Bermain Ngeplek Merpati


Bermain Ngeplek

Bermain Ngeplek


Merpati adalah salah satu jenis aves yang cerdas. Merpati juga dikenal sebagai binatang sosial yang sering berkumpul. Di alam banyak spesies merpati dari berbagai belahan dunia. Diantara spesies mermati tersebut antara lain Merpati Pos, Merpati Hias, dan Giant Pigeon yang diambil dagingnya. Untuk merpati yang bisa “Ngeplek” biasanya spesies Merpati Balap Sprint dan Merpati Balap Tinggian.

Ngeplek adalah permainan yang menggunakan merpati dan biasanya dari spesies Balap Sprint dan Balap tinggian. Permainan ini dimainkan oleh dua orang dan sepasang merpati. Orang pertama disebut sebagai joki memegang merpati yang betina dengan tangan kanan atau kiri. Merpati betina dipegang kaki sampai dadanya kemudian “digaber” (dinaikkan dan diturunkan berulang-ulang sehingga sayap merpati betina bergetar dan mengepak). Sementara orang yang kedua disebut sebagai asisten joki memegang merpati jantan dan membawanya ke tempat yang jauh, bisa sampai 200 m, 500 m, bahkan 1 km sampai 3 km. Merpati jantan kemudian dilepaskan dan ia akan menghampiri merpati betina.

Cara Memilih Merpati yang Bagus

Merpati yang digunakan untuk ngeplek tidak sembarang merpati. Berikut cara memilih merpati yang bagus untuk ngeplek:

Untuk Merpati Jantan
1. Merpati yang bagus untuk dikeplek tergantung dari pejantan. Merpati jantan yang bagus bermata jagung, jika didekatkan pada betina titik hitam pada mata akan mengecil dan membesar.
2. Pilih tulang dadanya yang sampai sumpit (alat kelamin jantan).
3. Pilih merpati yang mempunyai otok sayap kuat, bulu sayap kecil dan rapat serta lebih baik bulu primer (bulu di dalam ketiak sayap) sedikitnya 10 helai.
4. Pilih merpati yang mempunyai kepala agak besar, itu pertanda merpati cerdas.
5. Pilih merpati yang mempunyai leher sedang dan proporsional dengan tubuhnya.

Untuk Merpati Betina
1. Pilih merpati yang lenjeh, artinya jika didekati pejantan akan mengangguk-anggukkan kepala dan menggetarkan sayapnya.
2. Pilih merpati betina yang sudah bertelur butir kedua.

Cara Menjodohkan Merpati
Sebelum sepasang merpati bisa dikeplek, ada cara yang harus dilalui supaya dalam permainan ngeplek bagus dan dapat dari jarak yang jauh. Berikut langkah-langkahnya:
1. Dampingkan jantan dan betina dalam satu kandang selama 3 hari.
2. Hari keempat pagi mandikan dan jemur bersama .
3. Setelah bulu kering isolasi sepasang merpati tersebut dengan memasukkannya ke dalam kardus yang telah deberi lubang selama 3 hari.
4. Pada waktu memberi makan keluarkan dari kardus, beri makan 3X sehari.
5. Keluarkan sepasang merpati dari kardus pada hari keempat dan tempatkan di kandang biasa.
6. Jika merpati sudah “nggiring” (sudah menjadi pasangan) biasanya ditandai dengan “mbekur” (mengeluarkan suara birahi) maka latih merpati jarak dekat, misal naik dan turun kandang.
7. Masukkan lagi sepasang mermati ke dalam kardus seperti di atas selama 3 hari lagi.
8. Jika jantan sudah mau mengikuti betina yang dikepakkan sayapnya, maka sudah bisa dilatih dalam jarak dekat, misal 3 meter.
9. Lebih baik jika ada dilatih dengan merpati yang banyak pasangannya.
10. Jika jantan sudah mau hinggap di tangan joki itu tandanya sudah bisa dikeplek dan sudah “keket” (jantan jinak pada betina), sepasang merpati tersebut bisa dikeplek.

Perawatan Merpati

Perawatan sepasang merpati keplek berbeda dengan merpati yang biasa. Mandikan merpati seminggu dua kali. Mandi dilakukan pada pagi hari sekitar jam delapan. Setelah selesai dimandikan, jemur sepasang merpati tersebut sampai jam sepuluh. Sambil dijemur, beri makan dan minum.

Untuk makanan merpati keplek campur jagung, beras merah, kedelai, dan padi ketan dalam satu wadah. Beri minum air putih matang dan ganti setiap hari. Jangan lupa beri jamu supaya sehat dan bagus dikeplek.

Jamu dibuat dari rimpang kencur, rimpang kunci, umbi rumput teki, kunyit, dan sedikit jahe. Ramuan tersebut ditumbuk sampai halus kemudian dikeringkan. Jika mau dibuat tablet buat kecil-kecil sebesar biji jagung. Jika dibuat bubuk/tepung untuk campuran minum sesudah kering tumbuk lagi sampai halus. Ulangi lagi menumbuk sampai menjadi tepung. Pada waktu menumbuk yang pertama lebih baik jamu campur dengan sebutir telur bebek yang diambil kuningnya saja dan madu.

Komunitas Ngeplek

Komunitas Ngeplek RIPCRUM sedang bermain ngeplek

Komunitas Ngeplek RIPCRUM sedang bermain ngeplek


Salah satu permainan “Ngeplek” Merpati yang ada di Surakarta adalah Surip Community Racing Merpati (RIPCRUM). Menurut ketuanya Surip nama merpati yang lagi diincar saat ini dari keturunan Sri Rama. Komunitas ini beranggotakan dari anak sekolah SD sampai orang dewasa yang sudah bekerja. Mereka biasanya bermain pada hari Minggu pagi dan sore di areal persawahan.
Pasangan merpati yang siap dikeplek

Pasangan merpati yang siap dikeplek

Para anggota RIPCRUM biasanya mempunyai merpati tidak hanya sepasang yang bisa untuk bermain. Merpati diberi aksesoris seperti gelang dan peluit. Cincin biasanya dipasang pada salah satu kaki. Pada cincin biasanya tertulis nama peternak atau nomor ponsel peternak, ini untuk kepentingan promosi merpati tersebut dari keturunan peternak mana. Selain itu ada juga nomor balap. Peluit atau sering disebut “sawangan” dipasang dengan dijahit dibulu ekor pejantan. Merpati yang diberi peluit adalah jenis Balap Tinggian. Pada waktu ngeplek, merpati jenis ini dapat dilepas dari jarak beberapa kilometer. Fungsi peluit adalah supaya jika terbang dan kena angin maka peluit akan berbunyi. Ini akan menambah semarak dalam permainan.

Merpati jantan diberi cincin pada kaki dan peluit pada ekornya

Merpati jantan diberi cincin pada kaki dan peluit pada ekornya

Anda tertarik untuk bermain Ngeplek Merpati? Anda dapat bergabung dengan komunitas ini.

Iklan

14 responses

  1. Hidup untuk RIPCURM. Boleh ikut main?

  2. Hidup untuk RIPCURM. Boleh ikut main? Kl boleh ntar ke Solo.

    1. Makasih atas komentarnya Pandu. Ikut main saja.

  3. Untuk apa pake ngiket sayap segala ? kan mau di bekap ?

    1. Terima kasih Vj atas kunjungan di blog saya. Maaf, saya juga tidak tahu, saya nulis berdasarkan keterangan dari ketua RIPCRUM. Nanti saya tanyakan jika saya bertemu lagi dengan orangnya.

  4. Kak garga merpati paling murah berapa yw???

    1. Terima kasih sudah kunjungi blog saya. Maaf kalau soal harga saya tidak tahu. Saya nulis ini berdasarkan wawancara dari ketua RIPCRUM. Nanti kalau saya ketemu lagi orangnya saya tanyakan. Masukkan no HP melalui inbox di Facebook saya Cauchy Murtopo atau Twitter saya @CauchyMurtopo.

  5. Regane ngunu kwi pranan maz??

    1. Maaf, pertanyaannya saya tidak mengerti bahasanya.

      1. klo mau ngeketkan anakan merpati caranya gimana

      2. Maaf, kalau yang itu saya tidak tahu, saya nulis berdasarkan wawancara ketua RIPCURM, Anda bisa tanya langsung pada komunitas ini atau komunitas “ngeplek” merpati yang lain yang dekat dengan tempat tinggal Anda. Saya susah menjumpai orangnya, karena pada waktu itu saya melintas di jalan yang pada waktu itu kebetulan lagi pada bermain “ngeplek” kemudian saya wawancara ketuanya.

  6. Om kalo saya mau nanya,kan saya mau ngeketin dara saya supaya giring tapi betinanya kalo di bekurin malah jadi giras.gimana ya menurut om?

    1. Maaf, saya tidak tahu. Saya nulis berdasarkan wawancara orang yang hobi ‘ngeplek’ merpati. Kebetulan waktu itu saya lewat, sekarang tidak lagi bertemu dengan orangnya. Coba klik di sini. Itu blog pehobi ‘ngeplek’ merpati tadi.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: