‘Putri Minang’ yang Selalu Dirindukan


Putri Minang yang dekat simpang empat jalan Depati Amir

Putri Minang yang dekat simpang empat jalan Depati Amir

Padang adalah ibukota dari provinsi Sumatera Barat. Dari sinilah berbagai masakan khas Minang digemari. Tak hanya orang Minang saja yang suka dengan kelezatan makanan dengan khas asin, gurih, dan pedas ini, namun juga sudah merambah ke berbagai negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura, bahkan Amerika, Eropa, Arab, dan Australia.

Saking enaknya, makanan khas Minang ini membuat siapa yang menyantapnya ketagihan. Tak memandang suku atau agama, yang jelas jika sudah duduk di meja makan restoran (rumah makan) atau warung makan Padang, pasti akan menikmati makanan yang dihadapannya, tak peduli mertua lewat, hee hee.

Masakan dengan khas sambal hijau yang pedas ini memang sangat nikmat. Sangat menggugah selera bagi siapa saja. Bagi yang semula kurang nafsu makan, dengan menyantap gulai ikan atau rendang Padang dengan daun ubi yang direbus, rasanya sangat nikmat.

Dengan terkenalnya masakan Padang, maka di berbagai daerah di Indonesia dan beberapa negara ada restoran Padang. Jadi kalau ingin rendang Padang yang masuk sebagai makanan terenak versi CNN Travel ini tidak harus ke Padang. Anda cukup datang ke warung makan atau restoran Padang yang ada di kota Anda.

Untuk masakan Padang, ada restoran favorit bagi saya. Restoran ini namanya ‘Putri Minang’. Nama ini memang sangat melegenda di mata pecinta kuliner Padang. Seperti halnya dengan Putri Solo yang sangat terkenal dengan kecantikan, ramah, dan gerakannya yang gemulai.

Putri Minang yang saya suka ada di Negeri Sepintu Sedulang. Jika Anda belum tahu dengan istilah ini maka Anda harus berkiblat ke tanah Melayu. Provinsi yang merupakan pecahan dari Sumatera Selatan ini di berbagai kotanya banyak berdiri restoran atau warung masakan Padang. Provinsi ini adalah Kepulauan Bangka Belitung (Babel).

Di ibukota Babel, Pangkalpinang terdapat empat rumah makan Putri Minang. Semua rumah makan yang berdiri di kota ini laris manis dari jam tujuh pagi hingga jam sepuluh malam. Meskipun banyak pesaing dari restoran sejenis dari Padang, namun restoran yang ini tetap diserbu para pecinta masakan Padang. Salah satunya saya, jika saya berkunjung ke kota ini selalu menyempatkan mampir dan menikmati lezatnya rendang dan gulai ikan patin dengan daun singkong rebus dengan sambal hijaunya. Daun singkong yang direbus sendiri orang Bangka menyebutnya dengan pucuk ubi.

Dua Putri Minang berdiri di jalan yang sama, yaitu Depati Amir. Dulu jalan ini namanya jalan Muntok (baca Mentok). Dinamakan jalan Muntok karena jalan ini adalah jalan yang menuju ke arah Muntok, ibukota dari Kabupaten Bangka Barat. Satu Putri Minang di ujung jalan dekat simpang empat (perempatan) jalan Muntok dan yang satu lagi di ruko samping Bank Mandiri.

Meskipun dua Putri Minang saling berdekatan, jaraknya sekitar hanya 100 m, namun semuanya laris manis. Ini karena tempatnya yang sangat strategis. Putri Minang yang dekat simpang empat memang banyak berdiri toko, sehingga banyak yang mendatangi. Yang di samping Bank Mandiri apa lagi, karena karyawan bank sudah menjadi langganannya. Di dekat situ juga berdiri dua buah hotel yang tentunya ini bisa menjadi daya tarik tersendiri bagi tamu hotel.

Putri Minang yang ketiga berada di jalan Jenderal Sudirman di Selindung Baru. Jalan ini menuju ke arah Sungailiat, ibukota dari Kabupaten Bangka. Jalan ini adalah jalan protokol dari kota yang merupakan asal artis cantik dari Sandra Dewi. Di Selindung Baru banyak berdiri rukan, toko, dan perumahan baru. Di sini juga ada sebuah kampus swasta dan juga gedung PLN serta perkantoran pemerintah yang lain. Jadi Putri Minang yang di selindung Baru sangatlah tepat.

Putri Minang yang keempat adalah di jalan Depati Hamzah, tepatnya di dekat lapangan bola SMA Negeri 2 Pangkalpinang. Putri Minang yang ada di jalan ini juga tak kalah ramai dengan ketiga Putri Minang yang lain. Jalan yang merupakan akses menuju perkantoran gubernur Babel tentu sangat banyak dikunjungi. Meskipun di jalan ini banyak berdiri restoran atau warung Padang, namun Putri Minang masih menjadi pilihan. Ini disebabkan karena rasanya yang berbeda dengan restoran sejenis yang lainnya.

Seperti halnya kebanyakan restoran yang ada di Pangkalpinang, yang selalu menyediakan air minum gratis bagi pengunjungnya, Putri Minang pun juga mengikuti selera pasar. Jika Anda tidak ingin segelas air putih gratis, maka Anda bisa memesan minuman teh, atau jeruk baik hangat maupun diberi es. Minuman bersoda juga ada.

Pelayan yang ramah membuat siapa saja yang berkunjung ke Putri Minang sangat betah dan ketagihan. Anda juga bisa memesan unuk orang yang di rumah. Pesanan juga dilayani untuk berbagai hal seperti acara reunian atau kegiatan dengan kotak. Harga bervariasi, tergantung dari kantong Anda. Untuk ukuran di Pangkalpinang, harga tiap menu masakan relatif lebih terjangkau.

Ada hal unik untuk karyawan Putri Minang. Jika pada bulan Ramadan kebanyakan restoran atau warung makan buka pada saat menjelang buka sampai sahur, di Putri Minang tidak demikian. Selama bulan Ramadan Putri Minang tutup total. Semua karyawan libur dan ini adalah kesempatan bagi karyawan untuk khusuk menjalankan ibadah puasa dan juga ibadah lain di bulan Ramadan. Putri Minang akan buka lagi lima hari setelah lebaran. Jadi jangan harap ingin berbuka atau sahur di Putri Minang saat bulan Ramadan.

Karena rindunya dengan Putri Minang, pernah suatu saat di Klaten, Jawa Tengah, saya melihat restoran dengan nama Putri Minang juga. Namun setelah saya masuk dan makan di situ ternyata rasanya tidak seenak Putri Minang yang ada di Pangkalpinang. Setelah saya tanya pemilik restoran apakah cabang dari yang di Pangkalpinang, ternyata bukan. Jadi nama Putri Minang yang di Klaten ternyata hanya kebetulan sama dengan yang ada di Pangkalpinang.

Jangan lupa singgah di Putri Minang jika Anda ke Kota Pangkalpinang ya.

Iklan

2 responses

  1. kota Padang memang banyak kreasinya

  2. Yang saya tahu di kota-kota besar di Jawa, yang terkenal adalah “RM Padang Sederhana”.
    Siip bro … ulasannya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: