Volcano Tour Setelah Erupsi Merapi


Kiri Gunung Merapi, kanan Gunung Merbabu. Foto diambil dari Desa Karangtalun, Karangdowo, Klaten

Kiri Gunung Merapi, kanan Gunung Merbabu. Foto diambil dari Desa Karangtalun, Karangdowo, Klaten

Anda masih ingat kapan Gunung Merapi erupsi (meletus)? Peristiwa yang sangat dahsyat tersebut terjadi pada 26 Oktober 2010. Berdasarkan sumber yang saya dapatkan dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Sleman, kronologi erupsi Merapi sebagai berikut.

Pukul 17.30 WIB, Agus Wiyarto, H. Tutur Priyanto (Relawan PMI) dan Yuniawan Wahyu Nugroho (wartawan Viva News) tiba di Kinahrejo untuk memberitahu dan membujuk warga agar turun karena telah terjadi erupsi Merapi ke arah barat 7 km. Saat itu Kinahrejo tampak ayem tenteram tidak mengetahui adanya ancaman erupsi Merapi yang sudah terjadi sejak pukul 17.02 WIB.

Dengan segala upaya mereka bertiga meyakinkan warga untuk segera turun dan meninggalkan dusun Kinahrejo ke barak pengungsian. Pukul 18.15 WIB, sirine tanda bahaya berbunyi, saat itu warga sedang menjalankan sholat magrib. Mobil Suzuki APV dengan nomor polisi AB 1053 DB menjadi satu-satunya kendaraan yang dipakai untuk mengevakuasi warga Kinahrejo. Karena keterbatasan kendaraan evakuasi, masih banyak warga yang tidak terangkut.

Pukul 18.40 WIB, setelah menurunkan warga di barak pengungsian Umbulharjo, Tutur Priyanto dan Yuniawan kembali naik menuju Kinahrejo untuk menyelamatkan lebih banyak lagi warga yang belum sempat terangkut. Pukul 18.50 WIB, mereka berdua tewas bersama terbakarnya mobil evakuasi di halaman rumah Mbah Maridjan diterjang awan panas dalam upaya menyelamatkan lebih banyak lagi nyawa manusia.

Dua puluh sembilan Oktober 2010 mobil evakuasi dipindahkan dari Kinahrejo ke Dusun Pangukrejo. Pada 5 November 2010 dini hari, mobil evakuasi diterjang erupsi besar Gunung Merapi siklus 100 tahun.

Itulah sepenggal kisah erupsi Merapi, masih banyak lagi kisah yang memilukan dari erupsi Merapi yang memakan banyak korban jiwa dan harta benda. Namun, setelah erupsi tersebut, kini Merapi tak hentinya dikunjungi oleh banyak orang untuk melihat kedahsyatan saat erupsi terjadi.

Saya dan teman-teman tiba di tempat parkir VT, puncak Merapi dibelakang saya tertutup kabut

Saya dan teman-teman tiba di tempat parkir VT, puncak Merapi dibelakang saya tertutup kabut


Ada baiknya untuk rencana Anda berwisata saya rekomendasikan ke Volcano Tour (VT) yang ada di Merapi ini. Anda bisa menyusuri Jl. Kaliurang dan langsung ke arah Merapi. Banyak paket yang ditawarkan dari obyek wisata alam VT ini. Anda pengin jalan kaki, naik ojek, menyewa motor, naik motor trail, atau naik jeep. Silahkan tentukan pilihan sesuaikan dengan kantong Anda.
Samping jalan menuju puncak adalah jurang dengan kedalaman mencapai lebih dari 100 m

Samping jalan menuju puncak adalah jurang dengan kedalaman mencapai lebih dari 100 m


Obyek wisata VT menawarkan paket wisata rumah Mbah Maridjan dengan jarak 1,5 KM dengan jasa ojek, sewa motor atau trail. Paket berikutnya obyek ke Watu Tumpeng dan Puncak Kinahrejo dengan jarak 1,5 KM dengan jasa ojek dan motor trail. Anda juga bisa mencoba obyek wisata Puncak Kaliadem dengan jarak 10 KM dengan jasa ojek, Jeep, dan motor trail. Obyek wisata yang lain adalah Watu Alien dengan jarak 5 KM dengan jasa ojek, jeep, dan motor trail. Selain museum rumah Mbah Marijan, Anda juga bisa mengunjungi Museum Mini bekas erupsi Merapi dengan jarak 4 KM dengan jasa ojek, jeep, dan motor trail. Terakhir, Anda bisa mengunjungi makam Mbah Maridjan dengan jarak 15 KM dengan jasa ojek, jeep, dan motor trail.
Motor trail yang siap berpetualang di Merapi

Motor trail yang siap berpetualang di Merapi


Jika Anda ingin menguji fisik, maka pilihan adalah jalan kaki. Bagi yang sudah terbiasa mendaki gunung, maka ini adalah pilihan tepat. Namun, bagi Anda yang tidak terbiasa, maka masih ada pilihan lain. Anda bisa naik ojek, untuk naik lebih atas lagi dari tempat parkir kendaraan. Ongkos naik ojek mulai 20 ribu rupiah per orang. Jika naik ojek Anda tidak bisa leluasa, karena Anda dibatasi waktu. Bagi yang ingin lebih lama lagi, Anda bisa menyewa motor dengan ongkos sewa hanya 30 ribu rupiah dan Anda bisa berdua. Anda bisa menyusuri jalan naik dan bisa ke rumah Mbah Maridjan yang sekarang sudah menjadi museum.
Kali Opak

Kali Opak


Namun, untuk ojek atau sewa motor Anda tidak bisa melalui jalan yang terjal seperti di Kali Opak (belakang rumah Mbah Maridjan) yang hanya bisa dilalui oleh kendaraan trail atau jeep. Untuk sewa trail mulai dari 50 ribu sampai 250 ribu rupiah, tergantung dari jarak dan waktunya. Untuk ongkos 50 ribu dengan motor trail, Anda mendapatkan jasa antar ke Puncak Kinahrejo, Batu Tumpeng, area material, rumah Mbah Maridjan, Museum Mobil dan Motor, dan Museum Gamelan selama 30 menit. Untuk ongkos 150 ribu Anda mendapatkan jasa antar menyusuri Kali Opak, Kali Gendol, Museum Mini, Batu Alien, Makam Masal, dan Menara Pandang Bunker Kaliadem selama 2 jam. Untuk onkos 200 ribu Anda mendapatkan jasa menikmati matahari terbit (sunrise) pada pukul 04.00-07.00. Setelah menkmati sunrise, dilanjutkan dengan menyusuri trek Kali Opak. Untuk ongkos 250 ribu, Anda mendapatkan jasa menyusuri kali opak, kali gendol, material panas, makam Mbah Maridjan, Menara Pandang, dan Bukit Glagahsari selama 3 jam.
Jeep yang siap berpetualang di Merapi

Jeep yang siap berpetualang di Merapi


Jika Anda ingin beramai-ramai, maka jeep adalah pilihan yang tepat. Untuk satu jeep bisa ditumpangi oleh 4 sampai 6 orang dengan okgkos 250 ribu untuk satu paket beserta sopir sudah disediakan. Jadi Anda tinggal duduk dan menikmati saja. Terdapat tiga paket untuk jasa transport jeep ini. Paket 1 melayani base camp terus ke Kali Opak, Dusun Petung, Batu Alien, Kaliadem, dan Mini Museum. Untuk paket 2 melayani Kali Opak, Dusun Petung, Batu Alien, Makam Mbah Maridjan, Mini Museum, dan Gardu Pandang Pos 1. Untuk paket 3 melayani Kali Opak, Dusun Petung, Batu Alien, Makam Mbah Maridjan, Bukit Glagah, dan Gardu Pandang Pos 1.
merapi (Mbah Marijan)
Puing-puing rumah Mbah Maridjan dijadikan museum kedahsyatan erupsi Merapi

Puing-puing rumah Mbah Maridjan dijadikan museum kedahsyatan erupsi Merapi

Mobil hangus yang dipakai untuk evakuasi di rumah Mbah Maridjan

Mobil hangus yang dipakai untuk evakuasi di rumah Mbah Maridjan

Dua motor hangus di rumah Mbah Maridjan

Dua motor hangus di rumah Mbah Maridjan

Tempat sujud Mbah Maridjan ketika meninggal

Tempat sujud Mbah Maridjan ketika meninggal

Masjid Al Amin berjarak sekitar 100 m dari rumah Mbah Maridjan setelah direnovasi sederhana

Masjid Al Amin berjarak sekitar 100 m dari rumah Mbah Maridjan setelah direnovasi sederhana


Anda pilih yang mana? Sebagai catatan, jika Anda ingin ke rumah Mbah Maridjan (sekitar 3 KM) dari puncak Merapi, hanya bisa dilakukan dengan jalan kaki, ojek, motor trail, atau menyewa motor karena jalannya yang sempit. Di rumah Mbah Maridjan terdapat dua motor dan satu mobil yang sudah hangus. Tempat sujud Mbah Maridjan saat meninggal juga diberi tanda untuk mengenang kepergian almarhum. Masjid Al Amin yang berjarak sekitar 100 m dari rumah Mbah Maridjan juga direnovasi meskipun sederhana.

Sebelum pulang, Anda bisa membeli oleh-oleh khas VT. CD tentang video kedahsyatan Merapi dijual dengan harga 80 ribu rupiah. Sementara foto-foto tentang evakuasi warga yang dibukukan seharga 30 ribu rupiah. Anda juga bisa membeli kaos dan muk dengan gambar Mbah Maridjan. Aneka souvenir, bunga kering, dan topi juga bisa Anda dapatkan sebagai oleh-oleh.
———————————————————
Jika Anda ingin berlangganan informasi dari blog ini melalui facebook Anda, silahkan klik tautan halaman (page) facebook berikut ini cauchymurtopo.wordpress.com kemudian klik suka (like) atau ikuti (follow) melalui twitter @CauchyMurtopo

Iklan

One response

  1. asik ya jalan2 di merapi, hmmm, pingin ngerasain nih pake motor ke atas sono …

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: