Serunya Ngaggung Akbar Ultah Kota Pangkalpinang


nganggong1Pangkalpinang adalah ibukota dari Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel). Pangkalpinang terletak di bagian timur Pulau Bangka. Kota Pangkalpinang terbagi dalam 7 kecamatan yaitu Taman Sari, Rangkui, Pangkalbalam, Gabek, Bukit Intan, Girimaya dan Gerunggang.

Pangkalpinang berarti pangkal kemenangan. Pada Selasa (16/09/2014) Kota Pangkalpinang mempunyai hajatan besar. Hajatan ini diikuti oleh seluruh lapisan masyarakat. Nganggong atau nganggung adalah salah satu budaya di Kota dari Negeri Serumpun Sebalai ini. Acara ini dilaksanakan di sepanjang jalan kantor walikota, dan di kantor-kantor pemerintahan di Bukit Intan.
nganggong2Hajatan ini dimaksudkan untuk memperingati ulang tahun Kota Pangkalpinang yang ke-257. Acara nganggung bersama diikuti oleh peserta sekolah dari tingkat SD/MI, SMP/MTs, dan SMA/SMK/MA baik negeri maupun swasta. Tak hanya itu semua instansi juga ikut serta seperti kelurahan dan kecamatan, dan seluruh kantor dinas serta majelis taklim.

Setiap instansi mendapatkan jatah membawa dulang. Masing-masing instansi tidak sama dalam jatahnya. Sebagai contoh MTs Negeri dapat jatah 20 dulang, SMKN 2 dapat jatah 50 dulang, dan SMK Bhakti dapat jatah 30 dulang. Dulang adalah semacam baki. Di dalam dulang terdapat aneka makanan yang dimakan setelah selesai berdoa. Makanan yang dibawa oleh para peserta antara lain ketupat, lepet, sambal asam, rendang, lempah kuning, opor ayam, sambal goreng ati, cumi bakar, dll. Makanan tersebut harus dibawa oleh instansi sesuai dengan kemampuannya masing-masing. Makanan yang ada di dalam dulang ditutup dengan tudung saji berwarna merah.
nganggong4Dalam masyarakat Bangka, nganggung adalah sebuah kegiatan membawa dulang berisi makanan ke masjid atau mushola. Nganggung merupakan rangkaian kegiatan yang mencerminkan nilai-nilai kebersamaan, saling membantu antarwarga dalam suatu desa atau kampung.

Nganggung dilakukan untuk menyambut datangnya hari besar keagamaan, menghormati orang yang sudah meninggal dunia atau menyambut kedatangan tamu besar, seperti gubernur, walikota atau bupati. Nganggung dalam rangka kegiatan keagamaan Umat Islam antara lain Idul Adha, Idul Firi, Ruwah, Maulid, dan 1 Muharram. Sementara nganggung dalam rangka mendoakan orang yang sudah meninggal dilakukan pada 7 hari, 25 hari, 40 hari dan 100 hari setelah meninggalnya seseorang.
nganggong5Acara ini memang bukan untuk peringatan mendoakan orang meninggal atau kegiatan keagamaan. Acara ini lebih ditekankan untuk kebersamaan dan gotong royong. Acara yang juga dihadiri oleh sekitar 1000 anak yatim piatu di kota ini disambut oleh walikota Erwansyah dan Wakil Gubernur Babel Hidayat Arsani.
nganggong6Setelah selesai berdoa, 2257 dulang dibuka dan makanan yang ada di dalamnya dimakan bersama-sama. Sungguh nikmat makan makanan seperti ini secara bersama-sama. Acara nganggung akbar ini diklaim memecahkan rekor Muri.

Acara nganggung akbar ini juga dihadiri oleh perwakilan tokoh adat dari berbagai daerah. Nampak yang hadir tokoh dari NTT, Jawa, Batak, dll. Mereka yang hadir dari berbagai daerah ini juga memakai pakaian adat masing-masing daerah. Wah, nganggungnya seru banget.

Semoga saja acara seperti ini bisa menjadi agenda tahunan Kota Pangkalpinang. Bukan untuk berpesta-pora, namun untuk lebih memperkenalkan budaya masyarakat Bangka dan Pangkalpinang ke luar. Generasi muda Pangkalpinang juga supaya mengerti tentang budayanya sendiri.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: