Daily Archives: Desember 3rd, 2012

Hobi Jadi Rejeki (bagian 3): Keripik “Belut Hijau”, Cemilan Sehat & Gurih


Anda tentunya pernah makan sayur, bahkan setiap hari karena sayur banyak mengandung vitamin, mineral, dan serat yang bagus untuk kesehatan tubuh. Sayuran tertentu juga mengandung antioksidan yang berfungsi menangkal radikal bebas dan racun dalam tubuh. Sayuran yang sering dikonsumsi biasanya dalam bentuk dimasak sebagai sayur ataupun lalapan. Sering orang tidak suka makan sayur karena tidak suka cara menghidangkan atau memasaknya. Sayuran hanya dimasak seperti kebanyakan dan dihidangkan bersamaan dengan makan nasi.

Bagaimana jika sayuran dimasak dengan cara lain? Dengan dibuat keripik misalnya, mungkin selera untuk makan sayur yang semula tidak ada atau kurang menjadi suka. Adalah Sulis Setyowati ibu muda yang sering dipanggil Mbak Lis ini ingin mengubah cara mengolah dan menyajikan sayuran dalam bentuk tidak seperti biasanya yaitu dibuat keripik. Aneka keripik dari sayuran telah dibuatnya. Awalnya ia hanya hobi memasak, pada suatu saat ia mendapat oleh-oleh dari keluarga yang berkunjung ke rumahnya sebungkus keripik bayam. Ia kemudian membuat keripik bayam dengan coba-coba, ditawarkan ke seluruh anggota keluarga katanya keripik bayam buatannya enak. Sejak saat itu ia mencoba inovasi membuat keripik dari bahan sayuran yang lain seperti daun ketela, daun singkong, daun kemangi, daun pepaya, daun sirih, dan daun seledri. Ia coba semuanya satu persatu dan mendapat tanggapan yang bagus dari keluarga. Karena enak, maka ia bermaksud untuk menjadikan keripik yang awalnya hanya hobi coba-coba untuk dikembangkan menjadi sebuah usaha industri rumah tangga.

Keripik sayuran yang dibuat Mbak Lis awalnya dipasarkan di sekitar rumahnya dengan harga 800 rupiah untuk netto 20 gram, yang disetor ke warung-warung. “Semula saya hanya membuat keripik bayam saja karena yang lain takut tidak laku” kata Mbak Lis mengawali usaha home industrinya ini. Ia menanyakan kepada pemilik warung bagaimana jika ia membuat keripik yang lain dari bahan sayuran, dengan tidak keberatan pemilik warung mengiyakan dan akhirnya banyak yang suka keripik sayuran buatannya. Dari situlah usahanya berkembang sedikit demi sedikit. Namun ada kendala, “Usaha saya ini kurang modal dan tenaga, saya kan masih punya anak kecil, jadi tidak bisa ful” jelasnya kepada saya. Untuk sayur sebagai bahan dasar ia tidak mengalami kesulitan karena sudah ada pemasoknya.

Keripik buatan Mbak Lis diberi merk “MUBAROK”, nama anak bungsunya dengan slogan “Cemilan sehat dan gurih”. Keripik MUBAROK ini telah dikirim ke Surabaya, Malang, dan Jakarta hanya dalam waktu tidak lebih dari tujuh bulan. Untuk kota Solo langganannya adalah warung-warung di sekitar kampus UNS. Jika Anda berminat atau memesan, Anda bisa datang langsung ke rumahnya yang beralamat di Tagung Rembun RT 01 RW 06, Kecamatan Nogosari, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah atau dapat menghubungi nomor HP 081226320557. Untuk harga keripik sayuran ini per kilogramnya  35 ribu rupiah untuk keripik belut hijau, keripik daun ketela, keripik bayam, keripik daun kangkung, keripik keningkir sedangkan untuk keripik daun sirih 40 ribu rupiah dan keripik seledri 45 ribu rupiah jika mengambil sendiri, jika Mbak Lis harus mengirim ke luar kota maka dikenakan biaya ongkos yang besarnya tergantung jauh dekatnya alamat.

Berikut ini saya paparkan cara membuat keripik sayuran. Pertama membuat adonan yang terdiri dari tepung beras, tepung kanji atau maizena dan telur dicampur menjadi satu pada suatu wadah, tambahkan air dingin secukupnya (tidak terlalu kental dan tidaak terlalu cair) dan bumbu rahasia yang dibuat sendiri oleh Mbak Lis. Misal untuk satu kilogram tepung beras, tepung kanji atau maizena dan telur yang dibutuhkan seperempat kilogram. Sayuran yang akan dibuat keripik dipetik, diambil bagian yang bagus kemudian dicuci dengan air bersih tiga kali. Setelah dicuci bersih, sayuran ditiriskan supaya air sisa cucian hilang. Berikut ini langkah-langkah selanjutnya.

  • Keripik belut hijau/daun singkong. Daun singkong direbus pada air mendidih selama 10 menit, kemudian masukkan daun singkong ke dalam air dingin dengan tujuan supaya warna daun singkong tidak berubah. Angkat dan tiriskan dalam wadah yang dapat menyaring air. Buat daun singkong dipelintir kemudian jemur sebentar supaya kandungan airnya berkurang. Celupkan pelintiran daun singkong tersebut ke dalam adonan satu persatu dan goreng sebentar kemudian tiriskan. Goreng pelintiran daun singkong yang lain. Sambil menunggu daun singkong lain yang digoreng masukkan lagi daun singkong pertama yang telah ditiriskan, jadi untuk keripik daun singkong ini digoreng dua kali. Hasil keripik daun singkong yang dipelintir ini seperti keripik belut tapi berwarna hijau, sehingga banyak yang menyebutnya dengan “keripik belut hijau”.
Keripik belut hijau

Keripik belut hijau

  • Keripik bayam. Bayam yang digunakan adalah bayam raja yang mempunyai daun lebar dan besar. Masukkan bayam ke dalam adonan satu persatu, balik sekali, tunggu sampai warna tepung kuning kecoklatan kemudian tiriskan pada tempat yang telah dilapisi kertas supaya sisa minyak dari gorengan hilang.
  • Keripik bayam

    • Keripik daun kangkung, daun ketela, daun kemangi, daun pepaya, seledri. Untuk kelima  jenis keripik ini caranya sama seperti bayam, hanya saja api agak dikecilkan sedikit karena tekstur daun yang lebih tipis, jadi mudah gosong. Untuk keripik daun kangkung dipilih daun kangkung dari jenis kangkung darat yang bagus.

    Keripik daun kangkung

    Keripik daun ketela

    Keripik daun kemangi

    Keripik daun pepaya

    Keripik seledri

    • Keripik daun sirih. Rendam sirih dalam larutan garam untuk menghilangkan baunya selama 10 menit kemudian tiriskan. Setelah air sisa rendaman hilang, masukkan daun sirih ke dalam adonan kemudian goreng seperti yang lainnya.

    Keripik daun sirih

    Keripik keningkir

    Keripik keningkir

    Selain keripik sayuran di atas, Mbak Lis juga sudah membuat keripik kacang tanah dan keripik usus ayam. Ke depannya Mbak Lis akan mengembangkan usahanya tetap dalam bidang masakan dengan membuat inovasi-inovasi baru.

    Jika Anda ingin mendapatkan informasi dari blog ini melalui facebook Anda, silahkan klik link halaman (page) facebook berikut kemudian beri jempolkan Anda (like):
    http://www.facebook.com/Cauchymurtopowordpresscom
    atau ikuti (follow) melalui twitter https://twitter.com/CauchyMurtopo

    Terima kasih Anda sudah mengunjungi blog ini.