayah dari orang yang memanggil. Hal ini dilakukan sebagai bentuk menghormati kepada yang lebih tua.

5. Laki-laki dewasa
Kata Bapak juga sering digunakan untuk memanggil laki-laki dewasa meskipun belum beristri. Di kantor, panggilan dengan kata Bapak sudah lazim digunakan. Hal ini dilakukan karena etika pergaulan di kantor.

6. Pimpinan
Kata sapaan Bapak juga diucapkan kepada pimpinan atau pemilik dari sebuah lembaga, organisasi, atau perusahaan.

7. Orang yang berjasa
Kata sapaan Bapak diucapkan kepada orang yang telah berjasa banyak kepada negara. Orang tersebut banyak pengikutnya. Misalnya Bapak pendidikan nasional Ki Hadjar Dewantara.

Beberapa alasan orang menyebut dengan kata sapaan Ibu.

1. Berarti bunda
Ibu adalah wanita yang mengandung orang yang memanggil. Ibu adalah wanita yang telah melahirkan orang yang memanggilnya.

2. Wanita sudah bersuami
Jika Anda adalah wanita dewasa yang sudah bersuami, maka Anda memang selayaknya dipanggil dengan kata Ibu.

3. Wanita dewasa
Untuk memanggil wanita yang sudah dewasa baik yang sudah bersuami maupun belum sering juga digunakan dengan kata Ibu. Hal ini sering terjadi di kantor karena etika pergaulan dalam lingkungan kerja.

4. Pimpinan
Pimpinan sebuah lembaga atau organisasi atau perusahaan juga sering dipanggil dengan kata Ibu. Bawahan kepada atasan wanita sering memanggil dengan kata Ibu.

5. Guru atau orang yang dihormati
Seperti pada kata Bapak, kata Ibu juga digunakan untuk memanggil orang yang dihormati, termasuk guru wanita.

6. Istri presiden
Istri dari presiden sering dipanggil dengan kata Ibu diikuti dengan kata negara, jadi panggilan untuk istri presiden adalah Ibu Negara.

Iklan

3 responses

  1. yg marah cuma orng yg sempit hatinya, tak pernah melihat dunia. diam saja d kampung halaman lalu berkata tentang adat agama atau apalah.

  2. wah ini benar yah? terima kasih sekali infonya. , Aaid

  3. laki laki dipanggil bapak, perempuan dipanggil ibu…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: