Enaknya Kakap Bakar Janti Terus Berenang


janti (santap kakap bakar)Akhir pekan ditambah libur di awal minggu membuat akhir pekan menjadi lebih panjang (long weekend). Seperti pada liburan pada Senin (31/03/2014) membuat kami sekeluarga ingin keluar mencari wisata kuliner yang enak di kantong dan juga nyaman untuk sekeluarga. Tak harus setiap minggu kita menikmati akhir pekan bareng keluarga. Sebulan atau dua bulan sekali juga tidak masalah. Yang penting tujuannya adalah untuk merefresh pikiran supaya semangat bekerja di pada minggu dan bulan berikutnya.

Pesan langsung bayar

Pesan langsung bayar

Salah satu tempat untuk mengisi long weekend kali ini kami ingin menikmati kuliner dengan konsep suasana pedesaan yang asri dan sejuk. Kami memutuskan untuk menuju ke arah kuliner Janti. Nama kuliner Janti memang sudah terkenal, tidak hanya warga Klaten, Jateng saja, namun juga daerah-daerah lain baik di sekitar Klaten maupun di luar kota, bahkan dari Yogyakarta (Jogja), Semarang, dan sampai Jawa timur, Jawa Barat, dan Jakarta.

Apa keunikan dari Janti sehingga sampai terkenal di luar kota? Sebenarnya tidak mewah, sederhana saja. Konsep kuliner yang berada di tengah persawahan yang sejuk. Yang tambah membuat terkenal dari Janti adalah di sini sebagian besar penduduknya mempunyai usaha kuliner yang berbahan ikan tawar. Sebenarnya tak semua dari Janti, namun karena orang lebih mengenal Janti, maka desa tetangga juga lebih terkenal dengan sebutan Janti.

Di Janti terdapat sebuah kampung (dukuh) yang 90 persen warganya berpenghasilan sebagai pengelola kuliner ikan tawar. Adalah Dukuh Mangunsuparnan, Desa Janti, Kecamatan Polanharjo, Klaten Jateng. Di sini sekitar puluhan kuliner berbahan utama ikan tawar, seperti ikan kakap, nila, emas, dan lele. Kuliner berbahan ikan tawar tersebut disajikan dengan cara dibakar atau digoreng sesuai dengan ciri khas kuliner di sini.

Sementara di desa tetangga Janti, juga tak kalah menarik dari Janti dalam hal kuliner ikan tawarnya. Sebut saja desa Wunut yang berada di Kecamatan Tulung. Memang di kedua kecamatan tersebut, baik Polanharjo dan Tulung sumber mata air sangat melimpah, sehingga sangat cocok untuk budidaya ikan tawar. Air bersumber dari mata air Cokro selalu mengalir sepanjang tahun. Bahkan di musim kemarau mata air tak pernah surut. Kondisi ini dimanfaatkan oleh warga untuk memelihara ikan air tawar dan sekaligus membuka bisnis kuliner.

Jika Anda dari arah Jogja, pada lampu merah pasar Delanggu ke arah kiri dan terus lurus, ikuti petunjuk ke Janti. Jika Anda dari arah Solo, pertigaan pasar Tegalgondo ke kanan dan ikuti petuntuk ke Janti. Jika lewat lampu merah juga bisa, tinggal ke kanan dan ikuti petunjuknya. Sementara dari arah Semarang, Anda masuk dulu kota Boyolali dan dari pertigaan SMA Bhineka Karya Boyolali masuk ikuti ke arah Klaten, dan ikuti ke arah Janti. Jika Anda dari luar kota dan kurang paham, silahkan tanya kepada penduduk, mereka akan memberi jawaban kepada Anda dengan ramah.

Pesanan diantar tidak sampai 10 menit

Pesanan diantar tidak sampai 10 menit

Dari sekian pengelola rumah makan (RM) air tawar yang ada, yang paling terkenal karena tempatnya yang besar dan juga ada kolam renangnya adalah RM Pancingan 1000 yang ada di Janti dan RM Pancingan 100 yang ada di Wunut. Kami berkunjung ke RM Pancingan 100 saja karena dari tadi sudah lapar dan kebetulan posisi sudah berada di dekat RM ini.
Mancing juga bisa

Mancing juga bisa

Di RM Pancingan 100 ini tempatnya luas dan berkonsep alam pedesaan. Tempat makannnya lesehan dan di kanan kiri dikelilingi kolam ikan. Anda bisa menyewa pancing untuk mancing sambil menunggu makanan. Sebenarnya tak lama untuk memesan makanan. Kami memesan makanan tidak sampai 10 menit sudah siap. Bahkan pada saat kami pesan, sebelum kami sampai di tempat lesehan minuman sudah duluan diantar keluarga yang sudah menunggu. Tinggal pilih saja nomor berapa mejanya, maka pelayan dengan ramah akan mengantarkan pesanan Anda. Kami memesan kakap bakar 2 kg, lele goreng 2 Kg, aneka gorengan tahu, tahu isi, tempe, kerupuk dan 2 kg yang dibawa pulang hanya sekitar 420 ribu saja. Itu sudah termasuk nasi dan untuk buah semangka gratis. Untuk bertujuh saya kira tidak mahal, apa lagi di sini Anda tidak hanya dilayani dengan ramah, tapi juga ada pelayanan yang lain.
Habis makan atau sebelum makan berenang biar seger

Habis makan atau sebelum makan berenang biar seger

Pelayanan yang lain yang kami maksud adalah ada kolam renang. Jadi sebelum makan Anda bisa berenang bersama keluarga. Air di kolam renang ini mengalir dari mata airnya, jadi sangat segar. Anda bisa bilang kepada kasir jam berapa makanan bisa diantar. Apakah langsung diantar, nunggu setelah berenang dulu juga bisa. Tinggal saja tunjukkan nomor mejanya.
Si kecil ingin berenang, tapi masih takut

Si kecil ingin berenang, tapi masih takut

Ambil pesanan untuk orang yang di rumah

Ambil pesanan untuk orang yang di rumah

Jika Anda tidak ingin kehabisan tempat, Anda bisa pagi datang atau hari sebelumnya pesan dulu. Karena di akhir pekan, apa lagi pada long weekend pasti penuh pengunjung. Jadi jangan sampai pas ke sana akan tetapi tempat sudah tutup. Sebenarnya masih ada tempat lain sih, tapi yang menyediakan kolam renang secara gratis tidak banyak. Kolam renang gratis inilah yang menjadi daya tarik pengunjung.

Udah dulu ya ceritanya, mau makan dulu ni, trus berenang bersama anak-anak. Pokoknya ikan kakap bakarnta enak dan mantap bener. Saya sendiri habis dua kakap bakar porsi besar tanpa nasi. Heee…heee…. Selamat makan.

———————————————————-
Jika Anda ingin berlangganan informasi dari blog ini melalui facebook Anda, silahkan klik tautan halaman (page) facebook berikut ini cauchymurtopo.wordpress.com kemudian klik suka (like) atau ikuti (follow) melalui twitter @CauchyMurtopo

Iklan

2 responses

  1. Wih enaknya, habis berenang langsung makan. 😀

  2. cuma sayang ketika lihat struk pembayaran..disitu tertulis menu/makanan yg tidak kita pesan (rambak,buah semangka,kacang)yg harus dibayar,,,tolong dong pengelola jgn SPT itu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: