Kurikulum 2013, Nasib Ribuan Guru Bersertifikasi Di Ujung Tanduk?


Ilustrasi guru mengajar di daerah terpencil, doc kompas.com

Ilustrasi guru mengajar di daerah terpencil, doc kompas.com

Kurikulum 2013 akan diberlakukan pada tahun ajaran baru mulai bulan Juli 2013. Banyak guru yang mengkhawatirkan pemberlakuan kurikulum ini. Kenapa para guru menjadi kebingungan dengan pemberlakuan kurikulum 2013 ini? Akan kiata ulas pada tulisan di blog ini.

Sebelum kurikulum 2013, diberlakukan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). Pada kurikulum ini untuk SD ada 10mata pelajaran, yaitu Pendidikan Agama, Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn), Bahasa Indonesia, Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS), Matematika, Pendidikan Jasmani dan Olahraga Kesehatan (PJOK), Kesenian, Mulok (ada satu), dan Bahasa Inggris. Sedangkan untuk SMP ada 12 mata pelajaran seperti pada SD namun ditambah mata pelajaran Mulok (ada dua) dan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK).

Mata pelajaran SD pada kurikulum 2013 menjadi 6 mata pelajaran, yaitu Pendidikan Agama, Bahasa Indonesia, matematika, PPKn, PJOK, dan Seni Budaya. Bahasa Inggris di SD dapat dijadikan sebagai ekstrakurikuler. Untuk mata pelajaran di SMP yang diajarkan adalah Pendidikan Agama, Pancasila dan Kewarganegaraan (PKn), Bahasa Indonesia, Matematika, IPA, IPS, Bahasa Inggris, Seni Budaya, Muatan Lokal (Mulok), Pendidikan Jasmani dan Kesehatan (Penjaskes), dan Prakarya.

Pada kurikulum 2013 beberapa mata pelajaran di SD dan SMP dihapus. Mata pelajaran yang dihapus di SD adalah IPA, IPS, Bahasa Inggris, dan Mulok. Sedangkan mata pelajaran di SMP yang dihapus adalah TIK. Mata pelajaran IPA dan IPS di SD diintegrasikan ke mata pelajaran lain. Pengintegrasian IPA dan IPS ini dapat ke mata pelajaran misal bahasa Indonesia, PJOK, PPKn, dan mata pelajaran lain sesuai dengan materi yang dibahas. Sedangkan TIK tidak lagi diajarkan di SMP sebagai mata pelajaran dengan alasan bahwa TIK adalah teknologi sebagai sarana untuk belajar pada mata pelajaran yang lain.

Meskipun berkurang mata pelajarannya, namun jumlah jam di SD bertambah. Untuk SD kelas 1 dari 26 jam menjadi 30 jam per minggu. Untuk kelas 2 SD dari 27 jam menjadi 32 jam per minggu. Untuk kelas 3 SD dari 28 jam menjadi 34 jam per minggu. Sedangkan untuk kelas 4, 5, dan 6 dari 32 jam menjadi 36 jam per minggu. Durasi per jam pelajaran adalah 35 menit.

Banyak ribuan guru IPA, IPS, dan TIK di SD dan SMP bingung dan khawatir dengan pemberlakuan kurikulum 2013 ini. Lalu dikemanakan guru-guru tadi? Apa lagi jika mereka sudah bersertifikasi. Seorang guru yang sudah bersertifikasi harus mengajar setidaknya 24 jam tegak pada bidangnya atau boleh mengajar mata pelajar yang serumpun dengan aturan tertentu.Guru bisa mengajar tidak 24 jam tegak namun memiliki tugas lain yang diakui sebagai jam beban kerja sesuai dengan atruran tertentu.

Sebelum pemberlakuan kurikulum 2013 saja banyak guru bersertifikasi yang kekurangan jam pada satuan kerjanya. Mereka harus bersaing dengan guru lain untuk mencari kekurangan jam sehingga menjadi 24 jam. Selain harus mencari ke sekolah lain, beberapa sekolah mempunyai trik lain misal yang semula dalam satu kelas jumlah siswanya empat puluhan kemudian disebarkan sehingga dalam satu kelas hanya tiga puluhan siswa. Misal semula dalam satu tingkatan ada 5 kelas menjadi 6 kelas. Ini untuk mengakali supaya guru-guru yang bersertifikasi bisa mengantongi 24 jam dalam seminggu.

Jika pada kurikulum 2013 mata pelajaran IPA dan IPS di SD dihapus dan diintegrasikan ke pelajaran lain berarti guru yang mengajar IPA dan IPS harus ke mana? Apa lagi jika guru-guru tersebut sudah bersertifikasi. Di SD selain guru kelas, beberapa SD juga sudah ada guru mata pelajaran IPA dan IPS yang mengajar di kelas 4, 5, dan 6.

Untuk guru TIK di SMP yang sudah bersertifikasi juga dikemanakan? Ini yang membuat bingung para guru. Jika guru-guru TIK tersebut di sekolah negeri dan sudah PNS mungkin tidak begitu bingung, karena masih ada gaji yang mereka terima meskipun tunjangan sertifikasi tidak dapat. Namun jika guru-guru tersebut di sekolah swasta, apakah harus dipecat? Bagaimana juga dengan nasib guru honor yang mengajar mata pelajaran tersebut? Mereka juga mempunyai keluarga, mereka harus menghidupi istri/suami dan anak-anaknya.

Kebingungan guru-guru bersertifikasi bertambah mana kala beberapa jam mengajar pada mata pelajaran tertentu dikurangi. Misal mata pelajaran matematika dan Bahasa Indonesia yang semula 6 jam menjadi 5 jam. Mata pelajaran IPS yang semula 6 jam menjadi 4 jam.

Selain membuat bingung dan pusing pada guru TIK, ternyata jam mengajar pada SMP ada yang ditambah. Untuk mata pelajaran Pendidikan Agama dan PKn dari semula 2 jam menjadi 3 jam per minggu. Mata pelajaran Penjaskes dan Seni Budaya dari semula 2 menjadi 3 jam per minggu. Total ada 38 jam pelajaran per minggu di SMP. Durasi per jam untuk SMP 40 menit.

Apapun kebijakan pemerintah dalam pendidikan seharusnya tidak merugikan murid dan guru. Bagaimanapun guru adalah pahlawan yang sudah mengabdikan dirinya untuk kemajuan bangsa ini. Tanpa adanya guru mustahil bangsa ini bisa maju. Di tangan gurulah para pemimpin bangsa ini dididik. Seharusnya ada solusi yang terbaik bagi guru-guru yang mata pelajarannya dihapus dan jamnya dikurangi. Jangan sampai pemerintah membuat kebijakan “lempar batu sembunyi tangan”.

————————————-

Baca juga:
Banyak yang Kontra Pada Kurikulum 2013, Kenapa?

UN Kacau Jangan Jadikan ‘Kado Istimewa’ Hardiknas 2013

Jika Anda ingin mendapatkan informasi dari blog ini melalui facebook Anda, silahkan klik tautan halaman (page) facebook berikut ini cauchymurtopo.wordpress.com kemudian klik suka (like) atau ikuti (follow) melalui twitter @CauchyMurtopo

147 responses

  1. Kurikulim kbk gagal,ktsp gak jelas nasibnya,pendidikan karakter belum tuntas,sekarang dah ganti kurikulum 2013,sbetulnya apa yw maunya pemerintah??Bikin orang kecil bingung……
    Kita lihat berapa lama kurikulim ini akan bertahan,mgkin ganti menteri akan ganti kurikulum lagi,fyuuuuhh cwapek deeeh…
    May God give the best all of teacher in Indonesia

    1. Pokoknya banyak guru yang pada pusing mikirin ini. Apa lagi guru-guru di SD?MI dan SMP/MTs terutama yang jamnya dihapus. Trus bagaimana nasib mahasiswa yang sudah terlanjur mengambil jurusan pendidikan IPA, IPS, dan TIK??? Nasib mereka juga bagaimana????????

    2. Kebijakan/ATURAN/KURIKULUM BARU = PROYEK BARU

  2. demi meningkatkan mutu pendidikan di indonesia, maka kurikulum baru harus kita dukung, OK!

    1. Terima kasih Pak Agus atas kunjungan blognya. Kurikulum ok ok saja, tapi jangan sampai merugikan guru.

    2. ia,, pikir kan sekali lagi sebelum bertindak, berapa banyak kerugian,, yang di tanggung oleh jurusan pendidikan IPA, IPS, dan TIK,,
      mau di ke mana kan dia,, apa kata orang tuanya yang sudah kulyah jahu-jahu makan banyak biaya, tapi nyantanya apa?
      nasip mereka tidak jelas, termaksud saya yang pilih program study TIK.

  3. guru kami yang ada di plosok pun belum paham betul yang dimaksud dengan KTSP
    dan ini sudah keluar yang baru
    boleh saja ada kurikulum baru asal ada sosialisasi yang matang

    1. Iya Pak, KTSP masih banyak yang belum paham, terus yang berkarakter juga, eh malah ada kurikulum baru. Baca komentar “mtsnpastu”

  4. Kita sama-sama berharap pak agar kurikulum baru bisa mudah dimengerti oleh guru2 kita
    terimakasih pak sudah mengirimkan link artikelnya melalui ideguru.com
    jika bapak tertarik, kami akan sangat senang sekali jika bapak mau bergabung bersama kami
    salam pendidikan

    1. Terima kasih juga saya sudah diijinkan bergabung di ideguru.com

  5. tik punya ilmu sendiri, jadi mesti dipelajari tersendiri.
    bagaimana mengunakan sarana jika cara menggunakan sarana tidak dipelajari? tik di hapus di smp, kami guru tik mau kemanakan?
    kami guru tik sudah sertifikasi jadi korban dengan diberlakukan kurikulum 2013

    1. Iya, itu yang sudah bersertifikasi,yang belum, bahkan yang masih menjadi mahasiswa jirusan TIK bagaimana nanti nasibnya? Dipelajari saja siswa-siswa yang sekolah di pelosok yang fasilitas komputer dan internet bahkan belum ada sangat kesulitan, apa lagi kalau dihapuskan? Terima kasih Anda sudah berbagi pengalamnan di sini. Biar para pengambil keputusan yang ada di atas juga membacanya.

      1. mudah-mudahan saja mr.nuh membaca jeritan kita ini.

      2. Amiin. Semoga begitu Pak Syafri.

      3. arif munandar

        cauchymurtopo, bagai mana caranya menyampaikah suara kita,, agar di dengar mr.nuh, ?

      4. Terima kasih Pak Arif Munandar atas kunjungan dan opininya di blog saya ini. Bapak bisa langsung mencari informasi di situs resmi Kemendiknas dari google. Di sana ada nomor kontak untuk keluhan dan pengaduan. Cara lain adalah menulis di media masa baik cetak maupun eletronik seperti di blog ini. Saya nulis tentang kurikulum 2013 yang kontroversial ini juga karena banyak keluhan dari para guru, khususnya bagi guru yang mapelnya dihapus pada kurikulum 2013 nanti. Saya pernah membaca situs Kemendiknas banyak aduan dari masyarakat terkait pemberlakuan kurikulum 2013 ini. Semoga ada solusi yang bijak sehingga tidak merugikan guru sebagai pendidik penerus bangsa ini. Terima kasih.

  6. Belum ada referensi sejarah di Negeri Impian ini yang menunjukkan perhatian terhadap nasib pendidikan. Murid, mantan murid, guru, mantan guru, bahkan calon guru dan calon murid hanya menerima sugesti bahwa gula berasa manis tanpa benar-benar mencicipi rasa gula dengan memasukkannya ke dalam mulut.

    1. Terima kasih atas kunjungan dan komentarnya. Supaya komentar Anda dibaca dan didengar oleh para pengambil kebijakan.

  7. saya berharap pak m. nuh membuka hati sanubarinya, untuk tidak menghilangkan tik dari pelajaran di smp dan sma, mau dikemanakan anak anak kita, apakah hanya karena anak sudah pinter buka internet dianggap sudah sudah cukup, saya berharap sangat untuk diperhatikan, tq

    1. Terima kasih Pak Fariq atas kunjungan blog saya dan komentarnya. Semoga opini Bapak dibaca oleh menteri pendidikan kita.

    2. bener tuh, jangan karena pemerintah tidak bisa mengikuti perkembangan teknologi (kurikulum), pelajaran TIK malah jadi korban, kalau siswa cuma melihat penggunaan teknologi tiap hari, apa bisa pintar?????? sedangkan belajar aja belum tentu bisa, bisannya pun cuma fb-an aja, huuuuuuuh, anak segede SMP taunya cuma belajar main bung!!!!!!!

      1. Terima kasih Awaludin atas opininya. Teknologi harus dipelajari, jika tidak maka kita tidak akan bisa maju.

  8. guru tik jadi korban, mohon dijadikan mereka istimewa, karena mereka berkompeten dibidangnya, jadi konsultan tik disekolah terutama untuk siswa entah bagaimanalah cara yang baik agar kami guru tik tidak jatuh sebagai korban.

    1. Terima kasih atas kunjungan di blog saya Pak Amal. Semoga para pengambil kebijakan lebih mengedepankan kepentingan pendidikan dengan tidak mengorbankan guru. Karena bagaimanapun guru sangat berperan dalam mencerdaskan bangsa, apapun bidangnya, termasuk dalam bidang TIK.

  9. saya rasa kalau untuk matpel ipa dan ips sd gak ada masalah. Sebab di SD kan gak ada guru IPA dan guru IPS yg husus, tapi hanya ada guru kelas (mengajar smua mata pelajaran kec. Pen jasmani dan agama), guru Agama dan guru Pen. jasmani

    1. Di Jawa Tengah terutama yang sekolah yang banyak muridnya, guru IPA/IPS untuk SD/MI kelas 4,5, dan 6 sudah ada yang guru mapel, jadi tidak hanya guru kelas. Kebanyakan yang saya ketahui sekolah swasta.

  10. saya guru Tik SMP yang sudah mngajar sejak tahun 2006 dan PNS. saya blm sertifikasi. Baaimana nasib kami guru TIK nantinya? apalagi ang blm sertfiikasi tp TIK sdh ditiadakan. ? mohon pak mentri atw org2 yg terlibat dlm perubahan kurikulum 2013 dab membaca suara hati para guru mempertimbangkan ini.

    1. Terima kasih Ibu Lily atas partisipasinya. Kami juga berharap supaya para pengambil kebijakan pendidikan di negeri ini mempertimbangkan lagi pemberlakuan kurikulum 2013 ini. Terutama untuk penghapusan mapel TIK.

    1. Terima kasih artikel saya sudah diReblog.

  11. Mohon izinnya utk reblog ya ^_^

    1. Silahkan Bu. Jika ada artikel lain yang mau diReblok juga boleh.

  12. Waduh kalau pelajaran TIK dihapus, gurunya mau dikemanain???
    berarti makan gaji buta dong, eenaakk…

    sekolah dikampung2 TIk yang diajarkan saja pada susah karena keterbatasan sarpra apalagi dihapus, maklum anak kampung kan masih gaptek.

    buat pak mentri pendidikan, kalau TIK dihapus bagaimana nasib kami2 ini sebagai guru TIK???????

    1. Terima kasih Pak Wawan atas sarannya kepada Pak menteri pendidikan. Semoga keluhan Bapak dan juga guru-guru TIK yang lain diperhatikan dan tindaklanjuti.

  13. setuju untuk cauchymurtopo…jgn pikirkan diri sendiri….yang salah dari pemerintah kita jg knapa berbuat namun akhirnya membuat guru TIK jadi resah..habis TIK MAPEL apa lg yang akan d hapussssssssssss?

    1. Terima kasih Ibu Ira atas opininya di blog ini. Semoga dibaca dan dipertimbangkan lagi tentang penghapusan pelajaran TIK.

  14. irawati ismail | Balas

    seharusnya pemerintah lbh bijak dlm komitmennya bahwa zaman global ini adalah zamanx ICT. Klo ada penghapusan MAPEL TIK…kenapa tdk dari dulu diperhitungkan? skrg byk yg sertifikasi TIK baik PNS maupun Non PNS….kemana mereka yg Non PNS Sertifikasi TIK ? digencet ataukah ada pertimbangan lain? ya allah negeri ini betul-betul kacau artinya siswa yg GAGTEK (gagal teknologi) makin gagtek terutama mrk di kecamatan pelosok…..

    1. Terima kasih Ibu Irawati atas opininya. Semoga ini menjadi bahan pertimbangan pemerintah dalam mengambil kebijakan menghapus mapel TIK.

  15. Penghapusan Mapel KKPI SMK pada kurikulum 2013 membuat resah dan loyo para guru KKPI. Pagi bersemangat untuk menunaikan tugas………, ditengah menjalankan tugas terlintas tahun depan Kurikulum 2013 sudah dilaksanakan, aduuuh jam saya tidak memenuhi 24 jam, sedangkan saya sudah sertifikasi. Akhirnya semangat kendor, loyo, galau, resah………, KBM yang dilaksanakan jadi tidak terarah. Begitu setiap hari dialamai oleh guru KKPI yang akhirnya mengakibatkan kinerja turun….., dipanggil Kepala Sekolah…….., dipanggil Ketua Yayasan……..lalu di berhentikan. Bertambahlah pengangguran.

    1. Terima kasih atas kunjungan dan opininya di blog ini. Semoga apa yang Anda dan guru-guru mapel KKPI di SMK keluhkan dibaca dan ditindaklanjuti oleh pejabat dari Kenendiknas.

  16. Pak menteri tolong dong pikirkan juga nasib guru IPS yang mengajar di SMK apalagi yang sudah bersertifikasi, puuuuuuuusing

    1. Terima kasih atas kunjungan dan komentarnya di blog ini. Semoga para pejabat yang berwenang di Kemendiknas membaca dan menindaklanjuti keluhan para guru.

  17. TIK dihapuskan??? Sebaiknya pak mentri cek keplosok,jangan hanya di jakarta, klau sarana prasarana TIK diadakan guna mendukung kurikulm 2013, jangan menjadi ajang korupsi baru !! Sperti haly sim, klw dengan alasan tujuan pendidikan nasional harus tercapai, justru kurikulm 2013 menjadikan anak tidak berketerampilan, tik wajib dipelajari, yang sudah diawasi saja bnyak kasus apalagi coba-coba hanya mengandalkan bisa buka fb atau internet, jgn coba buat sejarah agar orng mengingat nama kita

    1. Terima kasih Ibu Dian atas kunjungan dan komentarnya di blog ini. Semoga komentar Anda dibaca dan ditindaklanjuti oleh pejabat yang berwenang.

  18. pasal 39 UU 14 Thn 2005 Ttg Guru & Dosen, bahwa Pemerintah wajib memberikan perlindungan hukum terhadap guru dalam melakukan tugasnya dari ketidakadilan dan deskriminasi pihak manapun. Hal ini karena guru TIK sertfikasi harus mengambil Matpel lain yang akan terhentinya tunjangan profesinya dikarenakan ada pasal 15 PP No, 74 Thn 2008 Ttg GURU bahwa hanya yang dpt tunjangan profesi jika mengjar matpel yg sesuai dengan sertifikat yang dimilikinya. Guru TIK korban sistem Kur 2013 diakrenakan dihapusnya TIK.

    1. Terima kasih Pak Ali atas kunjungan dan komentarnya. Semoga pejabat yang berwenang menindaklanjuti tentang pemberlakuan kurikulum 2013.

  19. di desa2 sprti sy ada tik saja anak2 msh gaptek megang kompter, apalagi tik dhapus.. dr dulu sy brpikir kapan pmerintah ngasih lab kmputer utk skul2 d desa spt kami, eh yg ada malah tik-nya dihapus.. haduuh

    1. Terima kasih Pak Kalijaga atas kunjungan dan komentarnya. Semoga keluhan para guru TIK menjadi bahan pertimbangan para pengambil kebijakan dalam pendidikan di Indonesia untuk menindaklanjuti pemberlakuan kurikulum 2013.

  20. Kita tunggu aja, ada solusi apa berikunya, jangan lupa kunjungan balik di http://pcahyono.blogspot.com/2013_02_01_archive.html

    1. Terima kasih Pak Pujo atas kunjungan dan komentarnya. Semoga ada solusi yang baik bagi guru-guru yang mata pelajarannya dihapus.

      1. OK. Biarkan ini semua jadi pembelajaran kita bersama, dan untuk pembuat kebijakan untuk dapat melihat perkembangan TIK untuk masa depan pendidikan

  21. Anas Andrianto | Balas

    Menurut saya, Bahasa Inggris dan TIK dapat mulai diajarkan di tingkat SMP dan seterusnya, sementara di tingkat SD tidak diperlukan. Jikapun ada, dapat dijadikan sebagai ekstra kurikuler wajib saja. Memang muatan pelajaran di SD sangat banyak, membuat siswa cukup terbebani. Dalam kenyataan, tidak ada target yang 100% berhasil menguasai ke 12 mata pelajaran tersebut. Jadi, lebih baik dipangkas saja jadi 6 mata pelajaran. IPA dan IPS sebenarnya tidak dihilangkan, hanya digabung dalam pelajaran Bahasa Indonesia. Dengan hanya 6 mata pelajaran utama tersebut, saya yakin siswa SD lebih ‘ringan’ dan mampu mendalami dengan sebaik-baiknya. Nah, barulah saat mereka menginjak SMP dengan semakin matangnya usia, sikap dan pola pikir mereka, Bahasa Inggris dan TIK sangatlah perlu untuk diajarkan.

    1. Terima kasih atas kunjungan dan komentarnya Pak Anas.

  22. Bagaimana nih……, tindaklanjut kemdiknas pada guru-guru SMK yang mengajar IPS, mau ngajar apa kite,

  23. hanya orang yang BUKAN berstatus sebagai guru TIK lah yag bilang itu kurikulum bagus…jangan salah Mas/Mba…coba tanya langsung ke guru2 tsb…hati kecil mereka menangis…dan berharap tak pasti…buat yang punya kebijakan di negara ini..tolonglah klo punya ide…liat ke bawah jangan hanya menyerap ide2 yang dianggap baik dari sebagian saja…jika ingin tau jawaban dari kurikulum 2013 maka TANYAKAN PADA GURU YANG MAPEL NYA AKAN DIHAPUS….jangan egois…!!!

    1. Terima kasih Pak Ibnu atas kunjungan dan komentarnya di blog saya. Semoga para pejabat pengambil keputusan lebih memperhatikan nasib para guru yang kena dampak penghapusan mapel.

  24. Pemerintah mustinya tidak boleh semena-mena menentukan kebijakan. Karena guru yang sudah dapat sertifikasi itu mereka telah melewati beberapa tahap dan hal itu pemerintah yang menentukan. Dan sekarang sertifikasinya main cabut aja. Kalo mau adil semua guru tidak dapat sertifikasi. Saya yakin para penentu kebijakan juga punya saudara,tetangga, atau teman yang kena imbas kebijakan nyeleneh ini.

    1. Terima kasih Pak Redyan atas kunjungan adan komentarnya. Saya setuju Pak. Semoga kebijakan kontroversial kurikulum 2013 ini ditindaklanjuti kembali, sehingga tidak ada pihak yang dirugikan. Terutama bagi guru.

  25. Bill Murrobi Gates | Balas

    Jerih payah guru TIK yang berjuang dari = mengkondisikan anak didik masuk lab, menerangkan, mengajari, membina, membimbing, mengarahkan anak, satu persatu. Memperbaiki komputer rusak, membersihkan ruangan lab. adalah TULUS dan sangat berarti bagi anak didik. Beda dengan guru Mapel yang di UN kan, target LULUS 100% ditempuh dengan cara yang haram, culas, curang, dan tidak mendidik hingga anak2 saat ini sudah tau maka enggan disuruh bimbel. (ah nanti juga dibantu, LULUS 100%). Jikalau TIK dihapus apalagi yang mapel yang berarti bagi anak sebagai bekal masa depannya.

  26. Kita buat polling pertanyaan ke siswa, apakah mereka setuju kalau mapel-mapel yang dibahas diatas dihapus

    1. Terima kasih Pak Eko atas kunjungan dan opininya. Bisa juga Pak. Bagus idenya. Saya yakin untuk mapel TIK banyak anak yang tidak mau jika dihapus. Karena saya pernah hanya menanyakan ke kelas ternyata 99% lebih mereka tidak menyetujuinya. Mereka sangat asik dengan TIK. Beberapa anak yang saya tanya dengan TIK mereka banyak belajar tentang IT, apa lagi bagi anak-anak yang punya bakat di bidang IT.

  27. Wahai Mr. Nuh apa bapak tidak tau betapa pentingnya ilmu komputer bagi anak didik kita sebagai penerus bangsa..kalau di hapus bagaimana kemajuan bangsa kita di bidang iptek..negara lain aja tekhnologi semakin dikembangkan sejak dini..kok bangsa indonesia malah di hilangkan….tolong pak menteri dipikirkan lagi dengan hati nurani mu yang terdalam…..

    1. Terima kasih Pak Ivan atas kunjungan dan komentarnya. Semoga apa yang Bapak dan juga guru-guru TIK keluhkan didengar dan ditindaklanjuti oleh Pak Menteri.

  28. Nuh…nuh….ada ada aja ente buat peraturan…..
    coba ente yang jadi guru tik gimana perasaan ente…..terima gak…

  29. TERIMA KASIH

    1. Terima kasih juga Ibu Sumarni, S.Pd. atas kunjungannya.

  30. Pemerintah hanya pandai mengkaji tapi tidak pandai mengaji….capek deh

  31. Katanya mau sejalan dengan IT dunia pendidikan Indonesia,,Binggung??

  32. Monggo Kerso. Gak tau dadi wong cilik, tor ra pernah susah. …. TIK mulai tahun 2013 tidak ada yang mau ngajar. biarinlah yang kels VIII dan IX beljar sendiri dan menilai sendiri untuk rapornya besuk kan bagus tuuu. tahun 2013

  33. satu sisi semua guru harus menggunakan IT sebagai sarana pendidikan dan media pembelajaran, lalu bagaimana jika pelajaran IT dihapus? terutama nasib guru TIK terutama di SD yang belum pernah diakui sudah dihapus, klo di SMP mungkin bisa toleransi dialihkan ke mulok.mohon kebijakan pemerintah memihak pada nasib guru dan siswa bukan pemerintah saja.

  34. doa dari orang kecil “Kalo boleh “Kami mewakili temen2 semua Guru bidang studi ataupun Guru Mapel yang merasa dirugikan dan di dzolimi oleh kebijakan pak mentri ini “mudah2an pak proffesor yang saat ini lg dibutakan mata hati dan dtulikan kedua pendengarannya segera bisa sembuh atau kalo malah tetep nakal sebaiknya segera diambil aja dech oleh yang Maha Kuasa.amin2,…..Ya Alloh dengarkanlah doa Kami” tans by anak negeri

    1. setujuh.,.

  35. Mungkin pemerintah takut masyarakat jd cerdas melalui IT sehingga hilangkan TIK di sekolah, atw pejabat banyak yg gaptek ya??? Ini gambaran mundurnya pendidikan Indonesia oleh mereka yg hanya sibuk dg sensasi kurikulum baru, sungguh tragis sekali.

  36. mudah@an gk benar…kurikulum 2013 tujuannya adalah…biar semua guru tidak mampu memenuhi tututan mengajar 24 jam, sehingga tunjangan setifikasinya mereka tidak cair……cara halus untuk mengurangi beban anggaran sertifikasi….

    1. betul banget…..

  37. gua aja murid tinggal terima beres aja pusing, gmana guru guru nya

  38. kurikulum 2013 hanya untuk kota-kota besar dan seklulahan yang sudah besar,
    pikirkan lagi untuk penarapan kurikulum 2013 mana bisa di terapkan di sekolahan kampung-kampung,
    kasihan guru TIK

  39. Aku menyesal punya menteri kyk M.Nuh. Harusnya dari pada bayak guru dan siswa di daerah yang jadi korban, lebih baik M.Nuh sendiri aja yang dikorbankan. Masak Mapel TIK dihapus. Seandainya Hukum di Indonesia memperbolehkan hukum rimba maka aku akan cari tu si M. Nuh. Krn aku dan siswaku udah jadi korbanya.

  40. kalo TIK dihapuskan! indonesia akan di isi oleh generasi generasi yang buta akan teknologi

    1. Bener banget, M. Nuh hanya dikantor gak kelapangam, gak mau membedakan orang kota dan desa/kaya dan melarat, makanya M.nuh otaknya eror

  41. Pemerintah berupaya membuat perbaikan di sektor pendidikan. Para guru harus menyesuaikan diri. Permasalahan dikemanakan dan tunjangan seharusnya pemerintah membuatkan solusinya terlebih dulu dan disosialisasikan agar semuanya kondusif. Semoga ada tanggapan positif khususnya dari pemerintah. Amin

    1. Terima kasih atas kunjungan dan opininya. Saya sangat setuju dengan pendapat Anda. Semoga cepat ada tindak lanjut dari permasalahan kurikulum 2013 ini.

  42. sedih banget klo tik sndiri dihapus.jadi krang smnagt krn informsi tik ke depannya suram..
    saya dari mapel S1 TIK dan BK,.apakah saya bisa ‘meloncat’ ke BK dan apakah hrus ikut PLPG lagi?
    mohon informasinya,trmkasih.

    1. Terima kasih atas kunjungan dan opininya. Anda bisa buka di situs resmi Kemendiknas. Cari dulu di google.

  43. Perlu adanya pengawasan guru TIK apalagi srkang perkembang web. internet yg banyak mengacu hal yg negatif kalau tidak pengawasan disekolah dan mereka diberi etika moral berteknologi dan informasi….tunggu saja kehancuran bangsa ini.

  44. Dulu susahnya minta ampun ngelamar supaya di terima jadi guru, pas udah jadi guru…….eeh…..mata pelajarannya justru di hapus. mo makan apa kita nih…….??????????????

  45. yang jelas multiplier effect nya adalah pemerataan guru di tiap lokasi sekolah/madrasah. mudah2an kebutuhan akan tenaga guru lebih mengedepankan analisa ratio kebutuhan. salah satu case adalah tingkat MI yg rata2 guru di madrasah dan yg sertifikasi lebih banyak berlatar pendidikan keagamaan/GPAI, padahal seharusnya guru kelas karena mata pelajarannya byk ilmu sosial dan saint. so…kita lihat aj dlu dan jgn apriori jg kali….

  46. bukan hanya guru SD dan SMP yang bingung dengan adanya kurikulum 2013, tapi juga guru SMA, terutama guru IPS diluar sejarah, karena dengan penjurusan sejak kelas X yang pada umumnya peminat ke IPS kecil, otomatis jumlah jam mengajarpun berkurang, bagaimana mungkin bisa mengajar 24 jam, apalagi kalau usulan Menpan diterima jumlah jam mengajar ditambah menjadi 27,5. apa tidak mungkin guru yang bersertifikasi akan kelabakan, kalau pemerintah tidak mampu membayar tunjungan guru, mengapa setiap tahun ditambah terus jumlah guru yang disertifikasi, mengapa tidak membuat aturan syarat guru bersertifikasi harus memiliki pengalaman mengajar minimal 30 tahun, biar tidak pusing sendiri?jangan cari lasan untuk menghapus TPP berbagai cara ditempuh

    1. Semoga keluhan Anda diperhatikan dan ditindaklanjuti oleh pihak Kemendikbud.

  47. Ya,bingung….satu blm selesai tambah lg yang lain.Mohon diperhatikan nasib guru.Apa guru yang tdk dapat jam ngajar harus pensiun dini?

    1. Semoga apa yang Guru-guru suarakan diperhatikan dan ditindaklanjuti oleh para pengambil kebijakan, terutama Kemendikbud.

  48. Sepertinya kurikulum 2013 jika di kaji dari materi dan bahan yang akan di ajarkan, sekilas akan menurunkan kualitas pendidikan indonesia, bukan sebailknya seperti yang diharapkan. Semoga, dilakukan pembenahan yang BENAR, untuk kurikulum apapun yang akan diberlakukan nanti. Entah kenapa saya mencium sedikit unsur “politik” dari “luar” yang membatasi kemampuan bangsa secara keseluruhan…., bukan karena saya guru IT yg kemugkinan akan ditiadakan, masalahnya ketika hampir semua negara memperhatikan masalah tehnologi kenapa kurikulum baru bertindak sebaliknya…??? bagaimana daya saing indonesia kelak??

  49. saya mengajar sbg guru gtt dari th 2002 mapel seni bdy ( dengan gaji 80rb/bl dan sampai detik ini gaji sy 500rb/bl ), th 2008 ganti mengajar tik krn guru lama masuk pns, trs sy kuliah lg ambil jurusan tik utk mengajar tik lulus thn 2012 trs ambil akta 4 habis sktr 20jt an biaya sendiri, trs thn 2013 pas jatah sertifikasi, tik dihapus. sy cuma bs berkata Alhamdulillah … krn mengeluh adalah hal yang tidak disukai oleh Allah. dan kita harus yakin bahwa rizky adalah datangnya dari Allah. Amin

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: