Jalan-Jalan ke Pasar Tradisional Ternyata Asik Juga


Pasar adalah tempat bertemunya antara penjual dan pembeli. Di pasar para penjual dan pembeli bersepakat untuk bertransaksi. Kebanyakan transaksi barang pada pasar tradisional seperti barang kebutuhan sehari-hari. Sayur-mayur,buah, ikan, serta kebutuhan sehari-hari yang lain. Di pasar tradisional pembeli bisa menawar barang, tidak seperti di pasar modern atau mal barang sudah dibeli label harga.

Namun, tidak hanya barang kebutuhan sehari-hari saja yang dijual. Kambing, kencur, barang pecah belah, juga kelontong. Seperti pasar yang saya kunjungi kali ini, yaitu Pasar Nogosari, Boyolali, Jawa Tengah. Pasar ini sekitar 10 menit ke arah utara dari Bandara Internasional Adisumarmo Boyolali.

Jika berkunjung ke suatu tempat, saya suka ke pasar tradisional dimana tempat saya kunjungi. Biasanya ada ciri khas dari pasar tradisional tersebut. Ciri khas seperti barang yang diperdagangkan dan juga waktu buka pasar.

Seperti halnya pasar tradisional yang ada di jawa Tengah dan juga propinsi sekitarnya yang lain, Pasar Nogosari ini juga melayani transaksi secara besar tidak setiap hari. Pada hari pasaran Pon dan Kliwon (hari Pasaran) pasar ini melayangi transaksi perdangan yang lebih besar. Bagi Anda yang belum tahu, hari pasaran ada lima, yaitu pon, wage, kliwon, legi, dan pahing. Memang pasar buka tiap hari, namun hanya dua hari tersebut pada seminggu yang buka dengan transaksi perdagangan yang besar. Pada dua hari tersebut penjual dan pembeli membludak. Jika pada hari selain dua hari tersebut hanya barang sembako yang diperdagangkan, maka pada dua hari tersebut transaksi lebih dari itu.

Gerabah dan peralatan dapur tradisional

Gerabah dan peralatan dapur tradisional


Ada dijual kambing, kencur, kacang, pakaian, dan barang dangangan yang lain. Kencur dan kacang tanah adalah komoditas pertanian penduduk yang ada di wilayah Pasar Nogosari tersebut. Kedua komoditas tersebut tidak setiap hari Pasaran ada, karena kedua komoditas tersebut dipanen berdasarkan musiman. Pada saat musim kemarau biasanya sedang musim panen kencur dan kacang tanah.

Berbagai jenis kambing yang dijual di Pasar Nogosari

Berbagai jenis kambing yang dijual di Pasar Nogosari


Saya mencoba tanya harga kencurnya, untuk kualitas kencur lokal harganya enam ribu rupiah per kg dan kencur besar harganya tujuh ribu rupiah per kg. Sementara di paling timur pasar ini dijual kambing. Banyak kambing yang dijual, dari kambing etawa, kambing Jawa, juga ada kambing gembel (wedus gembel).

Penjual aneka anyaman dari bambu

Penjual aneka anyaman dari bambu


Di bagian barat dijual buah pisang dari berbagai jenis. Pada saat setelah lebaran, masyarakat di Jawa biasanya musim nikah. Penduduk yang ada di pedesaan jika kondangan membawa barang bukan uang, salah satunya adalah pisang.

Penjual kerupuk yang melayani pembeli

Penjual kerupuk yang melayani pembeli


Saya tertarik pada orang menjual tungku tradisional dari tanah liat dan juga peralatan dapur. Selain itu juga ada kerajinan dari bambu yang dianyam. Tak lupa saya juga mengambil gambar orang yang jual kerupuk.

Dua potong nagka ini harganya Rp 10.000,- ditambah bonus potongan yang lebih kecil

Dua potong nagka ini harganya Rp 10.000,- ditambah bonus potongan yang lebih kecil


Saya dari tadi mencari-cari orang yang jual buah nangka, karena sangat suka dengan nangka. Akhirnya saya temukan orang yang jual nagka. Ternyata tidak mahal, dua potong sepuluh ribu rupiah masih dikasih bonus.

Setelah dapat barang yang saya inginkan, saya pulang sambil menyusuri jalan yang ada di pasar. Ternyata jalan-jalan ke pasar tradisional mengasikkan.

——————————————————–
Baca juga:
Pasar Tradisional Ini Dimulai Sejak Matahari Terbenam
Piknik Tidak Harus Mahal (bagian 3): Pasar Minggu di Manahan
10 Pasar Tradisional yang Unik di Dunia
Keunikan Pasar Kampung Asam Kota Pangkalpinang
Tradisi Pasar Kaget Ramadan di Kota Pangkalpinang
——————————————————–
Jika Anda ingin mendapatkan informasi dari blog ini melalui facebook Anda, silahkan klik tautan halaman (page) facebook berikut ini cauchymurtopo.wordpress.com kemudian klik suka (like) atau ikuti (follow) melalui twitter @CauchyMurtopo

Iklan

2 responses

  1. Terimakasih banyak atas infonya sob. salam kenal aja

    1. Terima kasih juga sudah mengunjungi blog saya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: