Alasan Orang Mempunyai Nomor HP Lebih dari Satu


Saat ini banyak orang akan merasa canggung, atau merasa kehilangan sesuatu jika mereka  tidak membawa ponsel (HP) saat bepergian. Ada yang terasa kurang jika HP tidak ada di saku atau di tempat HP. Jika dompet tidak dibawa tidak begitu masalah, akan tetapi jika yang tidak dibawa itu HP maka seperti sudah tidak berdaya lagi, apa lagi bagi sebagian orang yang mempunyai Black Berry (BB) kemanapun wajib dibawa. Sudah hal yang biasa satu orang mempunyai nomor HP lebih dari satu meskipun fungsinya sama untuk sms atau telpon. Bagi orang-orang yang mempunyai nomor HP lebih dari satu tersebut itu merupakan kebutuhan. Mereka mempunyai nomor HP dua atau bahkan lebih.

Banyak alasan kenapa mereka mempunyai nomor HP lebih dari satu, berikut hasil wawancara saya kepada beberapa orang yang mempunyai nomor HP lebih dari satu.

Suhardi

Eksekutif muda yang bekerja di sebuah BUMN di kota Pangkalpinang ini mengaku mempunyai nomor HP GSM tiga buah, yaitu IM3, Mentari, dan XL. Ditanya kenapa pria yang masih kuliah di sebuah perguruan tinggi swasta di kota Pangkalpinang ini mempunyai nomor lebih dari satu bahkan tiga nomor ia mengaku “Kalau saya punya satu kartu malah lebih mahal”. Bujang yang juga sebagai unit manajer di sebuah perusahaan asuransi asing ini mengatakan bahwa lebih murah biayanya jika ia memakai lebih dari satu nomor. “Kan kalau telpon ke nomor indosat pake indosat lebih murah, kalau ke nomor XL pake nomor XL lebih murah juga, jadi lebih irit” aku pria yang baru berusia 23 tahun pada 1 Desember ini. Hardi begitu sapaan akrabnya menjelaskan kalau dia mempunyai dua nomor  sepuluh digit XL dan Mentari katanya lebih keren, pengin tampil beda dari pada kebanyakan orang, sedangkan satu nomor lagi yang IM3 sebelas digit. Hardi menambahkan kalau yang IM3 hanya untuk internet, yang Mentari untuk kantor dan umum, sedangkan  yang XL untuk keluarga.

Nursofiah Nasution

Guru penjaskes yang mengajar di MTs Negeri Pedan Kabupaten Klaten Jawa Tengah ini mengaku mempunyai nomor IM3 yang khusus untuk internet dan nomor Mentari untuk sms dan telpon. Ibu Sofi panggilan akrabnya mengaku untuk budget lebih murah memakai dua kartu bila dibandingkan hanya mempunyai satu kartu. Ibu Sofi juga menambahkan “Nomor IM3 selain untuk internet juga untuk SMS banking, jadi saya tidak perlu repot-repot antri di ATM jika mau transfer dana pendidikan anak saya yang kuliah di UIN Jogja”.

Eri Supratomo

Eksekutif muda sebagai karyawan dari sebuah BUMN di kota Kendari  Sulawesi Tenggara yang bergerak dalam bidang konstruksi ini mengaku mempunyai dua nomor GSM yaitu Simpati dan IM3. Alasan bujang lulusan fakultas teknik jururan teknik sipil Universitas Diponegoro (UNDIP)  mempunyai nomor HP dua adalah untuk kemudahan dalam bekerja, teman-teman kantornya banyak yang menggunakan Telkomsel, sedangkan untuk yang nomor IM3 untuk berkomunikasi dengan teman-teman sekolah dan kuliahnya  jadi sesuai dengan kepentingan. Eri begitu panggilan akrabnya mengaku untuk budget tidak mempermasalahkannya.

Sarwidi

Ayah tiga orang anak yang bekerja sebagai PNS di Kementerian Kesehatan ini mempunyai dua nomor GSM, yaitu IM3 dan XL. Alasan kenapa mempunyai dua nomor HP pria yang bertempat tinggal di Solo ini mengaku untuk  memudahkan komunikasi. “Dua kartu lebih ngirit dari yang sebelumnya hanya satu kartu” tambahnya.

Candra Barata Putra Setyawan

Pria muda dengan satu anak ini mengaku mempunyai dua nomor GSM, yaitu 3 dan XL. Pria lulusan STAN yang bekerja sebagai PNS di Kementerian Keuangan Dirjend Pajak Jakarta Selatan ini menggunakan kartu 3 untuk urusan kantor dan internet, termasuk untuk jualan online di internet. Untuk yang XL Candra begitu panggilan akrabnya mengaku kartu untuk keluarga. Alasan Candra mempunyai dua nomor adalah untuk privasi, jika orang kantor mau menghubungi dan dia tidak menghendaki maka nomor bisa dinonaktifkan. Untuk masalah budget Candra mengaku”Justru mempunyai dua nomor malah lebih mahal, tapi sudah terlanjur”.

Muhamad Pandu Setiawan

Bujang yang biasa dipanggil Pandu ini mempunyai empat nomor GSM yaitu IM3, Axis, 3, dan Mentari. Pria yang kuliah di Universitas  Sebelas Maret fakultas ekonomi jurusan manajemen semester awal ini mengaku kalau nomor 3 dan IM3 khusus untuk umum, teman sekolah dan kuliah. “Untuk nomor 3 khusus untuk internet dan SMS” jelasnya. “Untuk nomor Axis dan Mentari bisa diganti-ganti untuk menikmati gratisan promosi perdana” akunya. Alasan Pandu  memakai nomor HP lebih dari satu adalah lebih irit dari pada hanya punya satu nomor . “Saya mempunyai nomor lebih dari satu sejak SMA dulu” tambahnya.

Budi Kurniawan

Budi begitu panggilan akrabnya mengaku mempunyai dua nomor GSM yaitu IM3 dan kartu As. Wiraswasta muda ini mengaku nomor IM3 untuk umum, dan kartu As untuk keluarga. Saat ditanya apa alasan mempunyai nomor lebih dari satu Budi menjawab “Keluarga pakai Telkomsel, teman pakai Indosat, jadi lebih irit dari pada pakai satu kartu”.

Sigit Pramana

Sigit begitu panggilan akrabnya mengaku mempunyai tiga nomor GSM yaitu IM3, kartu As, dan 3. Karyawan swasta ini mengaku nomor IM3 nomor lama yang khusus untuk keluarga, yang kartu As khusus untuk kantor karena sebagian besar teman kantornnya pakai telkomsel dan sinyal selalu ok karena sering di lapangan. Sementara untuk nomor 3 khusus untuk internet. Pria lulusan teknik sipil UNS ini mengaku mempunyai nomor lebih dari satu justru lebih irit dari pada hanya mempunyai satu kartu.

Dyah Atif Sofyani

Ibu dua anak yang  mempunyai bisnis klinik kecantikan Avicenna Herbal ini mengaku mempunyai dua nomor GSM yaitu Simpati dan XL dan mempunyai satu nomor CDMA yaitu Esia. Wanita yang tinggal di Tangerang dengan sembilan cabang klinik di Tangerang, Jakarta, Surabaya, Bali sampai Bontang Kalimantan Timur  ini mengaku mempunyai lebih dari satu nomor dengan alasan untuk bisnis, melayani pasien dengan nomor sama. “Untuk bisnis Esia dan Simpati, untuk keluarga XL” tambahnya.

Ready Tata Surya

Karyawan swasta lulusan fakultas teknik Universitas Negeri Semarang (UNNES) ini mengaku mempunyai dua nomor GSM yaitu Mentari dan kartu As. Alasan kenapa pria dengan satu anak yang tinggal di Rembang Jawa Tengah ini mempunyai nomor lebih dari satu, ia menjawab “Biar hemat, tergantung lawan yang diajak ngobrol, misal kalau yang ditelpon indosat pake nomor indosat, kalau yang ditelpon Telkomsel pake As, pokoknya sesama”.

Muammar

Pria muda lulusan Universitas Teknologi  Yogyakarta jurusan teknik informatika ini mengaku mempunyai dua nomor GSM yaitu 3 dan IM3 dan satu nomor CDMA yaitu Smart. Pria yang bekerja di perusahaan swasta bergerak dalam bidang IT di Jakarta ini mengaku nomor 3 untuk kantor dan umum sedangkan nomor IM3 untuk orang-orang tertentu. Sementara nomor Smart untuk internet. Nomor 3 untuk SMS dan nomor IM3 untuk telpon. Ditanya kenapa Muam bigitu panggilan akrabnya mempunyai nomor lebih dari satu, ia menjawab “Sesuai kebutuhan, kalau saya telpon lebih murah dengan kartu IM3 jika ke sesama, tidak pernah telpon ke operator lain, kalau pernah terpaksa”.

Bayu Wardani

Ibu guru muda yang mengajar matematika di sebuah SMK Negeri di kota Semarang Jawa Tengah ini mengaku mempunyai dua nomor GSM yaitu Simpati dan IM3. “Awalnya pake Simpati, karena murid-murid pake IM3 untuk berinteraksi maka tambah satu nomor IM3” jelasnya. Wanita lulusan UNNES jurusan Matematika ini juga menambahkan alasannya jika memakai satu nomor lebih mahal, ia juga menambahkan jika kedua nomornya bisa untuk semua.

Basmin Arianto

Sarjana lulusan sebuah perguruan tinggi swasta di kota Pangkalpinang ini mengaku mempunyai tiga nomor GSM yaitu dua nomor XL dan satu nomor kartu As. Bujang yang bekerja di bagian laboratorium sebuah perusahaan swasta yang bergerak dalam bidang pengolahan mineral dan biji timah ini menjelaskan kalau nomor XL yang pertama hanya untuk orang-orang tertentu saja termasuk keluarga yang diberi tahu dan nomor XL yang kedua khusus untuk internet di tabletnya. Sementara kartu As untuk semua, termasuk untuk teman-teman kantornya. Ditanya kenapa pria yang tinggal di Beruas Bangka tengah ini mempunyai nomor HP lebih dari satu, jawabnya “Privasi, ada yang semua nomor boleh tahu, ada yang hanya untuk keluarga”. Untuk budgetnya pria ini menjawab “Lebih murah pake nomor lebih dari satu, karena kalau telpon hanya ke sesama saja, XL ke XL, As ke Telkomsel”.

Dari wawancara beberapa narasumber di atas dapat saya simpulkan bahwa rata-rata mereka yang mempunyai lebih dari satu nomor HP beralasan lebih hemat biaya bila dibandingkan dengan yang hanya satu nomor, untuk privasi, dan nomor khusus untuk internet.

Iklan

5 responses

  1. “hahaa.. like this !!

  2. Karena tlp ke lain operator biayanya mahal, jadi hrs punya nmr tlp lebih dari satu. Saya sendiri juga begitu. Saya memiliki tiga nomor dari tiga operator utama, yakni Mentari, Simpati, dan XL karena sebagian besar keluarga, teman, dan kolega pake ketiga nomor itu. Mana nomor yang dipakai sesuai dengan nomor hp yang aku kuhubungi dan ternyata lebih irit. Ditambah lagi sekarang banyak merk hp yang bisa untuk 2 kartu, jadi tidak terlalu repot bawa banyak hp, cukup dua hp saja.

    🙂 Salam,

    Mochammad
    http://mochammad4s.wordpress.com
    http://piguranyapakuban.deviantart.com

    1. Makasih Mochammad atas kunjungan blog dan komentarnya.

      1. sama-sama, bro.. 🙂

  3. btw infonya keren and berguna. ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: