Jangan Sering Marah Karena Dapat Menyebabkan Penyakit Ini


Ilustrasi marah, doc hippshelp.com

Ilustrasi marah, doc hippshelp.com

Marah adalah ungkapan emosi seseorang karena sesuatu hal. Pekerjaan yang diperintahkan oleh atasan yang belum selesai pada batas waktu yang telah ditentukan sering membuat atasan marah kepada bawahannya. Pekerjaan yang selesai tidak sesuai dengan yang diharapkan juga dapat membuat atasan marah.

Kemarahan sering dilimpahkan dari satu orang ke orang yang lain karena ketidakpuasan dalam suatu hal. Masalah yang ada di rumah tak jarang dibawa ke tempat kerja, sehingga orang lain yang tidak mengetahui masalahnya menjadi sasaran kemarahan. Sebaliknya, karena pekerjaan di kantor yang belum selesai pada hal waktunya sudah mepet juga dapat menimbulkan kemarahan dan dibawa ke rumah. Sasaran kemarahan bisa anggota keluarga.

Karena marah tak jarang pekerjaan jadi terbengkalai. Pekerjaan yang seharusnya sudah selesai menjadi belum, pada hal pekerjaan lain sudah menanti. Marah bisa menyebabkan seseorang tidak berkonsentrasi dalam pekerjaan, belajar, dan lain-lain.

Jika ada masalah sebaiknya Anda menceritakan kepada seseorang yang menurut Anda bisa diajak curhat. Ini harus dilakukan supaya masalah Anda dapat teratasi dan Anda dapat berkonsentrasi lagi pada pekerjaan. Jangan sering marah karena hal tersebut tidak baik. Seperti yang saya kutip dari Vivalife(14/03/2013) ternyata marah menimbulkan berbagai penyakit sebagai berikut.

Jantung
Ketika amarah terjadi, jantung berdenyut lebih cepat. Jika Anda terus menerus marah, artinya jantung lebih rentan pada stroke. Untuk itu bagi para penderita jantung ada baiknya Anda menjaga suasana hati dengan berlatih yoga.

Gangguan tidur
Hormon dalam tubuh menjadi tidak stabil saat kita marah. Metabolisme pun menjadi kacau dan berefek pada kesulitan tidur atau insomnia.

Tekanan darah tinggi
Bukan hanya faktor makanan tak sehat yang menyebabkan tekanan darah naik. Meski hanya bersifat sementara, saat marah pun tekanan darah juga ikut naik.

Masalah pernapasan
Mereka yang marah rentan pada gangguan pernapasan seperti asma. Artinya emosi yang meledak-ledak membuat napas Anda terengah, dan memicu serangan asma.

Sakit kepala
Kemarahan juga memicu pembuluh darah berdenyut tak teratur. Kondisi ini dapat menghadirkan rasa sakit kepala akut.

Stroke
Stroke juga terjadi karena adanya gangguan fungsi saraf otak. Jika Anda marah berlebihan dan saat yang bersamaan tekanan darah menjadi naik, kondisi ini juga akan mengganggu sistem saraf.

Jika Anda ingin mendapatkan informasi dari blog ini melalui facebook Anda, silahkan klik link halaman (page) facebook berikut kemudian beri jempolkan Anda (like):
http://www.facebook.com/Cauchymurtopowordpresscom
atau ikuti (follow) melalui twitter https://twitter.com/CauchyMurtopo

Terima kasih Anda sudah mengunjungi blog ini.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: