Serunya Panen Nanas Tuatunu di Kebun Airduren Bangka


aNanas (hasil panen)Petualangan saya di pulau Bangka banyak ke alam terbuka. Karena ini adalah jiwa saya yang suka dengan indahnya alam ciptaan-Nya.

Salah satu petualangan saya adalah ke kebun nanas milik Bapak M. Yunus. Saya ke kebun nanas atas undangan dari Muammar, anak dari Bapak M. Yunus. Saya pergi ke rumahnya yang terletak di Kampung Terang, Desa Airduren, Kecamatan Mendo Barat, Kabupaten Bangka, Bangka Belitung dengan Ogik.

Untuk mencapai Airduren dapat ditempuh dengan dua cara. Pertama bisa lewat Jl. Kampung Melayu, Tuatunu dengan jarak sekitar 9 km. Kedua dari Jl. Depati Amir (Jl. Muntok) ke arah Desa Kace, sampai di Mendo Barat ke kanan ke arah Airduren sekitar 15 km.

Sampai di Airduren kami sangat terkejut, karena di sisi kanan dan kiri jalan banyak nanas besar dijual. Nanas-nanas tersebut adalah hasil panen dari kebun warga. Menurut Muam, sekitar 40 hektar kebun nanas Desa yang ada di Airduren. Pembeli kebanyakn dari luar Airduren, karena hampir semua penduduk mempunyai kebun nanas.

Kebun Muam tidak hanya satu tempat saja, kami diajak ke dua tempat. Kebun yang pertama jaraknya hanya sekitar 500 m dari rumahnya. Kami sangat beruntung bisa ke kebun nanas pada saat yang tepat, karena pas musim panen.

Jalan menuju kebun nanas Bapak M. Yunus

Jalan menuju kebun nanas Bapak M. Yunus

Jalan menuju ke kebun belum diaspal, dan kami ke kebun menggunakan dua motor. Muam mengendarai motor sendiri dan saya membonceng Ogik. Meskipun belum diaspal,namun kendaraan kami tidak sampai kena becek.

Begitu sampai di kebun kami dikejutkan dengan pemandangan indah tanaman nanas. Tanaman nanas ditanam diantara tanaman sawit. Sepanjang mata memandang, hamparan tanaman nanas yang kami lihat. Jenis nanas yang ditanam di sini adalah nanas Tuatunu. Tuatunu adalah nama kampung yang ada di Kota Pangkalpinang. Meskipun berasal dari Tuatunu, justru penghasil nanas yang banyak malah di Airduren.

Tanah di sini sangat subur, apapun yang ditanam di sini bisa tumbuh dengan subur. Tanah yang gembur membuat nanas yang ditanam menghasilkan kualitas nanas yang bagus. Nanas yang besar dan rasanya yang sangat manis. Satu buah nanas bisa mencapai 3 kg. Selain kelapa sawit, tanaman lain yang tumbuh subur diantara tanaman nanas di kebun ini adalah tanaman ubi kayu (singkong). Kebanyakan ubi kayu yang ditanam di sini adalah jenis ubi mentega yang berwarna kuning yang sangat enak.

Menurut Muam, cara menanam nanas tidaklah sulit. Tanah yang akan ditanami nanas dilubangi dengan ‘tugal’ seperti akan menanam tanman yang lain. Bibit yang akan ditanam diambil dari tunas nanas yang telah dipetik.

Butuh waktu rata-rata 14 bulan dari tanam untuk dapat memetik nanas. Untuk pupuknya selain pupuk organik juga dengan pupuk kimia. Pupuk kimia yang digunakan adalah urea, NPK, dan phonska.

Jarak tanam ideal 60 cm antar tanaman. Pemupukan dilakukan setiap 3 bulan sekali. Tanaman nanas mulai berbuah sekitar umur 10 bulan dengan diberi perangsang buah. Buah dapat dipanen setelah 3,5 sampai 4 bulan setelah diberi perangsang. Perangsang yang dipakai adalah air karbit ditambah sprint. Jika tidak diberi perangsang, nanas bisa dipetik pada umur 14-15 bulan.
aNanas (petik)Kami diajari cara memanen nanas. Saya harus memakai sarung tangan terlebih dahulu, karena duri nanas sangat tajam. Alat yang digunakan untuk memanen menggunakan parang yang tajam, ditebas dari samping.

Saya sangat senang bisa memanen nanas yang di kebun Bapak Yunus. Baru kali ini bisa melihat dan memetik sendiri nanas yang besar. Biasanya saya bisa membeli nanas di pasar tradisional atau di supermarket, namun tidak sebesar ini.
aNanas (hasil sm Muam)Puas dengan memanen nanas, kami diajak ke kebun Bapak Yunus yang satu lagi. Jaraknya sekitar 1,5 km dari kebun nanas pertama. Nanas yang kami petik dari kebun pertama satu karung dan kami tinggal dulu di pinggir jalan.

Nanas yang ada di kebun kedua lebih besar dari pada yang ada di kebun pertama. Namun, nanas-nanas di kebun kedua belum siap panen, sehingga kami hanya berjalan-jalan di jalan setapat di perkebunan.

Kata Muam, nanas dari kebun Airduren selain dijual lokak di Bangka, juga ke luar Bangka. Nanas yang dijual keluar Bangka biasanya diambil oleh pembeli partai besar dikirim ke Jakarta untuk dikirim dengan kapal.

Harga jual tergantung harga pasaran dan ukuran buah. Saat ini nanas melimpah, harga per buah di kebun Rp 500 untuk ukuran kecil, dan Rp 1.500 untuk di pasaran. Untuk ukuran besar harga di kebun Rp 1.750 – Rp 2.500 dan di pasaran Rp 3.500.

Jika sedang tidak banyak yang panen harga ukuran kecil di kebun Rp 2.000 – Rp 3.000. Untuk ukuran besar di kebun harganya Rp 5.000 – Rp 8.000, sedangkan di pasaran harganya Rp 10.000 – Rp 15.000.

Puas melihat-lihat kebun yang kedua kami akhirnya pulang, karena hari sudah sore. Kami disuruh membawa pulang nanas sekarung yang kami petik tadi. Kami bawa pulang nanas pemberian Muam ke Pangkalpinang. Terima kasih banyak kami sudah diberi kesempatan untuk belajar berkebun nanas dan diberi nanas yang banyak.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: