Tradisi Pawai Taaruf Menyambut Ramadan di Pangkalpinang


aaPawai taaruf MANMarhaban ya Ramadan. Selamat datang bulan suci. Bulan yang dinanti-nanti toleh umat Islam sdi seluruh dunia telah tiba. Bulan yang penuh berkah, ampunan, dan pahala.

Berbagai daerah ada keunukan tersendiri menyambut datangnya bulan suci Ramadan. Salah satunya adalah di Kota Pangkalpinang, Provinsi Bangka Belitung. Sebenarnya tidak hanya di Kota Pangkalpinang saja yang selalu menyelenggarakan pawai taaruf di provinsi yang seumur dengan Banten dan Gorontalo ini. Di berbagai kecamatan di Kabupaten Bangka Tengah, Bangka, dan Bangka Barat juga mengadakan pawai taaruf. Namun, saya hanya meliput kemeriahan pawai hanya di Kota Pangkalpinang saja.

Kegiatan pawai taaruf menyambut datangnya bulan suci Ramadan di Kota Pangkalpinang ini diselenggarakan pada H-1 atau H-2 menjelang Ramadan. Penyelenggara kegiatan adalah Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkalpinang. Pada Pawai Taaruf 1435H ini saya berkesempatan meliput tradisi penyambutan Ramadan yang sudah lama turun-temurun dilaksanakan. Saya mengikuti dari awal mulai upacara sampai finish. Yuk kita simak liputannya.

Peserta kegiatan dari berbagai kalangan. Mulai dari sekolah tingkat Paud dan TK. Juga dari SD, SMP, SMA dan sederajat. Tak ketinggalan dari berbagai majelis taklim yang ada di Kota Pangkalpinang. Kegiatan ini rutin diselenggarakan tiap tahunnya.

Untuk menyambut bulan Ramadan 1435H atau tahun 2014 diselenggarakan pada tanggal 26 Juni 2014 mulai dari pukul 14.00 sampai 16.30 WIB. Start dan finish dari Alun-alun Taman Merdeka (ATM) Kota Pangkalpinang.

Adapun rute untuk tahun 1435H adalah ATM menuju jalan Merdeka melewati SMK Negeri 1. Dari simpang empat jalan Merdeka belok kiri menuju jalan Ahmad Yani (SD Negeri 3) melewati simpang empat Kacang Pedang. Setelah sampai di simpang empat jalan Muntok ke kiri ke jalan Masjid Jamik. Setelah sampai di simpang empat Ramayana belok ke kiri menuju jalan protokol yaitu jalan Jenderal Sudirman dan terkakhir finish di ATM.

Pawai diawali oleh peserta dari marching band MIN 2 Pangkalpinang, disusul peserta dari paud dan SD/MI. Banyak hal-hal unik yang saya jumpai. Mereka mengenakan seragam pakaian muslim ciri khas sekolahnya. Saya takjub dengan pakaian adat yang unik dengan membawa sepeda. Ada juga anak-anak dari 3 sekolah yang membawa telur yang dihias layaknya pada acara adat akiqoh di Bangka dengan warna-warni hiasannya.

Setelah rombongan paud dan SD/MI selesai disambut dengan rombongan dari SMP/MTs dan SMA/SMK/MA. Peserta pertama diawali marching band dari MAN Model Pangkalpinang. Disusul peserta dari SMP/MTs dan SMA/SMK baik negeri maupun swasta. Barisan terakhir adalah peserta dari berbagai majelis taklim yang ada di Kota Pangkalipang.

Berikut ini foto-foto hasil jepretan liputan saya.
aaPawai taaruf (upacara)aaPawai taaruf (MAN2)aaPawai taaruf (baju adat)aaPawai Taaruf (marchingband)aaPawai Taaruf (TK)aaPawai taaruf (TK2)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: