Hati-hati Beriklan di Situs Jual Beli Online


Ilustrasi iklan jual rumah di situs jual beli online

Ilustrasi iklan jual rumah di situs jual beli online

Jaman sekarang ini orang jual beli tidak harus beranjak dari tempat duduk. Uang untuk membeli barang tidak harus diberikan kepada punjual secara tunai. Melalui media internet hal tersebut bisa dilakukan. Namun apakah jual beli yang demikian selalu aman untuk dilakukan?

Berhati-hatilah jika Anda ingin melakukan jual beli secara online. Akhir-akhir ini beberapa kali berita terjadi penipuan pada jual beli online. Pihak korban adalah pembeli (customers) yang dibohongi. Beberapa kejadian pembeli sudah mentransfer sejumlah uang akan tetapi barang juga tak kunjung sampai kepada alamat pembeli. Selain itu ada juga penipuan terjadi pembeli mendapatkan barang yang tidak sesuai dengan barang yang dikirim oleh penjual.

Kali ini berbeda dengan kasus di atas. Hati-hati jika Anda beriklan gratis di situs jual beli online. Kali ini yang jadi korban malah orang yang akan menjual barang, orang mengiklankan produnya di situs jual beli online. Memang yang menipu bukan admin pada situs jual beli online, akan tetapi orang yang akan membeli barang.

Berikut ini akan saya paparkan penipuan yang dialami oleh seseorang yang mengiklankan rumah untuk dijual di situs jual beli online. Saya kutip dari sebuah status di jejaring sosial pada sebuah group facebook beberapa waktu yang lalu yang sudah saya sensor ceritanya untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Berikut ceritanya.

Ini kejadian yang saya alami sendiri. Saya memang menjual rumah saya di Kota B, saya upload melalui sebuah situs online di Indonesia. Tak sampai 2 hari ada yang sms saya dari 08389665xxxx dengan isi;

Maaf, sy ibu sulastri yg kemarin liat RUMAH nya, mrasa cocok dan berminat, jd umtk masalah harga silahkan hubungi suami sya. Mr.H.X di no 08121916xxxx. Trims.

Setelah saya hubungi nomor yang tertera, dia mengaku bernama Mr.H.X. mengaku sudah melihat rumah saya dan merasa cocok, hari itu juga dia menawarkan dengan bahasa yang halus, untuk tanda jadi sebesar Rp 10juta. Malam itu juga dia mau transfer ke rekening niaga saya melalui bank M dia ke bank N saya.

Singkat cerita, dia menelpon beberapa kali, karena saya dalam perjalanan ke rumah (1,5 jam), saya abaikan telponnya. Sesampai di rumah, dia telpon lagi, dan minta saya untuk cek ke ATM, apakah uangnya sudah diterima, alasannya karena dananya besar. Sampai sini saya masih belum curiga, saya beranggapan, namanya orang udah transfer pasti dia berkepentingan untuk memastikan keamanan uangnya. Sudah sampai atau belum.

Saya jawab, saya akan cek ke internet banking, karena saya punya akun dari internet banking bank N, jadi transferan atau aktivitas apapun pasti terlihat. Saya cek, tidak ada perubahan dana. Dia telpon lagi dan menanyakan hal itu, lalu dia menanyakan lagi uang saya sebelumnya berapa dan sekarnag ada berapa.

Disinlah saya merasa tidak enak, ngapain coba dia menanyakan rekening saya, akhirnya tidak saya jawab, saya bilang saja yang jelas tidak ada perubahan saldo di rekening. Lalu dia ngotot untuk memaksa saya ke ATM, untuk cek langsung. Oke, saya turuti, karena ATM bank N memang tidak terlalu jauh, setelah sampai, saya cek, memang tidak ada dana masuk sama sekali. Saya tidak membawa handphone, karena malas nih orang bawel sekali, pikir saya.

Sampai di rumah, istri saya bilang bahwa orang tadi menelpon lagi dan dengan nada kurang simpatik, menanyakan kemana saya, berapa lama balik, trus kok tidak bawa handphone, trus apa ada handphone yang lain.

Intinya istri saya agak tersinggung atas nada suaranya yang tinggi.

Disini kecurigaan saya menguat, tapi saya masih tidak yakin ini penipuan.

Kemudian saya cek lagi internet banking bank N, memang tidak ada. Dan dia (Mr.H.X) nelpon lagi, dia bilang dia akan mengadu ke Call Center bank M, sementara dia menelpon, saya diminta untuk ke ATM bank M (bukan ATM bank X) saja, agar dipandu untuk cek saldo dan transfer.

Oke, saya ke ATM lagi, tapi kali ini ke ATM bank M, sesuai permintaan si penipu ini. Kemudian dia telpon lagi, dia bilang akan melakukan conference call (trimitra/telpon bertiga) ke bank M untuk pengaduan, kenapa dana 10 juta nya tidak bisa saya terima.

Saya dengar pembicaraan dia dengan “Customer Service bank M” yang disebut dengan M call (saya beri tanda kutip).

‘halo M call, saya yang tadi, ini Pak Rocky mau bicara’

NAAAHHH kecurigaan saya makin menguat, kalau Anda pernah menelpon M call, Anda akan sangat kecil kemungkinan untuk mendapatkan operator yang sama setelah menelpon untuk kali kedua atau ke tiga, karena itu adalah layanan hunting, operatornya bisa 100-200 orang per hari.

Mana bisa dia mendapatkan orang yang sama, harusnya dia memberi penjelasan ulang ke operatornya.

Setelah itu orang M call nya ngomong ke saya, dia menyuruh saya untuk cek saldo ATM bank N saya di ATM bank M (bukan bank N), dan menyuruh saya mengucapkan saldo tersisa, tentu saja tidak saya turuti, lalu dia mengaku sistemnya bank M memang sedang ada masalah, jadi saya diminta untuk pull (tarik) dana, melalui transaksi lain, lalu ada pilihan transfer dana, kepada rekening, dan jumlah, untuk jumlah, dia minta ketika angka 09837632, atau berapa saya lupa, perhatikan angka 0 yang diminta, saat kita mengetik angka 0 di menu jumlah yang ditransfer, maka angka 0 akan hilang, jadi akan tertampil 9837632, artinya adalah uang sembilan juta lebih!!

Dan bila Anda pencet OK, maka TIDAK ada konfirmasi/layar yang bertuliskan bahwa ‘dana akan ditransfer sejumlah sekian ke rekening atas nama bla bla’, berbeda dengan bila kita cek di ATM bank M pakai kartu ATM bank M, pasti ada konfirmasi itu sebelum dana dikirim.

UNTUK ATM BER***A TIDAK ADA KONFIRMASI ITU SEBELUM DANA DIKIRIM!!!! HATI2!!!

Inilah yang dimanfaatkan penipu itu.

Untungnya, alhamdulillah di detik terakhir saya sadar bahwa ini semua adalah penipuan, saya juga terperanjat dan sampai keluar keringat dingin, saya tidak pencet tombol OK. Saya matikan telpon saya.

Dana saya aman, tapi kurang dari satu langkah saja, saya akan kehilangan uang 10 juta rupiah… inna lilahi wa innailihi rajiunn….

Si penipu telpon lagi dan akhirnya saya maki2 habis2an, tapi telpon nya langsung ditutup.

Ya ampuuuunnn…. gumam saya…. sampai kasir di Mini Market nanya ke saya ada apa kok saya maki-maki…? Saya ceritakan dan dia bilang pernah ada yang persis kaya saya, sampai nangis di depan Mini Market tersebut. Dia kehilangan 10 juta kurang, persis sekali dengan yang hampir saya alami… Astaghfirullah…

Buat Anda semua yang baca, hati-hati akan hal ini ya, jangan sampai terjadi pada Anda atau keluarga Anda atau teman-teman Anda karena modus ini sudah marak…

Si penipu ini niat sekali nipunya, dia membuat ‘M CALL” palsu beserta operatornya yang juga penipu, sampai ada rekaman lagu M call juga persis, dan ada ‘automatic tone’, yang kita disuruh pencet satu untuk Indonesia/Inggris dll, baru tersambung ke operatornya, MIRIP!

Oiya silahkan share postingan ini, bukan hoax dijamin, dan hati-hati juga memasang iklan di situs jual beli online. Cukup banyak mahluk biadab yang login yang siap sedia menipu ratusan mungkin ribuan yang posting disana.

Semoga para penipu itu bertaubat, dan bapak polisi mengambil tindakan yang sesuai kaidah hukum di Indonesia… Amin…

Modus ini sering digunakan penipu untuk jual beli properti, mobil dan benda-benda berharga lainnya.
WASPADALAH!!

—–
Semoga Bermanfaat dan Dapat Diambil Ilmu & Hikmahnya …

Cerita di atas adalah kejadian yang dialami oleh seseorang yang hampir kena tipu. Jika para pembaca mempunyai pengalaman serupa bisa menuliskan di bagian kolom komentar biar dibaca juga oleh pembaca yang lain. Biar tidak ada lagi penipuan seperti di atas.

Jika Anda ingin mendapatkan informasi dari blog ini melalui facebook Anda, silahkan klik link halaman (page) facebook berikut kemudian beri jempolkan Anda (like):
http://www.facebook.com/Cauchymurtopowordpresscom
atau ikuti (follow) melalui twitter https://twitter.com/CauchyMurtopo

Terima kasih Anda sudah mengunjungi blog ini.

Iklan

4 responses

  1. Harus hati-hati dan waspada ni. Soalnya sering juga iklan di situs jual beli online. Makasih Gan atas infonya.

    1. Terima kasih Pandu atas komentarnya. Suka beriklan di situs jual beli online juga ya? Hati-hati saja, terutama pada saat transfer uang. Situsnya sih ga ada masalah, tapi pembayarannya yang lewat ATM itu yang harus berhati-hati.

  2. btw infonya keren and berguna. , Abla

  3. Thanks for sharing excellent informations. Your site is very cool. I’m impressed by the details that you have on this website. It reveals how nicely you perceive this subject. Bookmarked this website page, will come back for more articles. You, my pal, ROCK! I found simply the information I already searched everywhere and simply could not come across. What a great web site.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: