Selamat Mencoblos, Siapapun Pilihan Presiden Anda Damai Harus Dijaga


capres cawapresPemilihan umum (pemilu) untuk memilih presiden (pilpres) dan wakilnya dilaksanakan pada 9 Juli 2014. Ada dua kandidat calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres), yaitu Prabowo Subianto-Hatta Rajasa dan Joko Widodo-Jusuf Kalla. Pilpres 2014 untuk memilih presiden periode 2014-2019.

Pilpres kali ini sudah yang ketiga kalinya setelah pilpres pada tahun 2004 dan 2009. Sebelumnya pada 9 April 2014 telah dilaksanakan pemilu legislatif (pileg). Pada pileg 2014, PDI Perjuangan adalah partai yang meraih suara terbanyak.

Pilpres 2004 untuk memilih presiden periode 2004-2009. Pilpres 2004 diikuti oleh 5 pasangan capres/cawapres. Mereka adalah Wiranto-Salahuddin Wahid, Megawati Soekarnoputri-Hasyim Muzadi, Amien Rais-Siswono Yudo Husodo, Susilo Bambang Yudhoyono-Muhammad Jusuf Kalla, dan Hamzah Haz-Agum Gumelar. Pilpres putaran pertama dilaksanakan pada 5 Juli 2004.

Karena tidak ada satu pasangan yang memperoleh suara lebih dari 50%, maka diselenggarakan pemilihan putaran kedua yang diikuti oleh 2 pasangan calon yang memperoleh suara terbanyak pertama dan kedua, yakni Susilo Bambang Yudhoyono-Jusuf Kalla dan Megawati Soekarnoputri-Hasyim Muzadi. Pilpres putaran kedua dilaksanakan pada 20 September 2004. Pemenangnya adalah Susilo Bambang Yudhoyono-Jusuf Kalla.

Pilpres 2009 untuk memilih presiden periode 2009-2014 dilaksanakan pada 8 Juli 2009. Pilpres 2009 diikuti oleh 3 pasangan capres/cawapres. Mereka adalah Megawati Soekarnoputri-Prabowo Subianto, Susilo Bambang Yudhoyono-Boediono, dan Jusuf Kalla-Wiranto. Pilpres 2009 dimenangkan oleh pasangan Susilo Bambang Yudhoyono-Boediono hanya satu putaran.

Bagi Anda yang sudah berumur 17 tahun atau sudah mempunyai hak pilih, diharapkan untuk menggunakan hak pilihnya. Anda harus ikut menentukan masa depan bangsa ini untuk lima tahun ke depan, 2014-2019. Jangan sampai Anda menyesal karena tidak menggunakan hak pilih Anda.

Mungkin berbagai alasan bagi mereka yang tidak menggunakan hak pilihnya. Alasan tidak terdaftar di Daftar Pemilih Tetap (DPT) adalah alasan utama. Namun, Anda bisa meminta formulir A5 kepada petugas KPPS untuk bisa menyalurkan suara Anda. Anda harus menunjukkan identitas yang masih berlaku seperti KTP, SIM, atau paspor.

Kampanye pilpres 2014 dilaksanakan pada 7 Juni sampai 5 Juli 2014. Tanggal 6 sampai 8 Juli merupakan masa tenang. Pada masa tenang ini semua alat peraga kampanye sudah harus dicopot. Pada masa tenang ini juga sudah tidak boleh ada iklan yang memuat tentang kampanye, baik di media cetak maupun elektronik.

Anda tentu sudah melihat, mendengar, dan mengamati sendiri tentang kedua calon pasangan. Anda bisa melihat profile, visi dan misi capres di internet. Anda juga bisa menilai pasangan mana yang menurut Anda bisa memimpin bangsa ini untuk 5 tahun ke depan melaui 5 kali debat capres/cawapres. Selain dari internet, visi, misi, dan program dari kedua pasangan capres/cawapres dapat Anda baca di TPS.

Siapapun yang nanti menjadi presiden untuk 5 tahun ke depan adalah pemimpin terbaik yang akan mengemban amanah dari rakyatnya. Siapapun yang terpilih harus kita hormati. Jika memang yang terpilih adalah pilihan Anda, maka Anda tentu senang, namun Anda jangan sampai ‘lupa daratan’. Jika yang terpilih bukan pilihan Anda, maka Anda juga harus lapang dada, menerima kenyataan.

Jika ada serangan fajar, ada tim sukses dari capres/cawapres tertentu yang memberikan sesuatu, misal uang, jangan diterima. Jika Anda menerima, maka harga diri Anda hanya seharga uang yang Anda terima. Jika hal itu terjadi, maka nasib bangsa ini 5 tahun ke depan hanya seharga uang yang Anda terima. Apakah Anda rela jika negara ini dihargai sekecil itu? Coba Anda berpikir yang cerdas. Jadilah pemilih yang cerdas.

Anda juga harus selalu waspada terhadap segala bentuk kecurangan dalam pilpres 2014. Anda sebagai pemilih yang bijak bisa melaporkan kepada Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) jika ada sesuatu yang mencurigakan atau kecurangan. Peran aktif Anda akan menentukan suksesnya pilpres 2014.

Pada dasarnya, kemenangan pada pilpres 2014 adalah kemenangan seluruh Bangsa Indonesia. Jadi, siapapun yang menang adalah kemenangan bersama. Jangan sampai ada adu jotos atau huru-hara. Jika hal itu terjadi, maka yang rugi adalah bangsa ini. Jika hal itu terjadi dan berlarut-larut, maka ini akan menjadi preseden buruk bagi pelaksanaan pilpres 2014.

Selamat mencoblos, apapun presiden pilihan Anda, ingat damai harus tetap dijaga. Jangan sampai ada pihak luas (asing) yang memanfaatkan hal-hal yang tidak kita inginkan untuk ‘memancing di air yang keruh’, mengadu domba bangsa ini.

Iklan

One response

  1. mbojosouvenir | Balas

    Semoga pesta demokrasi membawa Indonesia ke lebih baik lagi, Amiin

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: