Penipuan Jual Beli Online, Pelaku Meniru Situs Aslinya


Alur RekBer

Alur RekBer

Bagi orang yang sibuk, berbelanja secara online untuk mendapatkan barang yang diinginkan merupakan pilihan yang tepat. Tidak hanya barang untuk kebutuhan pribadi saja, melainkan juga barang untuk kantor. Barang-barang kantor yang dapat dibeli secara online misalnya komputer, laptop, dan lain-lain.

Seperti yang sering dilakukan oleh Mr. SK seorang karyawan BUMN yang bertugas di Manado ini sering membeli barang secara online. Barang yang pernah dibeli secara online oleh Mr. SK antara lain ponsel, buku, majalah, dan bahkan sandal. Sedangkan untuk barang-barang keperluan kantor yang sering dibeli secara online adalah laptop dan alat ukur listrik.

Mr. SK biasanya membeli barang yang ia beli secara online langsung dibayar tanpa berpikir terjadi penipuan. Ia percaya dengan harga dan kualitas barang yang ia beli jika barang tersebut harganya tidak terlalu jauh dari harga di pasaran. Maksudnya harga barang tersebut tidak terlalu murah dari harga di pasaran. Menurutnya yang perlu dicurigai adalah jika barang yang dijual secara online harganya didiskon 25% ke atas lebih murah dari pada harga di pasaran. Jika harganya didiskon 25% atau lebih, maka Mr. SK menggunakan jasa Rekening Bersama (RekBer).

Mr. SK hampir mengalami penipuan membeli barang secara online. Kali ini ia membeli laptop untuk kantor. Sebagai informasi, Mr. SK bekerja di daerah kepulauan, dari kota Manado masih harus transpor lewat laut. Ini membuat ia kesulitan jika membeli barang ke Manado dan harus membawa barang tersebut ke kantornya karena repot membawanya. Biaya dan waktu perjalanan menjadi kendala.

Suatu saat Mr. SK ingin membeli laptop untuk kantor. Seperti biasa ia mencari barang yang ia inginkan lewat internet. Ia melakukan pencarian di google dengan kata kunci “laptop murah” maka didapatkan beberapa situs yang memuat kata kunci tersebut. Dari beberapa situs penjualan online yang ia kunjungi hasil googling tadi situs xxxponsel.com yang ia pilih. Situs ini ia anggap menjual barang yang ia inginkan dengan harga paling murah diantara harga di situs-situs yang lain. Yang membuat ia tertarik karena harganya didiskon 50% malah bisa lebih dari harga di pasaran.

Setelah Mr. SK cocok dengan fitur dan harganya akhirnya ia menelpon nomor ponsel yang tertera pada situs jual beli online tadi. Tapi kali ini ia masih ragu karena harga sangat jauh dari harga di pasaran. Akhirnya ia memilih melakukan pembayaran melalui RekBer. Pihak penjual di situs xxxponsel.com juga menyetujuinya.

Situs xxxponsel.com beralamat di Batam, Mr. SK juga pernah bekerja di sana dan hafal benar dengan daerah Batam. Mr. SK curiga karena nama toko dan alamat yang tertera di xxxponsel.com sepertinya palsu. Jadi situs resminya dibajak. Nama tokonya memang benar dan alamat juga benar akan tetapi penggunaan huruf besar yang tidak sama. Toko yang asli semua nama toko huruf kecil, akan tetapi yang palsu huruf pertama huruf besar dan yang lainnya huruf kecil. Jadi nama toko yang ada di situs xxxponsel.com palsu, mirip dengan yang asli. Jika pembeli tidak jeli maka akan tertipu.

Mr. SK sudah terlanjur membanyar dengan mentransfer 3,5 juta rupiah melalui RekBer bukan rekening penjual karena pada kesepakatan jual beli melalui RekBer. Perlu diketahui bahwa RekBer adalah jasa penghubung antara penjual dan pembeli. Rekening Bersama (RekBer) adalah perantara atau pihak ketiga yang membantu keamanan dan kenyamanan transaksi online Anda. Sebagai pembeli, Anda tidak perlu ragu untuk bertransaksi atau merasa was-was ketika barang yang dibeli tidak kunjung datang. Sementara sebagai penjual, Anda tidak perlu bersusah payah membangun reputasi dan juga terhindar dari kecurigaan-kecurigaan berlebihan sehingga mengakibatkan barang yang diiklankan secara online susah terjual. Maka untuk menjembatani penjual dan pembeli online, dibentuklah Rekening Bersama (RekBer).

Satu hari tidak ada informasi barang dikirim lalu Mr. SK hubungi penjual. Penjual tidak mengirim barang karena menurutnya RekBer merepotkan. Akhirnya penjual minta DP 50% kepada Mr. SK, kata penjual, uang yang dari RekBer akan diambil 50%. Ini hanya taktik supaya Mr. SK mentaransfer penjual tadi dan akan menipunya. Mr. SK bingung, akhirnya ia konfirmasi ke RekBer dan pihak RekBer menanyakan nomor rekening penjual di situs xxxponsel.com tadi. Setelah dicek pihak RekBer ternyata nomor rekening tersebut tidak terdaftar di RekBer. Pihak RekBer menyarankan kepada Mr. SK untuk membatalkan.

Setelah dibatalkan akhirnya ia mendapatkan uangnya dengan hanya terpotong 20 ribu rupiah untuk jasa administrasi. Perlu diketahui untuk transaksi 2 juta sampai dengan 5 juta kurang satu rupiah dikenakan biaya administrasi 20 ribu rupiah seperti yang dilakukan oleh Mr. SK. Penjual menelpon terus kepada Mr. SK, tapi ia tidak menanggapinya.

Dari kasus di atas, dapat saya analisis dan sarankan sebagai berikut.

1. Cek nama toko di google. Jika Anda ingin melakukan transaksi pembelian melalui online dengan googling dengan kata kunci bukan nama toko, misal “laptop murah” seperti Mr. SK tadi maka setelah Anda mendapatkan nama tokonya cari juga nama toko tersebut di google dengan kata kunci nama toko tersebut. Maka akan muncul beberapa nama toko dengan kata kunci tersebut. Jika ada nama toko yang sama, maka hanya satu yang Asli. Cek Satu persatu dengan menghubungi nomor telpon atau ponsel yang ada di masing-masing situs tersebut.

2. Pembayaran melalui RekBer. Untuk transaksi di atas 500 ribu rupiah sebaiknya melalui RekBer. Ingat, jangan sembarang membuka situs rekber, jika Anda mencarinya melalui googling dengan kata kunci “rekber” maka akan banyak situs mirip RekBer. Termasuk juga ada yang blog. Situs yang asli adalah http://www.rekber.com atau http://www.rekeningbersama.com.

3. Cek rekening penjual ke RekBer. Sebelum Anda melakukan transaksi sebaiknya cek apakah rekening penjual bekerja sama dengan RekBer atau tidak. Jika suatu toko online yang bekerja sama dengan RekBer ganti rekening maka akan diberi tahu kepada pembeli.

4. Tidak setiap toko online bekerja sama dengan RekBer. Jadi Anda harus berhati-hati karena toko online yang tidak kerja sama dengan RekBer belum dijamin keamanannya dalam bertransaksi. Apa lagi jika Anda bertransaksi di atas 500 ribu rupiah.

5. Prosedur RekBer. (1) Pembeli dan penjual sepakat menggunakan rekening bersama. (2) Setelah itu pembeli mentransfer dana ke rekening bersama. Hubungi pihak RekBer jika Anda (pembeli) sudah mentransfer dana ke RekBer. (3) Setelah dana masuk pihak RekBer akan konfirmasi kepada Anda. (4) Penjual mengirimkan barang kepada Anda. (5) Setelah barang Anda terima konfirmasikan ke pihak RekBer. (6) Pihak RekBer kemudian mentransfer dana kepada pihak penjual. (7) Dan terakhir penjual ke pihak RekBer jika dana sudah masuk.

Apa yang saya tulis bukanlah mengiklankan pihak RekBer, akan tetapi dari pengalaman Mr. SK tadi alangkah baiknya jika Anda bertransaksi dalam pembelian online ada yang menjamin keamanannya. Dengan demikian, Anda tidak khawatir jika barang tidak akan sampai di tangan Anda.

Jika Anda ingin mendapatkan informasi dari blog ini melalui facebook Anda, silahkan klik link halaman (page) facebook berikut kemudian beri jempolkan Anda (like):
http://www.facebook.com/Cauchymurtopowordpresscom
atau ikuti (follow) melalui twitter https://twitter.com/CauchyMurtopo

Terima kasih Anda sudah mengunjungi blog ini.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: