Bahaya Radiasi Ponsel Bagi Kesehatan


Foto: Wikipedia

Foto: Wikipedia

Saat ini ponsel sudah menjadi bagian dari kehidupan banyak orang. Hampir segala aktivitas pekerjaan membutuhkan ponsel, sehingga ponsel sering tidak boleh lupa kemanapun orang harus pergi. Tak sekedar untuk menelepon dan SMS saja, fitur ponsel juga telah berkembang sesuai dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan manusia.

Jika pada saat masih jaringan 1G (AMPS) ponsel hanya digunakan untuk telepon saja, kini kegunaan ponsel sudah beragam. Bahkan ponsel sudah merupakan kebutuhan primer bagi mereka yang pekerjaannya harus selalu berhubungan dengan orang lain atau selalu terkoneksi dengan internet.

Bagi traveler misalnya, dengan hanya dari genggaman tangan tak susah lagi harus kesana kemari mencari tiket pesawat atau booking kamar hotel. Bagi yang selalu sibuk dengan urusan pekerjaan, dengan telepon pintar (smartphone) urusan pekerjaan seperti transfer uang baik sesama maupun atar bank dengan hitungan tidak sampai satu menit sudah ok. Ponsel juga bisa digunakan untuk pembayaran (mobile cash), membeli pulsa, bayar tagihan listrik, air, asuransi, dll.

Namun, dibalik kecanggihan ponsel tersebut ternya kita harus juga waspada terhadap dampak negatif yang ditimbulkan. Dampak negatif tersebut terutama radiasi yang dihasilkan dari frekuensi gelombang yang dipancarkan atau diterima oleh ponsel. Berikut ini masalah dari radiasi ponsel, seperti dikutip dari Healthmeup.

Radiasi dari ponsel

Radiasi hadir dari ponsel dalam bentuk gelombang elektromagnetik. Melalui frekuensi radio tertentu pada gelombang elektromagnetik ini, Anda dapat membuat dan menerima panggilan. Emisi radiasi hadir dalam jumlah kecil dari ponsel Anda sebagai emisi gelombang jarak dekat.

Penyerapan radiasi

Kecil jumlah gelombang radio yang dipancarkan dari ponsel Anda diserap oleh tubuh. Menurut Wikipedia, output daya maksimum dari ponsel diatur oleh ponsel standar. Kekuatan dan tingkat daya pada kebanyakan sistem mobile dan base station kualitas penerimaan cek sinyal. Hal ini ditambah atau dikurangi secara otomatis dalam rentang waktu tertentu untuk mengakomodasi situasi yang berbeda ketika Anda berada di dalam atau di luar gedung atau kendaraan.

Tingkat di mana energi yang diserap oleh tubuh manusia diukur dengan Specific Absorption Rate (SAR). Data SAR untuk ponsel tertentu, bersama dengan informasi lain yang berguna, dapat ditemukan secara langsung di website produsen.

Efek radiasi ponsel
Dampaknya bisa dari dua jenis, yaitu efek termal dan non-termal.

Efek termal
Salah satu efek yang paling umum oleh gelombang elektromagnetik adalah pemanasan dielektrik. Ketika seseorang menggunakan ponsel, sebagian besar efek pemanasan akan terjadi pada permukaan kepala. Pemanasan ini dapat meningkatkan suhu kepala Anda dengan sebagian kecil dari suhu ponsel. Namun panas ini kurang dari panas yang diperoleh oleh sinar matahari. Sirkulasi darah tidak terpengaruh banyak, seperti sirkulasi darah otak cukup mampu untuk menangani kelebihan panas, tetapi kornea mata tidak terbiasa untuk menerima banyak panas.

Efek non-termal

Prosedur komunikasi yang digunakan oleh ponsel sering mengakibatkan pulsa frekuensi rendah dari sinyal pembawa. Efek non-termal bisa ditafsirkan kembali sebagai respon sel normal terhadap peningkatan suhu. Panas ini dapat mengaktifkan beberapa sistem messenger, ekspresi gen dan produksi heat shock protein untuk membela sel terhadap stres yang disebabkan oleh panas.

Menurut sebuah studi yang dilakukan oleh The Journal of American Medical Association, paparan gelombang sinyal frekuensi radio dalam bagian otak yang paling dekat dengan antena ponsel mengakibatkan peningkatan tingkat metabolisme glukosa.

Dalam efek non-termal, masalah yang muncul biasanya adalah:
1. Efek penghalang darah-otak seperti kanker dan efek kognitif
2. Hipersensitivitas elektromagnetik seperti kesemutan pada kulit kepala, sakit kepala, pusing, kehilangan perhatian mental, gangguan tidur, dan efek perilaku.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: