Keluarga MAN Model Pangkalpinang ke Jawa, Ada Apa?


MAN Model Pangkalpinang (MAN Pkp) adalah salah satu madrasah yang berada di wilayah propinsi Kepualuan Bangka Belitung (Babel). Diantara madrasah di Babel, MAN Model Pangkalpinang adalah satu-satunya madrasah aliyah negeri yang ada di kota Pangkalpinang yang paling dikenal masyarakat Babel.

MAN Pkp selama enam hari mengadakan kunjungan ke Jawa. Kunjungan ini memang kunjungan yang pertama kali sejak madrasah ini berdiri. Menurut kepala madrasah, Mardi, M.Pd.I. kunungan ke Jawa sudah direncanakan sejak lama, namun baru terealisasi sekarang karena banyak kendala. Kendala selain dana juga masalah waktu, karena jadwal kegiatan yang sibuk di MAN Pkp membuat kunjungan ke Jawa sulit untuk dilaksanakan. Kunjungan ke Jawa bertujuan selain untuk wisata juga yang paling penting adalah studi untuk kemajuan MAN Pkp. Studi ke MAN Malang III dan ke MAN Yogyakarta III (Mayoga).

Tidak semua guru dan karyawan MAN Pkp ikut kunjungan ke Jawa. Yang tidak ikut ini karena ada kegiatan atau kepentingan yang lain yang tak kalah pentingnya dengan kunjungan ke Jawa. Kunjungan ke Jawa diikuti oleh guru, karyawan, dan komite yang berjumlah 56 orang. Bagaimana cerita kunjungan MAN Pkp ke Jawa? Saya senang diberi kesempatan untuk meliput kegiatan ini. Berikut liputannya.

Hari pertama, 20 November 2013

Kami berangkat ke Surabaya melalui bandara Depati Amir Bangka dengan menumpang sebuah maskapai swasta nasional menuju bandara Soekarno Hatta (Sotta) pukul 12.00. Tiba di Sotta satu jam kemudian. Transit di Sotta lama juga, sampai di Surabaya sekitar pukul 21.00 karena delayed. Kami langsung menuju penginapan dan istirahat untuk menghimpun tenaga untuk esok hari.

Hari kedua, 21 November 2013

Makam Syeh Maulana Malik ibrahim (Sunan gresik)

Makam Syeh Maulana Malik ibrahim (Sunan Gresik)

Kunjungan pertama kami di Jawa Timur, tepatnya ke Surabaya. Setelah sarapan, kegiatan dimulai pukul 07.30. Kami mengunjungi makam Sunan Ampel, makam Sunan Giri, dan makam Sunan Gersik. Tak lupa kami juga menyempatkan diri untuk melihat Jembatan Surabaya-Madura (Suramadu). Kami seharian di Surabaya.

Yang membuat kami sangat senang dan tersanjung adalah ketika kami disuruh mampir di rumah Pak Onny yang ada di daerah dekat Jembatan Suramadu. Kesempatan ini tidak kami siasiakan. Kami tidak hanya mampir saja, namun ternyata jamuan makan malam juga sudah disediakan oleh keluarga Pak Onny. Terima kasih buat Pak Onny dan keluarganya atas jamuan makan malamnya. Setelah dari rumah Pak Onny, kami menuju Malang.

Jamuan makan malam di rumah Pak Onny Surabaya

Jamuan makan malam di rumah Pak Onny Surabaya

Hari ketiga, 22 November 2013

Kunjungan di MAN Malang III

Kunjungan di MAN Malang III


Seperti hari sebelumnya, setelah sarapan kami beranjak dari penginapan pada pukul 07.30 untuk mulai kunjungan ke beberapa tempat di wilayah Malang. Kunjungan pertama di MAN Malang III. Kami disambut luar biasa oleh keluarga besar MAN III Malang. Kami sangat beruntung karena kunjungan ke MAN Malang III masih pagi dan kegiatan belajar mengajar masih berlangsung, jadi kami bisa langsung mengetahui kegiatan di madrasah yang sangat terkenal di Malang ini. Kunjungan ke MAN Malang III kami akhiri sampai pukul 11.00.

Anda tentu mengetahui jika di Malang terkenal dengan apelnya. Nah, kunjungan berikutnya kami ke perkebunan apel. Kunjungan ke perkebunan di Selekta Batu Malang ini sangat menyenangkan. Selain cuaca yang sangat sejuk, kami juga bisa memetik buah apel yang biasanya hanya bisa kami beli di toko atau kios buah tanpa kami mengetahui pohonnya.

Berfoto di Taman Selekta

Berfoto di Taman Selecta


Selain terkenal dengan buah apelnya, ternyata di Batu ini kami juga dimanjakan dengan keindahan bunga-bunga yang dijual. Namun kami tidak bisa membelinya karena bunga tidak mungkin kami simpan di dalam bus yang kami bawa kesana-kemari karena jadwal kunjungan kami masih banyak. Tak hanya itu saja, di kota apel ini kami juga mengunjungi Museum Wisma Bakti sampai menjelang magrib.

Setelah istirahat, mandi dan makan, kami lanjut ke propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (Jogja) melalui propinsi Jawa Tengah (Jateng).

Hari keempat, 23 November 2013

Sebenarnya Solo bukan kunjungan kami, namun karena kami harus melewatinya, maka kami berkesempatan berkunjung ke budaya ini meskipun hanya sebentar. Kami tiba di Solo sekitar pukul 04.00 atau pas subuh. Kami istirahat di Kota asal Jokowi ini sebelum menuju Candi Prambanan. Kami hanya melewati Kraton Surakarta karena kunjungan di Solo hanya singkat. Mungkin karena terlalu pagi kami juga tidak bisa berkempatan untuk mengunjungi sentra batik di Laweyan, Kauman, Beteng Trade Center (BTC), Pusat Grosir Solo (PGS), atau ke Pasar klewer. Karena tempat-tempat tersebut buka sekitar pukul 09.00.

Berfoto di Candi Wisnu (Kompleks Candi Prambanan)

Berfoto di Candi Wisnu (Kompleks Candi Prambanan)


Kami menuju Candi Prambanan sekitar pukul 09.00. Perjalan ke candi yang terletak di Kabupaten Klaten perbatasan Jateng dan Jogja ini sekitar satu setengah jam. Begitu kami tiba di Candi yang merupakan warisan budaya dunia UNESCO ini kami sangat kagum. Anda bisa membaca tentang candi prambanan pada tautan di sini. Terbentuknya Candi Prambanan ini menurut legenda dari sebuah cerita rakyat tentang Puteri Loro Jonggrang. Cerita lengkap tentang legenda Candi Prambanan dapat dibaca pada tautan di sini.
Foto meninggalkan Candi Prambanan menuju Museum Candi

Foto meninggalkan Candi Prambanan menuju Museum Candi

Foto di depan Musemum Candi Prambanan (di depan Gamelan)

Foto di depan Musemum Candi Prambanan (di depan Gamelan)


Kami beranjak dari Candi Prambanan sekitar pukul 12.00. Sebelum ke Mayoga, kami istirahat makan siang dulu. Tiba di Mayoga sekitar pukul 14.00 dan kondisi Mayoga sudah selesai belajarnya. Kami juga tidak bisa bertemu dengan kepala madrasah karena menurut wakil kepala humas kepala madrasah sedang ada kegiatan di luar. Namun itu bukan menyurutkan studi kami ke madrasah aliyah yang paling favorit di Jogja ini.
Menuju Mayoga

Menuju Mayoga

Di aula Mayoga mendengarkan penjelasan dari humas Mayoga

Di aula Mayoga mendengarkan penjelasan dari humas Mayoga

Penjelasan visi, misi, kegiatan, dan program Mayoga

Penjelasan visi, misi, kegiatan, dan program Mayoga

Penyerahan cinderamata dari MAN Pkp ke Mayoga

Penyerahan cinderamata dari MAN Model Pangkalpinang kepada Mayoga

Penyerahan cindera mata dari Mayoga kepada MAN Model Pangkalpinang

Penyerahan cindera mata dari Mayoga kepada MAN Model Pangkalpinang


Selain kami diberikan penjelasan mengenai visi, misi, program dan kegiatan di Mayoga, kami juga diajak keliling kampus Mayoga yang sejuk dan asri ini. Kami diajak berkunjung ke perpustakaan Mayoga yang sudah bisa melayani secara online. Selain itu, kami juga diajak berkunjung ke praktik menjahit, karena salah satu pelajaran mulok di Mayoga adalah menjahit. Di tempat ini kami takjub dengan karya-karya pakaian dari siswa-siwi Mayoga yang berminat ke dunia fashion ini. Kami juga diberi bros satu per satu dari guru yang mengampu pelajaran menjahit ini.
Tempat praktik menjahit Mayoga

Tempat praktik menjahit Mayoga

Perpustakaan Mayoga

Perpustakaan Mayoga


Sekitar satu setengah jam kami bersilaturahmi di Mayoga. Kami lanjutkan perjalanan ke sentra industri batik yang ada di Jogja sampai matahari terbenam. Perjalanan hari ini kami akhiri setelah makan malam. Kami menuju ke penginapan untuk beristirahat menghimpun tenaga untuk kunjungan esok hari. Namun, bagi yang masih ingin jalan-jalan juga dipersilahkan.

Hari kelima, 24 November 2013

Seperti hari sebelumnya, setelah sarapan kegiatan dimulai pukul 07.30. Kunjungan pertama kami hari ini di kota gudeg ini diawali ke Kraton Yogyakarta. Kami sangat takjub dengan budaya masyarakat Jogja terutama di Kraton yang masih memegangnya diantara gempuran dari budaya asing. Penggunaan bahasa Jawa yang masih sangat kental di Kraton ini, meskipun pemandu menggunkan Bahasa Indonesia.

Kunjungan yang lain adalah ke Malioboro. Anda akan menyesal dan akan kecewa jika berwisata ke Jogja tidak ke Malioboro. Di sini banyak ditawarkan batik, aneka kerajinan yang unuk dari bahan-bahan yang sebelumnya mungkin tidak pernah kita pikirkan seperti eceng gondok, batok kelapa, dll.

Souvenirnya unik-unik

Souvenirnya unik-unik


Pasar Bering Harjo juga tak kalah menarinya untuk kami kunjungi. Pasar ini adalah pasar tradisional yang paling lengkap dan paling besar di jogja. Barang dagangan mulai sayuran, sembako, dan batik dijual di pasar yang menjadi ikon pasar di Jogja.
Belanja souvenir murah-murah

Belanja souvenir murah-murah


Perjalanan berikutnya kembali ke Jateng. Kali ini kami ke Candi Borobudur yang terletak di Magelang. Candi Borobudur memang banyak dikunjungi wisatawan domestik maupun manca negara. Kami sangat mengagumi candi yang juga merupakan warisan budaya dunia UNESCO dan juga menjadi keajaiban dunia ini. Kunjungan di Candi Borobudur sampai sore. Setelah makan malam kami melanjutkan perjalanan dengan jalur darat ke Jakarta.
Foto di atas di bawah Stupa Candi Borobudur

Foto di atas di bawah Stupa Candi Borobudur

Hari keenam, 25 November 2013

Di sisa-sisa tenaga kami, akhirnya sampai juga di Ibu Kota Jakarta. Setelah mandi dan sarapan kami berbelanja ke Mangga Dua. Mangga Dua merupakan salah satu wisata belanja favorit wisatawan baik domestik maupun mancanegara.

Tak lama di Mangga Dua, kami harus menuju Sotta, karena sekitar pukul 16.30 kami harus terbang pulang ke Negeri Serumpun Sebalai. Selamat tinggal Jawa. Kami akan merindukanmu. Banyak hal yang kami dapatkan dari Jawa. Budaya, keindahan, keramahan, namun yang tidak kami inginkan adalah kemacetan. Mungkinkah suatu saat nanti kami bisa mengadakan acara seperti ini lagi?

———————————————————
Jika Anda ingin berlangganan informasi dari blog ini melalui facebook Anda, silahkan klik tautan halaman (page) facebook berikut ini cauchymurtopo.wordpress.com kemudian klik suka (like) atau ikuti (follow) melalui twitter @CauchyMurtopo

Iklan

2 responses

  1. wahhhh asik ni mudah” banyk manfaat dan hasil nya agar bisa diimplementasikan langsung sehingga smkn bermakna bagi MAN Model Pangkalpinang

    1. Iya, Aziz. Kami juga reuni di Jawa.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: