Home Industri Knalpot Purbalingga


Tugu Knalpot Desa Pesayangan Purbalingga

Tugu Knalpot Desa Pesayangan Purbalingga


Jika Anda mempunyai kendaraan, baik motor maupun mobil, mungkin alat gas buang bahan bakar di kendaraan atau yang sering dikenal dengan knalpot yang Anda miliki berasal dari Purbalingga. Di sana terdapat banyak home industri pembuatan knalpot ini. Adalah Desa Pesayangan, Kecamatan Purbalingga, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah sudah sejak lama sebagai sentral industri knalpot rumahan. Beberapa masyarakat yang saya tanya mereka bahkan sudah lupa kapan tepatnya home industri ini mulai muncul.

Jika Anda datang ke Purbalingga, salah satu ikon dari kabupaten ini adalah tugu patung knalpot yang terletak di pertigaan jalan menuju Bobotsari. Di pertigaan ini dibangun patung orang yang sedang memukul-mukul logam yang dibuat knalpot. Tugu ini dibangun oleh Triyono Budi S. seorang Bupati Purbalingga sebagai ikon daerah penghasil knalpot. Tugu itu tak jauh dari Desa Pesayangan.

Memasuki Desa Pesayangan, yang kita lihat semua orang laki-laki pada sibuk di siang hari. Ada yang sedang memilih bahan, ada yang mengukur bahan untuk model knalpot, ada yang memotong bahan dengan mesin pemotong, mengecat knalpot, juga ada yang merapikan pekerjaan knalpot dengan memukul-mukulnya. Sedangkan untuk yang wanita menunggu di toko yang memajang aneka bentuk knalpot baik motor maupun mobil.

Desa ini luar biasa, beberapa penduduk yang saya tanya mengatakan kalau seluruh penduduk atau 100% warganya menggantungkan mata pencaharian mereka pada home industri pembuatan knalpot ini. Mereka yang punya modal tentunya yang mempunyai usaha, sedangkan yang tidak punya modal sebagai karyawan.

Saat saya berkunjung ke desa ini suara gaduh yang jarang saya dengar membuat telinga saya kurang nyaman. Namun bagi penduduk desa ini suara seperti itu sudah hal yang biasa, mereka tidak lagi menghiraukannya lagi. Suara gaduh tadi berasal dari mesin pemotong bahan baku knalpot dan orang yang memukul-mukul knalpot yang belum jadi untuk merapikan sesuai dengan bentuk yang diinginkan. Suara ini hampir mirip seperti jika Anda datang ke tukang pandai besi yang membuat seperti pisau, cangkul, golok, dan lain-lain. Meskipun suasanya sangat berisik, namun lama kelamaan akhirnya saya bisa menikmatinya, apa lagi saya sangat kagum dengan kegigihan penduduk desa ini yang rajin bekerja.

Beberapa pemilik usaha home industri knalpot ini mengaku kalau knalpot dari desa ini sudah diekspor ke beberapa negara, namun fokus negara importirnya adalah Jerman. Kita patut berbangga dimana negara maju seperti Jerman mempercayakan knalpot buatan dari desa ini yang hanya home industri, bukan pabrik besar. Selain diekspor ke manca negara, ternyata knalpot buatan desa ini juga dipesan oleh beberapa toko di dalam negeri seperti Jakarta, Cirebon, kota-kota di luar Jawa, dan lain-lain.

Knalpot yang dipajang di toko

Knalpot yang dipajang di toko

Beberapa penduduk sekitar desa Pesayangan yang telah menggunakan produk knalpot dari ini mengaku kalau knalpot yang mereka pakai bentuk dan kualitasnya bagus. Mereka juga mengatakan kalau dengan menggunakan knalpot buatan lokal desa ini lebih menghemat bahan bakar. Selain itu keunggulan yang lain adalah suara dari knalpot yang dihasilkan lebih halus.

Jika Anda ingin memodifikasi knalpot kendaraan Anda, datang saja ke desa ini. Anda bisa memilih sendiri jenis dan bentuk knalpot yang Anda inginkan. Anda juga bisa memesan desain knalpot yang Anda inginkan. Soal harga, pasti lebih murah bila dibandingkan dengan harga yang sudah ada di toko-toko. Selain itu Anda juga bisa melihat sendiri bagaimana cara pembuatan knalpot.

Karyawan membuat knalpot

Karyawan membuat knalpot


Mesin pemotong bahan baku knalpot

Mesin pemotong bahan baku knalpot

—————————-

Baca juga Desa Wisata Karangbanjar Purbalingga Penghasil Wig dan Bulu Mata Palsu

Jika Anda ingin mendapatkan informasi dari blog ini melalui facebook Anda, silahkan klik tautan halaman (page) facebook berikut ini cauchymurtopo.wordpress.com kemudian klik suka (like) atau ikuti (follow) melalui twitter @CauchyMurtopo

Terima kasih Anda sudah mengunjungi blog ini.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: