Tips Mengatur Finansial Bagi yang Baru Dapat Kerja


Ilustrasi, Foto: Merdeka

Ilustrasi, Foto: Merdeka

Meskipun uang bukanlah segalanya dalam hidup ini, namun tanpa uang orang tidak akan bisa hidup. Saat ini uang memegang peranan utama dalam kehidupan. Hampir semua kebutuhan dihitung dengan uang. Bahkan, uang bagaikan raja yang bisa memberikan hampir segala yang kita inginkan.

Tak hanya orang yang sudah mapan saja yang harus melakukan penghematan, namun juga bagi mereka para profesional muda yang baru memulai kehidupan baru setelah mendapatkan pekerjaan. Setelah tamat dari universitas atau sekolah dan baru saja mendapatkan pekerjaan tentu mempunyai kehidupan yang berubah dari sebelumnya.

Jika sebelumnya mereka ini mendapatkan uang dari orang tuanya, maka sekarang mereka sudah bisa menghasilkan uang sendiri. Pundi-pundi uang akan mengalir karena pekerjaan dari pendidikan yang telah diselesaikannya. Meskipun kini mereka sudah bebas dalam mengatur keuangan, tak ada salahnya harus bijak dalam mengelola keuangan.

Terutama pada mereka anak muda yang baru mendapatkan pekerjaan begini tips supaya menghemat keuangan, seperti dikutip dari Bold Sky (18/08/2014) dengan perubahan seperlunya.

Menencanakan anggaran bulanan
Langkah pertama adalah untuk merencanakan anggaran bulanan Anda, bahkan sebelum Anda mendapatkan gaji Anda pada bulan tersebut. Yang penting, Anda harus memastikan Anda mematuhi anggaran yang direncanakan.

Harus menyisihkan uang untuk ditabung
Anda harus menyisihkan uang untuk ditabung, berapapun gaji Anda, jangan semuanya dihabiskan untuk bulan ini. Anda tidak akan pusing mencari dana jika terjadi sesuatu yang mendadak.

Memiliki sedikitnya dua rekening bank
Pastikan Anda tidak menggunakan rekening gaji Anda untuk semua pengeluaran. Buat rekening lain selain rekening gaji. Untuk kebutuhan gunakan rekening gaji dan untuk tabungan gunakan rekening lain. Jangan mengambil uang dari rekening tabungan, kecuali dalam keadaan darurat.

Trik pembelian
Jika Anda ingin membeli barang, maka Anda harus menunggu setelah mendapatkan uang dari gaji Anda. Aturan populer disebut aturan 30 hari merupakan cara yang sangat efektif untuk menghemat uang. Pastikan Anda menguasai aturan ini dan mematuhi itu dengan seluruh keberadaan Anda. Pada dasarnya, aturan 30-hari bekerja seperti ini jika Anda ingin membeli sesuatu, tunggu 30 hari.

Dua minggu pertama pada setiap bulan
Kebanyakan orang membuat pengeluaran lebih pada dua minggu pertama, minggu berikutnya berhemat. Itu jangan dilakukan, berhematlah pada dua minggu pertama, baru jika masih ada sisa gunakan untuk minggu terakhir pada setiap bulan.

Pesta di rumah
Jika Anda ingin membuat pesta, mungkin ulang tahun Anda atau merayakan sesuatu karena keberhasilan Anda, maka sebaiknya di rumah saja. Anda akan lebih menghemat uang jika tidak merayakannya di restoran atau hotel. Undang teman-teman Anda ke rumah dan belanja kebutuhan pesta secukupnya, jangan berlebihan.

Jangan gunakan kartu kredit
Kartu kredit memang berguna, namun jangan mengandalkan kredit untuk membiayai pengeluaran Anda. Ini akan membuat pengeluaran menjadi tak terkendali. Jangan terkecoh pada penawaran diskon yang diberikan oleh merchant atau toko yang bekerja sama dengan bank penerbit kartu kredit.

Tinggalkan kebiasaan yang menguras dompet
Alkohol, rokok dan obat-obatan terlarang, selain menjadi tidak sehat, membuat kantong Anda menjadi bolong. Coba tinggalkan kebiasaan itu jika ingin berhemat. Meskipun awalnya sulit dijalankan, namun itu harus dicoba.

Hemat listrik dan air
Penekanan yang kuat harus diletakkan pada pada hemat listrik. Dengan berhemat listrik, maka juga akan berhemat air.

Membelanjakan uang untuk orang yang lain
Suatu saat Anda harus berbelanja untuk orang lain. Misal, Anda harus memberi bingkisan atau kado kepada teman atau orang terdekat Anda yang berulang tahun atau pernikahan. Pastikan barang yang Anda berikan dibutuhkan oleh orang tersebut dan anggaran Anda tidak melebihi anggaran yang sudah Anda rencanakan setiap bulan.

Lunasi barang yang pertama
Jika Anda membeli barang secara kredit, jangan mengambil barang lagi sebelum barang pertama dilunasi. Jangan sampai Anda terbebani banyak kredit yang akan membuat pengeluaran Anda menjadi ‘besar pasak dari pada tiang’.