HP Sebagai Hotspot


Hotspot Pribadi, dok ausbt.com.au

Hotspot Pribadi, dok ausbt.com.au

Kebutuhan mobile internet semakin hari semakin meningkat. Di manapun dan kapan pun kita dapat menikmati dunia maya dengan cepat dan nyaman tanpa harus dibatasi ruang dan waktu. Internet sudah menjadi kebutuhan hidup sehari-hari. Tanpa internet, manusia modern saat ini susah untuk berkembang. Sektor usaha, pendidikan, perbankan, dll menggunakan internet. Intinya, segala bidang saat ini sudah menggunakan internet untuk menjalankan operasinya.

Kebutuhan akan internet yang semakin pesat membuat banyak operator selular berlomba-lomba untuk memberikan layanan yang terbaik bagi pelanggannya. Ponsel (HP) sebagai layanan internet berbasis mobile saat ini yang paling banyak berkembang dan paling diminati. Selain dengan ponsel, ternyata para operator juga mengembangkan sayap pada bisnis dunia maya ini dengan modem sebagai sarana untuk mengaksesnya. Dengan persaingan yang amat ketat para operator selular mematok tarif untuk modem yang murah. Antara operator CDMA dan GSM saling berkompetisi dalam penjualan modem ini. Layanan mulai dari harga modem yang murah sampai tarif internet yang murah.

Namun demikian, dengan modem ini menyimpan kelemahan bagi penggunanya (user). Pengguna layanan internet dengan modem hanya bisa digunakan oleh satu pengguna saja. Misal modem dipasang pada Personal Computer (PC) maupun laptop atau tablet. Jadi, satu modem hanya bisa digunakan oleh satu pengguna. Ini berarti satu kartu hanya bisa digunakan untuk satu modem dan satu pengguna. Jika yang menggunakan banyak, maka juga dibutuhkan modem dan kartu yang banyak pula.

Berbeda dengan Hotspot yang yang bisa digunakan oleh banyak pengguna. Hotspot yang ada di tempat umum biasanya ada kelemahannya. Kebanyakan kita harus mengetahui user name dan password jika kita ingin menggunakan layanan Hotspot tersebut. Bahkan di beberapa kampus satu orang satu password dan biasanya menggunakan nomor induk mahasiswa atau nomor karyawan atau dosen pada kampus tersebut. Jika kebetulan Anda pada area Hotspot tersebut dan Anda ingin menggunakan internet dengan laptop Anda, maka ini menjadi hambatan jika Anda bukan Anggota Civitas Akademika kampus tersebut.

Kelemahan yang lain dari Hotspot untuk umum adalah jika banyak pengguna maka kecepatan akses internet akan turun. Internet yang seharusnya bisa kita akses karena suatu kepentingan yang sangat mendesak jadi membosankan dan menjengkelkan. Di mana-mana yang namanya gratis kebanyakan kualitasnya kurang baik, termasuk Hotspot gratisan. Namun demikian, tidak semua Hotspot gratisan seperti itu.

Untuk mengatasi masalah di atas, Anda bisa menggunakan ponsel pintar Anda (Smartphone) sebagai Hotspot pribadi. Jika pada Smartphone Anda berbasis Android, Anda bisa menggunakannya sebagai Hotspot. Anda harus masuk dulu ke Google. Setelah itu cari Google Play. Caranya cari “WiFi Portable Hotspot” atau “WiFi Hotspot” kemudian muncul seperti ini:
Portable WiFi
Pilih salah satu aplikasi yang gratis. Setelah itu instal dan Anda langsung bisa menggunakan Hotspot pribadi ini. Anda bisa memberi nama Hotspot pribadi sesuai dengan keinginan Anda. Untuk keamanan, Anda juga bisa memberikan password, jadi tidak setiap orang bisa menggunakan Hotspot pribadi Anda. Anda bisa mengganti password sesuka Anda jika password yang ada keamanannya kurang.

Sambil digunakan sebagai Hotspot, Smartphone Anda juga bisa digunakan untuk mengakses internet. Saya sarankan jika Smartphone Anda digunakan sebagai Hotspot, cari jaringan Wide Code Division Multiple Access (WCDMA) atau sering disebut dengan jaringan 3G. Lebih baik lagi di jaringan High Speed Downlink Packet Access (HSDPA) atau sering disebut dengan jaringan 3,75G. Jika Anda pada jaringan Enhanced Datarate for GSM Evolution (EDGE) atau yang sering disebut dengan jaringan 2,75G maka sering eror karena tidak bisa mengakses internet karena kecepatannya yang sangat rendah. Untuk satu pengguna gadget saja susah dan sering eror, apa lagi jika lebih dari satu gadget yang menggunakannya. Jika Anda di jaringan WCDMA atau HSDPA maka akan lancar. Namun lebih lebih baik lagi jika jaringan yang digunakan adalah Long Term Evolution (LTE) atau sering disebut dengan jaringan 4G. Namun saat ini di Indonesia belum luas jaringan LTE ini. Hanya di beberapa titik saja, itu pun terbatas di kota-kota besar.

Perlu diingat, bahwa jangkauan dari Hotspot pribadi dengan menggunakan Smartphone ini tidak jauh. Hanya sekitar 20 meter jika tanpa halangan. Berbeda dengan Hotspot yang di tempat-tempat umum bisa menjangkau sampai 100 meter. Tapi ini bisa menjadi solusi untuk mengatasi jika Anda pada area Hotspot umum namun kecepatan akses internet rendah alias lemot.

Saran lagi, jika Anda menggunakan Smartphone untuk Hotspot, sebaiknya Anda memilih tarif internet kuota. Anda bisa juga berlangganan. Ini lebih menghemat budget Anda. Jika Anda tidak berlangganan atau tarif internet kuota, maka Anda akan boros. Pulsa Anda akan cepat habis. Sebagai catatan terakhir, jika Anda sudah tidak menggunakan internet, maka matikan lalulintas data dan Hotspot. Ini bisa menghemat biaya dan juga baterai. Selamat mencoba ya.

Jika Anda ingin mendapatkan informasi dari blog ini melalui facebook Anda, silahkan klik tautan halaman (page) facebook berikut ini http://www.facebook.com/Cauchymurtopowordpresscom kemudian klik suka (like)
atau ikuti (follow) melalui twitter https://twitter.com/CauchyMurtopo

Terima kasih Anda sudah mengunjungi blog ini.

Iklan

2 responses

  1. Good banget. Kucoba. Emang hotspot di tempat umum sering lemot. Thanks.

    1. Terima kasih juga Faisal sudah berkunjung ke blog ini.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: